podcast
Pages
Recent Article
Most Popular Posts
Categories
Recent Comments
Login

Twitter Updates
participate
Parodi : NgeRoyal NgeWedding
By. marcus . April 29th, 2011 at 6:53 pmforum
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Parodi : NgeRoyal NgeWedding

     Yang namanya acara pernikahan pasti ribet, heboh, apalagi kalau yang dinikahkan sama pak penghulu seorang pangeran dan seorang public figure.
    Mas Will dan Mbak kate.

    “Loh loh cus…emang yang kawin pangeran dari Kraton mana?”
    “Dari Kraton Buckingham lah”
    “Di Inggris sana pake penghulu juga ya?”
    “Iye kali…” *Emang gue pikirin* rolling on the floor rolling on the floor
    “Ngomong-ngomong ribetnya apa?”
    “Ya ribetlah dan heboh.”
    Coba bayangkan kalau yang dinikahkan orang penting,bukankah dana yang dipakai buat pernikahan aja bisa buat heboh media massa, kayak Pak President kita nikahkan anaknya, atau salah satu pengusaha kita menikahkan anaknya, kan biaya buat pesta aja kayaknya WOW banget, tembus 9 digit!.
    Press aja sudah berulang-ulang membuat berita yang heboh, TV isinya melulu persiapan pernikahan abad ini.
    Apa lagi yang dinikahkan ini seorang pangeran, darah biru booo, darah biru keturunan raja-raja Inggris, kalau yang nikah raja Majapahit aja pasti pestanya bisa 40 hari 40 malam, kalau yang nikah cucu ratu Inggris  ya pasti meriah, megah dan keren…, yang pertama jelas jalan-jalan utama yang ada Landmark-landmark penting bakal ditutup distelirkan dan diamankan, MI5, Scottland Yard mungkin akan disebar dijalan yang akan dilalui arak-arakan, SWAT team akan ditempatkan dititik-titik rawan, mungkin juga James Bond hari ini khusus untuk menjaga arak-arakan, diperintah khusus oleh M untuk libur tugas keluar negeri. rolling on the floor rolling on the floor
    Untuk arak-arakan aja, Household Cavalry Mounted Regiment, sudah disiapkan 150 pasukan berkuda, bayangin 10 kuda aja kalau lewat jalan Tamrin pasti macet, apa lagi 150, 150 itu banyak loh, jadi pasti jalan harus ditutup biar gak macet…yang bingung itu kuda mau dikasi makan rumput dimana ya ? tongue
    Memang di London sana masih ada lapangan yang banyak rumputnya?.
    Saya jadi inget, koq mirip orang Betawi ya kalau kawinan, pake diarak segala, cuma bedanya, kalau pangeran Inggris naek kereta kuda kerajaan The 1902 State Landau yang dibuat khusus untuk King Edward VII ditahun 1902, beda kalau orang Betawi kan naik dokar alias andong, dibuatnya wah gak tau sama siapa. rolling on the floor rolling on the floor
    Undangan, untuk undangan aja sudah dikeluarkan nama-namanya siapa yang bakal diundang dalam acara pernikahan, bahkan sudah diumumkan jauh-jauh hari, yang pertama kudu diundang ya jelas-jelas QUEEN lah, ini bukan Queen nya musisi itu loh, yang jelas ya QUEEN of England, yang kedua yang pasti ya bapaknya, Prince Charles, masa wali nikahnya ga diundang…kan edan…hihihi tongue.  
    Lalu dengan banyaknya Lord and Lady, Duke dan banyak lagi QUEEN, KING Negara tetangga dan pejabat penting, jadi tidak mungkin kalau saya tiba-tiba nongol disana walau punya duit bisa kesana. tongue Bisa-bisa bukan ikut resepsi tapi ikut di intrograsi di kantor Scottland Yard.
    Gak mungkin juga ada yang nyelinap masuk hanya untuk makan padahal bukan keluarga siapa-siapa….(apalagi kalau modal amplop kosong doang).
    (Daftar Undangan http://www.officialroyalwedding2011.org/blog/2011/April/23/Selected-Guest-List-for-the-Wedding-Service-at-Westminster-Abbey)
    Saya sampe tercengang liat daftar undangannya…
    Yang jelas saya gak ada yang kenal semua… tongue rolling on the floor rolling on the floor
    Rangkaiaan bunga aja disiapkan oleh 6 member National Association of Flower Arranging Societies, bunga yang dipilih blossoms, azaleas, rhododendron, euphorbias, beech, wisteria dan lilac. Mboh wis bunga apa itu. Saya bingung kenapa musti 7 jenis bunga itu, apa ikut tradisi Jawa juga musti kembang 7 rupa?. Mungkin biar buang sial, jadi biar langeng sampe anak cucu pernikahaannya. AMIN AMIN AMIN…praying praying praying
    Untuk photographer officialnya saja sudah ditunjuk Hugo Burnand, yang sudah biasa motret keluarga kerajaan. Bayangkan kalau semua undangan difoto satu-satu tamunya, apa gak keder ya Mr Hugo, apalagi dia cuma bawa satu dua asisten. Untuk sovenir berupa foto disertai ucapan terima kasih yang dibagikan bagi undangan yang hadir di the Abbey aja di foto oleh fashion photographer ternama Mario Testino. surprise surprise
    Yang tidak kalah pentingnya, makanan…seperti layaknya banyak pernikahaan makanan pasti jadi hal yang penting.
    Makanan pasti dari Chef yang terpilih, bukan dari ketringan biasa, sebab kalau sampe gak enak makanannya kan bisa jadi bahan omongan, seperti layaknya banyaknya pernikahaan di Indonesia.
    Makanan enak gak ada yang muji, kalau makanan gak enak pasti jadi omongan. Ya ngak?
    Saya sempat mikir, dan berdiskusi dengan sahabat saya, kira-kira makanannya kayak gimana ya?
    Untuk Cake pangeran Will sudah memilih Licestershire-based cake designer Fiona Cairns, Chocolate Biscuit Cake untuk acara resepsi di Buckingham Palace, dan bayangkan ini resep keluarga loh? Resep keluarga kerajaan….hayo bayangkan.
    Kayak gimana ya rasanya?
    Mau dong, apalagi kalau chocolate… drooling drooling drooling drooling *wis ndeso banget*
    “Halah cus…sapa tau rasanya ya podo wae”
    “Podo karo opo?”
    “Ketan ireng” hahahahah
    “Oooo ndeso tenan”.
    Itu baru cake buat resepsi di istana loh, belum cake buat weddingnya, cake buat weddingnya Traditional Fruit Cake dan di hias oleh Joseph Lambeth.

