Saya suka musik Jazz, sayangnya saya hanya penikmat Jazz bukan pemain Jazz (I wish), kalau saya bisa kecil lagi, wah pengen buanget belajar musik, bisa memainkan piano atau saxophone, sementara waktu ini saya hanya suka sekali, bukan suka lagi tapi I love jazz. Kesukaan saya dengan Jazz sudah sejak kecil, apa lagi kalau gak karena my daddy, suka dengan Jazz, halahhh pake daddy segala, biasa juga manggilnya Babe cus. =)) =))
Tapi emang sejak kecil saya suka dengerin Jazz, daddy saya suka dengan Jazz, karena kesukaanya itu jadi nular ke saya, jadi kalau sekarang kaset-kaset nya menjadi hak milik dan property saya.
Ada beberapa yang saya miliki dan simpan, dari yang bergaya Dixieland, New Orleans, seperti ingat Louis Armstrong yang populer dengan “What a wonderful word”, saya Read Moreforum
Saya mengenal sahabat saya yang satu ini sudah lumayan lama, mungkin sudah hampir lima tahun lebih, saya mengenal saat ia masih tinggal diLondon, namanya Marco Fantyn, usianya lebih muda dari saya, perkenalan saya dengan sahabat saya ini benar-benar dalam ketidak sengajaan, dan bagi saya merupakan keuntungan besar dan pembelajaran buat saya.
Sudah sejak pagi saya menginjakkan kaki dikantor saya sudah memikirkan untuk menuliskan tentang wanita-wanita hebat yang ada disekeliling saya (saya hanya akan pilih tiga saja mewakili banyaknya sahabat hebat saya).
