Lalu ia berkata kepada sang pertapa.
“Tuan sudah bangun, akankah kita lanjutkan perjalanan kita yang tinggal sedikit lagi”.
“Ya kita akan berangkat sebentar lagi, sebelum berangkat, aku menanti seseorang menjemput kita, sebelum itu aku akan menceritakan apa yang akan terjadi”.
“Siapa tuan”
“Seorang malaikat akan menjemput kita”.
Pria itu terdiam. Karena ia sendiri adalah malaikat yang menjadi manusia.
“Kita akan menghadapi tiga bala tentara iblis”
“Siapakah mereka”
“Penipu, Sesat, Dan Kehancuran”.
Pria itu terdiam, ia sudah tahu nama-nama bala tentara iblis, ia sudah mengerti kekejaman dan kepandaiaan mereka dimedan perang, tetapi apa yang membuatnya tak gentar, cinta yang ada didalam hatinya, cinta yang membiarkan nya melewati kesulitan juga Read More