    Yang jelas pesta pernikahan keluarga darah biru ini gak mungkin kalau makanannya pakai prasmanan, ambil sendiri makan sambil berdiri, dengan menu, nasi goreng, mie goreng, kakap asam manis, sop jagung, karedok, kerupuk udang dan air putih.
    Sangat tidak mungkin.
    Masa raja-raja makan berdiri? Kan ga lucu.
    Tentu yang pasti makan meja.
    “Loh emang kuat cus makan meja?”
    “Maksudnya makan duduk di meja gitu loh”.
    Saya sempat berangan-angan kira-kira berapa banyak biayannya ya?
    Anggap saja undangannya 300 undangan, bawa pasangan jadi 600, beda dengan perkawinan orang Indonesia yang kurang afdol kalau tidak ngundang 500 sampai 1000 bahkan ada yang 1500 undangan, kalau 500 aja undangannya, berarti kan jadi 1000 orang karena bawa pasangan, belum anaknya, belum neneknya, belum pamannya, belum cucunya…, buanyakkkkkkkkk loh itu.
    Kalau keluarga kerajaan ga mungkin bawa sekampung, masa Raja mana gitu bawa cucunya plus-plus, ga mungkin banget. Malu toh! Ya yang dateng hanya yang disebut namanya undangan aja.
    Jadi kalau yang diundang 300 kan jadi 600, dibutuhkan kira-kira 60 meja, seperti layaknya orang barat kalau makan, kan ada menu pembuka, menu utama dan menu penutup, anggap aja ada 5 menu dikalikan 600 orang, jadi 3000 porsi, jadi kalau 1 porsi dinilai 1 rupiah dikalikan 3000 porsi (belum termasuk wine), kan total nya 3.000.000.000     hanya untuk biaya makanan doang.
    Buanyak loh itu…itu duit semua bukan daon, bukan juga ngutang. rolling on the floor rolling on the floor
    Kayaknya ga mungkin kalau kawinan kerajaan ngutang, kalau kawinan di Indonesia ngutang itu biasa…(dengan mindset bakal balik modal).
    Dan balik modal tergantung siapa yang diundang loh….
    Pikiran saya sih kalau yang diundang para raja-raja dan pejabat, ya yang jelas ya balik modal lah, bahkan untung….
    Makanya kalau ngundang itu yang penting-penting aja…
    Loh…koq jadi bisnis ya? tongue
    Maklum oey kan masih bisa dibilang pedagang…jadi apa-apa diitung pake itungan money lah. rolling on the floor rolling on the floor
    Belum ngitung biaya cincin kawinnya yang katanya sampai 65000 US, 18 karat berlian, inget berlian loh…bukan mas putih, bukan mas joko, bukan mas-mas-an.
    Belum ngitung biaya-biaya lain…
    Kalau biaya sewa tempat sih gak perlu lah, kan istana punyanya sendiri, jadi gak perlu biaya tambahan sewa gedung.
    Istana saja katanya bisa menampung lebih dari 1000 orang, katanya kamarnya aja ada 775, jadi raja-raja yang diundang muat lah ditampung di istana Buckingham.
    Yang saya salut, dari perkawinan ini, pangeran Will buka website, yang menjual souvenir yang hasil penjualannya akan disumbangkan untuk yayasan sosialnya.
    Nahhh ini baru bagus.
    Jadi tidak masuk kantong sendiri…toh.
    Ada ngak ya yang kawinan terus hasil sumbangan dari para undangan di sumbangkan untuk fakir miskin? Kayaknya kalau di Indonesia belom ada deh.
    “Enak aja cus…yang ada ya balik modal dulu lah”
    “Oh gitu ya” rolling on the floor rolling on the floor rolling on the floor
    “Makanya kalau gak modal banyak gak usah royal-royalan…buat apa. Yang penting inti pernikahaan kan sampai seumur hidup bahagia, buat apa pesta pora kalau nanti rumah ngontrak.

