Parodi : Ocehan Absurd (4)
Walau semalam hujan deras dan dingin…tapi pagi ini nampaknya cerah sekali, ini adalah obrolah disebuah keluarga…
Istri : Papa jangan lupa sarapan, mama sudah buatkan scrambled egg *halah pake scrambled egg biasanya juga telor dadar*
Suami : Baiklah mah…
Istri : Pa…nanti mama mau pergi arisan, lalu mau meni pedi..
Suami : Pergi lah…asal nanti weekend ga kemana-mana ya!!!
Istri : Oh ya pah…cicilan Hermes belum dibayar, jangan lupa tinggalin duit ya…
Suami : Hah!!! Malu-maluin masa beli Hermes aja nyicil…, ambil lah dibawah kasur…, nanti weekend anak-anak disuru kerumah tantenya ya…
Istri : Tapi aku weekend mau maskeran…
Suami : Hah!!! Tapi emang seharian maskeran!!!
So cute ya….dan betapa indahnya ya kalau suami istri berkomunikasi dengan lancar…mesra seperti itu…
Nampak indah bukan? Semoga yang indah begini gak cuma ada di film, sinetron, atau ocehan nakal di BBM…
“Makanya cus…buruan nikah”.
“Ahhhh bawel nyuru-nyuru nikah…nyuru itu gampang, cariin dong kalau bisa”.
Sebenarnya…apakah percakapan diatas bisa selalu ada dalam perkawinan?…eh pernikahan…atau dalam rumah tangga, bisa jadi dirumah kita ga bisa semesra itu tapi dirumah tetangga bisa…dan gak semua rumah bisa selalu manis seperti itu kan!!!…nyatanya…nikah ditahun-tahun pertama masih indah, ditahun kelima penuh gonjang-ganjing…ditahun kesepuluh suami lupa kalau pernah nikah sama dia, istri lupa kalau punya suami dia dan lupa masak dan ngurus suami……parah !!!
Well gonjang-ganjingnya bisa masalah kesetiaan…bisa masalah ekonomi…atau bisa jadi masalah kepribadiaan…ahhh banyak deh…Neraka boo neraka…*ngetok-ngetok meja* Amit..amit amit..amit…
Walau sejujurnya ga semua keluarga demikian banyak yang indah hanya diawal, kemudian…wahhhh gak tau deh..…well memang tidak semua seperti neraka juga, salah satunya keluarga sahabat saya di Bandung terbilang yang hebat…masih mesra sampai hari ini..walau anak sudah dua tapi suami tetap satu, istri juga tetap satu, tetap mesra…gak ada rencana ganti…(paling ganti handphone)… ini hanya satu dari sekian juta yang berhasil…tapi satu berhasil..masih sejuta lagi yang mawut-mawut…
*pusing*
Lalu ada yang bilang…”sendiri lebih baik”.
Apa iya!!!…tapi emang nyatanya keputusan untuk berumah dan bertetangga..itu tidak mudah, sendiri adalah pilihan paling baik…daripada harus ngambil keputusan yang cepat untuk menikah apa lagi dengan paksaan, atau apalah…masih hitungan bulan akan nampak masih indah-indah saja…selanjutnya??? Bisa jadi neraka yang akan disesali seumur hidup…dan bisa-bisa kalau ga tahan kata “CERAI” itu bisa keluar dari mulut salah satu person dalam rumah tangga itu…akhirnya bukan kalimat mesra lagi yang keluar…Ya gak
“Cus…emang lo ga mau nikah!!!”
“Well…kalau kawin bisa kenapa perlu nikah” LOL
Jawaban ngaco…absurd…keluar dari estetika dan etika…*halah*
Tapi bener loh, saya pernah sempat berfikir demikian…berfikir extrim…dan saya tak perlu malu-malu untuk mengakui …walau menyeramkan pikiran itu…saya pernah menulis…
Then i know, you should fear to your own thought, because with your mind you can changes your life, with your mind you can think beyond your self, with your mind can learn good and evil, with your mind you become master of your self – Markus AP
Mind is unexplored place, fascinating, scary and unexplainable – Markus AP
Ngelantur dah….
Jadi kalau ada yang mengatakan kenapa saya ga nikah-nikah…atau masih aja bawel nyuru-nyuru saya nikah…jawaban saya gampang…
Ada gak yang besok sudah siap untuk itu, untuk nikah maksud saya…!!! Nyuru itu gampang …cariin deh….dan lagi yang nikah kan gue…kenapa situ yang repot
Ini kan hidup-hidup gue…
***
Baik kita lupakan masalah pernikahaan…toh saya ga tau kapan itu akan terjadi *pada saya*.
only GOD know..
Pagi ini seorang meng add facebook saya…seorang wanita…fotonya aduhai…sexy… (maaf) dengan belahan yang kemana-mana…nampak sensual. (Lihat di gambar)
Jika anda jadi saya…melihat ini diterima atau direject menurut anda?
Jawaban saya…"reject"…saya reject…. *pasang tampang galak*
Ini bukan saya sok pilih-pilih teman…atau ga mau berteman…ini pemikiran saya…
1.Emang dengan pasang foto begitu bisa membuat saya tergoda…
setelah tergoda lalu meng approve? no no no
2.Kenapa…sensualitas harus pamer belahan dada yang kemana-mana dan nampak murahan…
3.Sensualitas bagi saya bukan pamer belahan dada, pribadi itu harus punya isi hati dan isi otak, bukan cuma isi dada aja yang dipamerin…..
4.Jika kita bicara foto, maka foto harus berbicara estetika mungkin juga etika…
Sebenarnya kalau dipikir sih bukan untuk saya pribadi … itu untuk mereka-mereka juga kan!!!, bukankah apa yang kita pasang sebagai foto profile diri menunjukan kualitas "pribadi anda"…maka menjadi wanita adalah menjadi pribadi dengan harkat (bukan dengan nekat)…itu yang membuat kita dihargai sebagai pribadi yang terhormat…
Coba kalau wanita itu nampak cantik, anggun, terpelajar, terhormat, walau sexy sedikit kan tetap ada harkatnya toh!!!!….ngak nekat dan murahan..
Dan lagi apa jadinya jika isi teman facebook saya isinya pribadi-pribadi yang begitu?…bisa-bisa saya yang dinilai ga bener kan
emang eik lelaki apaan… ![]()
6/1/2012 8:32 PM
Markus AP


Similar/Related Posts