Archive for the 'My Works Collection Poem' Category
advertise
By. marcus . November 6th, 2010 at 7:20 am
Sekarang semuanya apa benar habis
Walau malam-malam masih kelabu
Lalu tersita, lalu terjebak
Tapi ku ikuti semua siksa pedih ini
Nantipun juga habis, juga habis Dan lihat aku yang jauh
Tak ingin ingat semua-semua keji mu
Semua laku bancimu
Semua-semua perbuatan sungsangmu
Yang sekarang tak berarti apapun bagiku
7:15 AM 6/11/2010
Markus AP
Read More
feedback
By. marcus . October 19th, 2010 at 10:26 pm
content
Aku harus hidup
Ditengah hari panas
Juga suntuk Menisik tiap saat
Hingga waktu
Tidak lagi biru
Aku harus hidup
Walau semua nampak uzur
Juga busuk
Menatap hari esok
Dengan busung
Tidak lagi terkurung
10:18 PM 19/10/2010
Markus AP
Read More
blog
By. marcus . October 18th, 2010 at 7:44 pm
Ampuni aku
Jika aku melangit mencariMu
Karena aku nyaris habis
Dalam benci, Dalam benci Maka itu kembalikan aku
Kejalan-jalanMu
Bukan untuk kamu-kamu
Tapi untuk diriMu
Yang selalu tau
Hidupku
Harus habis didalam
Api suciMu
7:33 PM 18/10/2010
Markus AP
Read Morenews
By. marcus . October 18th, 2010 at 10:50 am
Tuhan,
Kenapa Engkau pagi ini
Kenapa Engkau begitu
Kenapa Engkau begini
Sedangkan langit biru
Tidurku pun tak bangun-bangun
Aku pun berasa lepas
Semua karenaMu
Lalu apakah Kau tak dengar
Setiap inginku
Yang ingin jauh dari semua
Tipa tipu itu
Apakah salah aku padaMu
Ingin diam ditengah
Pernik-pernik yang tak tau malu
Tak tahu diuntung
Tidak kah Kau lihat
Semua cintaku
Semua jerihku
Sekarang jadi pedihku
Kalau begitu
Beri aku lalu
Bukan karena kehendakku
Tetapi kehendakMu
9:24 AM 18/10/2010
Markus AP
Read Moreadvertise
By. marcus . October 16th, 2010 at 10:25 pm
Lihat aku yang sendiri tidak bergeming
Apa lagi menangis
Mengsyukuri tiap detik, tiap titik Walau tak ada lagi, tak ada lagi
Karena apapun kini memang harus begini
Harus di akhiri, harus dihabisi
Semuanya memang harus tak berisi
Tak ada arti
Kemudian aku mengerti, aku mengerti
Bahwa hari-hari sepi tak perlu ditangisi
Selain bersit-bersit
Kepada sang langit mencari damai segala akhir
16/10/2010 10:16 PM
Markus AP
Read More
feedback
By. marcus . October 16th, 2010 at 9:41 pm
content
Dilangit yang bersih
Adakah tanda-tanda langit
Yang tak lagi menyerah
Secerah biru, biru laut Dilangit yang resik
Adakah tanda-tanda langit
Yang tak lagi mendung
Mendengung suara, suara rusuh
Dilangit yang bersih
Adakah tanda-tanda langit
Yang berarti syukur
Sesyukur-syukur takbir
Dilangit yang bersih
Adakah tanda-tanda langit
Yang bearti hidup
Sehidup-hidup bangkit dari kubur
16/10/2010 7:32 PM
Markus AP
Read More
blog
By. marcus . October 16th, 2010 at 5:25 pm
Si kawula tertutup kabut
Ditengah jalan, yang hidup
Melalu, melalu
Melaju, laju Berdiri tegar
Sekeras karang
Merajuk tajuk
Bertutur kepada yang satu
Berkata
“Ambil aku, ambil aku”
“Bawa pulang aku, bawa pergi aku”
“Jadikan aku satu, hanya satu”
Si kawula tertutup kabut
Ditengah jalan, yang hidup
Melalu, lalu
Melaju, laju
Berdiri kuat
Sekuat baja
Menangis tangis
Meratap kepada yang satu
KataNya
“Sabar itu, satu”
“Kuat itu, batu”
“Cinta itu, tak pernah luntur”
16/10/2010 4:10 PM
Markus AP
Read Morenews
By. marcus . October 12th, 2010 at 3:34 pm
Semua sisanya apa sekarang?
Selain luka, selain duka
Tak ada lagi manis
Apa lagi baik yang mengenang Semua jerihku dibayar apa?
Selain sayat, bersisa luka
Tak ada lagi manis
Atau senyum yang mengenang
3:33 PM 12/10/2010
Markus AP
Note : Aku di ruangku saat setelah menyelesaikan puisi ini, mendengarkan Grover Washington, Jr. “Just the Two of Us”, aku seperti sedang mengalami kemerdekaan, sedikit penyesalan, berharap tak pernah lagi mengalami pengalaman yang sama.
Read Moreadvertise