Tetapi sekali-kali aku bersyukur, kepada mereka yang datang dengan berkata “sabar”. Mereka yang benar-benar merasakan apa yang aku rasakan, mereka yang benar-benar tahu apa yang aku pikirkan, bahkan saat aku luapkan semuanya, mereka pun ikut bersama didalam luapan itu, dan diakhir mereka berkata “aku tak akan sanggup menanggung seperti apa yang kau tanggung”, aku terhibur dengan pengertian mereka. Tetapi sekali-kali aku yang menghadapi terlebih dulu
Read MoreBetapa menekannya semua ini, sahabat-sahabatku yang terdekat tahu seperti apa aku menghadapi tekanan itu, aku tersenyum saat seorang yang aku percayai ia pun seolah seperti orang yang menjualku, ia meninggalkan sejuta persoalan, juga pekerjaan-pekerjaan dimana aku harus membereskannya, aku sedang berbicara tentang pekerjaanku.
Mungkin hal itu tidak menjadi persoalan bagiku, selain ada persoalan lain yang sesunguhnya lebih menyita diriku, mungkin pada akhirnya aku harus memutuskan, aku harus menyelamatkan apa yang aku capai, demi kepentingan banyak orang, demi keluargaku, dibanding apa yang
Read More
Sebuah pertanyaan mampir ke Inbox email saya beberapa waktu lalu, baru kali ini saya sempatkan untuk menjawabnya sebenarnya tidak kapasitas saya untuk menjawab masalah bintang-bintangan, karena saya bukan ahli perbintangan atau tukang ramal (apa lagi saya tidak percaya beginiaan), yang saya paling hafal ya cuma bintang tujuh, puyer untuk sakit kepala, kalau rasi bintang dan sifat-sifat manusia yang lahir dibulan itu.jelas buta.
Maka sebenarnya yang pantas menjawab pertanyaan ini mustinya sahabat saya jeng Kattycat A.K.A Suryani sebab beliau lebih ahli untuk menjawab masalah ini, karena keahilannya itu saya memberi jabatan dia sebagai staff ahli bidang astrologi :D heheh jadi kalau mau nanya urusan beginiaan mustinya ke beliau, tapi gak apa lah saya menjawab pertanyaan ini, sepengetahuaan saya saja.

Malam ini saya masih ada dikantor dan rencannya sampai besok pagi saya baru pulang, ditengah acara nginep dikantor (bukan acara bachelor party), saya masih sempat ngobrol dengan seorang sahabat di Bandung, kali ini obrolan kita gak berat-berat amat, malah ngobrolin musik yang kita sering dengarkan, awalnya saya memperkenalkan penyanyi baru (buat saya) ke dia, kebetulan baru beberapa jam ini saya senang banget dengerin lagu nya Keith Urban, yang so touching and so cute banget.=)) =))
Sampai bilang ke sahabat saya, “lagi ngafalin lyricnya.I hope I can sing it to someone”.hahahahhaha =)) =))
Gara-gara biar saya hafal sama lyricnya dengan berat hati, saya harus paksa si Keith untuk nyanyi sampe berpuluh kali.udah gak dibayar, disuru nyanyi itu itu aja..serak dah =))
Dari sejak jaman Abraham, Sang Agung yang Satu-Satunya itu, tidak boleh diduakan, dengan ilah apapun, sejak jaman Musa, IA sendiri berkata “Aku adalah AKU”, IA sendiri yang menuliskan hukum yang pertama bahwa Tidak pantas kita menyembah Ilah lain selain diriNya, hanya diriNya dan satu-satunya diriNya.
Hukum itu tidak pernah tergantikan oleh apapun hingga saat sekarang, tetapi manusia yang tidak pernah belajar dari sejarah, apa lagi dari perintahNya, tetap saja mereka ada yang dibutakan dengan mengambil jalan seperti Saul.
Aku pernah menulis dalam suratku yang lain, aku mengecam picik nya hati mereka, manusia-manusia dengan kemegahan moderenitas, intelektualitas, teknologi, tetapi memiliki kekejian hati seperti binatang, dengan mengambil jalan seperti Saul.
Jakarta diguyur hujan, hawanya dingin, sejuk menyenangkan, aku berdiri diatas ruang kaca lantai 8 kantorku, memandang jalan menunggu waktu untuk pulang, aku sedang tegang, membayangkan apa yang akan terjadi nanti, aku mengingat semua hal yang sudah lewat, pikiranku kemana-mana, dan aku masih ingat apa yang dikatakannya terakhir.
"I’m so sorry.so sorry.satu hal yang kamu tau, gak cuma kamu yang merasa sakit Aku juga!"
Yah aku merasakan sakit yang dalam saat kita berpisah dulu, begitu juga ia, kita dua
Read More
Aku bangun kesiangan, mandi dan siap berangkat kekantor, tapi hari ini aku malas berangkat kekantor, aku menelfon readksiku bahwa aku perlu mencari berita diluar, ia pun menyetujui agar aku diluar kantor saja.
Mungkin bos sengaja agar ia tak melihat tampangku dan suaraku, yang sering kali membuatnya kesal, aku lebih kesal dengannya, sebagai seorang redaksi ia terlalu kaku, terlalu memikirkan banyaknya oplah yang terjual dibanding kebenaran berita, kebenaran sepertinya hanya persoalan laku atau tidak, menghasilkan atau tidak. Aku nongkrong didepan TV sejak aku bangun tadi, merokok, menikmati kopi hitam kapal api.
Sebenarnya aku tidak kemana-mana, hanya tinggal dikosanku, sebenarnya saat ini saat baik bagiku menyelesaikan Novelku, tapi malas, aku seperti tidak ada tenaga
Artikel ini jadi bagian terakhir dari trilogy "Kalau Saya", jujur menulis artikel ini lebih sulit dari pada dua artikel sebelumnya, pertama karena saya belum pernah menikah, lah wong saya aja sekarang masih single.=)) , tapi jujur dulu banget saya punya pengalaman menuju kesana.
Tapi jelas apa yang ada disini adalah pandangan-pandangan dan wawasan seperti apa keluarga saya nanti heheheh :D menurut versi saya.tapi tiap orang beda-beda loh.
Well saya tahu menikah atau berkeluarga itu tidak gampang, pesta pernikahaanya sehari, kawinnya bisa semalam, tetapi berkeluarganya itu sepanjang hidup, gak boleh nyesel, gak boleh capek, gak boleh cerai.karena cerai itu dihadapan Tuhan adalah hal yang tidak diperbolehkan.kalau sudah komitment ya komitment sampai tua.