    Setidaknya dari acara pernikahaan Ngeroyal ini, menunjukan bahwa  pangeran Will benar-benar lelaki yang serius sama miss Kate, gak cuma pacaran aja, tetapi membawanya ke jenjang pernikahaan, ke sebuah keluarga, jadi gak perlu nunggu 11 tahun kan Miss Kate?,
    Jadi penting neh buat yang mau nikah jadi kalau sudah cocok langsung aja di lamar…langsung dinikahi. Jangan nunggu lama-lama, gak perlu nunggu tahunan.
    Yah yang terpenting dari semua pernikahaan adalah kelangengan…sampe anak cucu…bahagia
    AMIN…doa saya menyertaimu Mas Will sama Mbak Kate. Sing langeng semoga rumah tangganya Sakinah, Mawaddah dan Wa rohmah praying praying praying

    Mbok nanti kalau Mas Henry kawinan saya photographernya tongue (pesan seponsor).

    29/4/2011 6:31 PM
    Markus AP

e-mail

26 Responses to “Parodi : NgeRoyal NgeWedding”

Hehehe…..jadi juga ini tulisan…cus, klu undangannya will sama Kate ini, pake tulisan yg “dengan tidak mengurangi rasa hormat, hadiah jgn berupa bingkisan atau karangan bunga” nggak yaa…..eh, emang ada yg pacaran sebelas taun ngga married2?

@Anna : iya ya gak sampe kepikir….ada ngak ya tulisan “dengan tidak mengurangi rasa hormat….” hhhmmmmmm thinking thinking thinking

Bisa jadi ada, klw gak ada berarti tulisan itu hanya berlaku di Indonesia aja hihihihihi

Sebelas taun pacaran ga married2 ? ya ada dong, mang ga tau mom? ahhhh coba dinget2….masa ga tau sih…. tongue

hihihihi…..emang org Indonesia mah senengnya bikin sensasi, yaa….oooo yaa…yaa…skrg jd inget….eh, maybe skrg udah married, cus….coba dipantau diacara infotainment, mungkin beritanya ada disana big grin

@anna : kali ya….udah married sapa tau hmmm jadi penasaran…..
Duh jgn bilang gitu mom, tar kalau aku harus pantau di infotainment bahaya, tar berasa artis lage…. rolling on the floor rolling on the floor

Tar kita disangka penyebar gosip….. hihihihi tongue

Wuaaah ikutan ngebahas juga nih … gak tau ya …gw sih heran kok pada heboh utk will n kate big grin …hebat juga si Kate bertahan nungguin 8 tahun …pantesan di panggil “Waity Katie”…tp benerlah yah…kalo emang jodoh gak kemana big grin

@shandra : apa iya jodoh? baru bisa dibilang jodoh kalau nanti sampe tuir gak ganti2, terlalu dini menyebut jodoh, nanti kalau tau2 cerai dibilang “ah ga jodoh”… big grin

Jodoh itu bagi gw masih MISTERI!, mungkin hanya Tuhan yang tau pasti

Leave a Comment

 

support
YAHOO PINGBOX
eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

STOP SOPA & PIPA
New eBook : Sajak Didalam Toilet

Sajak Didalam Toilet - view online

Donation
suggest