Manis Dan Pelik
Lelaki muda nyaris tua
duduk dipagi buta
menyongsong gelap
sendiri diantara
berat dan bahagia
menanti Tuhan
Ia bukan dewa
atau anak manusia
yang dijual dengan
lima keping perak
dilambungnya tak
ada luka
tapi didadanya tersimpan
duka
Cinta telah menculiknya
menyekap dan
nyaris membuatnya lengah
melalui bara
mengukir pristiwa
Tentang
gaji yang kurang,
iman nyaris digocang,
si manis yang manja,
dan ia yang dijual
Semua manis, pelik
menjamu diri
dalam sedih dan tangis
terukir tak diatas besi
tapi di dalam hati
11/9/2011 8:24 AM
Markus AP
Catatan (epigram) : Cinta yang tak pelik, manis, tak seharusnya sulit dan berbelit, karena jika memang tak tragis kenapa tak dibawa kehadapan sang kahlik dibawa sampai mati, dalam manis getir yang tak dipisah oleh pusing – Markus AP


Similar/Related Posts