notice
Pages
Recent Article
Most Popular Posts
Categories
Recent Comments
Login

Twitter Updates
Surat Dari Jakarta (24)
By. marcus . August 22nd, 2010 at 4:19 pm
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Surat Dari Jakarta (24)

Mungkin hari ini adalah hari yang paling berat bagi ku, karena cinta yang ada harus berbalas hanya separuh, sayang yang ada dalam hati ku hanya berbalas sedikit, penghormatan, penghargaan, harapan dan tujuan yang baik bagi kebahagiaan yang kita cintai nampaknya tidak dilihat sebagai harapannya pula, semua orang dalam kondisi ini pasti mengalami sakit, marah, luka teramat dalam, ia juga merasa dipermainkan, kita bisa salahkan Tuhan, kenapa harus menghadirkan perasaan mencintai, kenapa harus sedikit diberikan harapan agar kita melihat harapan besar, tapi jika kita yang mencintai disadarkan diperlihatkan bahwa cinta kita yang tulus disepelekan, diinjak-injak, cepatlah sadar, Tuhan tidak memberikan cinta untuk diberikan kepada mereka yang tak menghargai, tak ada mutiara yang diberikan kepada Babi. Mutiara indah dikenakan kepada mereka yang pantas mengenakannya, mereka yang sadar ia pantas dicintai dengan segala kebesarannya. Bagi yang dicintai, seharusnya ia melihat dan sadar akan keagungan Tuhan, akan jalan-jalan cinta yang dibawakan Tuhan, dan ia memantaskan diri dan mengsyukuri kebesaran Tuhan. Tetapi dalam cinta bukan persoalan yang dicintai yang utama, tetapi yang mencintai, ia yang telah dikaruniakan cinta yang besar yang seharusnya menerima kebaikan-kebaikan dan menerima penghargaan atas cinta dari orang yang mengerti menghargai cinta. Lalu apa yang terjadi kemudian? Apa yang terjadi jika cinta kita hanyalah sampah yang tak berarti, tidak tidak….cinta itu memang sampah bagi yang tak menghargainya, tetapi cinta itu agung bagi yang memilikinya, artinya ia telah dikaruniakan selalu kekuatan,tangung jawab, mencintai, ia telah melakukan yang terbaik untuk mencintai, tak akan pernah ada penyesalan bagi yang mencintai, kemudian hari semuanya akan ditimbang, beratnya akan ditentukan, harganya akan dinyatakan! Sepanjang perjalanan ku, aku telah membuktikan! Dan kebenaran akan dibuktikan oleh sang pemberi Cinta. Hari ini aku bersyukur, memberikan pujian paling besar kepadaNya, atas luka dan sakit yang aku peroleh. 

22/8/2010 4:12 PM
Markus AP   

participate

20 Responses to “Surat Dari Jakarta (24)”

G marah dengan ketidak tetapan ati tuh orang, perlakuan dia,, g semula berharap dia bisa jadi orang yg mendampingi lu, apa akhirnya? sama aja, yg dia liat cuma diri dia dan perasaan enaknya dia sendiri!, buta bodoh dengan semuanya! ngapain dia bawa lu ke orang tuanya? ngapain coba, nagapain dia begitu ma lu! sakit ya kali! apa yang lu lakuin ke dia gak bisa 100% disalahkan dia yang bikin lu merasa memiliki dia, bukan lu yg control dia jangan2 dia yg gak sadar dia yg sedang control lu agar ngikutin semua mau nya dia, Sakit tuh orang!!! otaknya beribet dengan kebohongan yg dia denger, saat ma lu bisa sadar, saat sama org lain dia bs berubah lagi!!!!!!!!!!! Sakit g rasa! MAAP neh gw tereak2 disini, udah biar karma yg buktiin, dia gak sadar klw gak dipukul keras ma Tuhan, disentil aja gak rasa!

@irh : im speechless, don’t worry, i belive god show me something here…i already know this gone be happen i already said to her before this happen, i can’t do nothing!! i just a game for her! it’s so hurting…but i made my mind, i must strong….this is nothing, i already feel more hurting than this….just see….just see…

Suseh ye jadi org lurus makana men lu naughty dikit kali2 jadi bastard, suseh cinta buta, u must learn to be bastard so u can be loved, tp org lurus musti dpt yg lurus juga!

@irh : monyong, itu saran apa kutukan?, hey being “lurus” susah tau, kenapa gw harus nurunin standard gw mencintai, gw setia, no no no, gw cuma belom dapat yg tepat aja……
yg gw benci selalu dlm situasi ini adalah permainan, kesengajaan, ketidak stabilan, gw cukup belajar koq kesabaran, dalam hubungan yang dewasa gak ada tuh ingin mengesalkan orang lain, sengaja bikin orang lain kesal, ngetest, berulah…why? udah terbentuk, terbiasa dengan yang 10 taon, and she made same situation in different area…. actually she dont refresh her mindset and out of the box.
Gampang simplenya tuhan menunjukan hal lain, dari awal feeling gw dah ngomong, pit fall nya apa gw dah tau, problemnya selalu sama, perasaan yang tidak stabil, dikasi tau ya gak denger, inget gw nulis ini di wall ?”Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi , sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. Itulah sebabnya Aku berkata-kata dalam perumpamaan kepada mereka; karena sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti. ” Mat 13:12-13

Gw pernah bilang dulu farisi hanya tau ayat tapi gak tau maksud tuhan, sekalipun gamblang Tuhan bicara dia masih menanya-nanyakan artinya…maka jalan Tuhan bisa dianggap jalan bukan jalanNya, percuma kita minta Tuhan bekerja, kalau Tuhan bekerja akhirnya disalah artikan!

Well i am already finish my job…gw gak benci, gw marah, gw kecewa, sakit, tp gw harus ttp mencintai! itu yg gw harus lakukan

one thing i know she never love u, she cant love another person, only one person in her mind, maybe she dont know what the love is, because only one person in her mind, love is never blind, love is open mind, love is use logic!, she’s blind.

lucunya, bicara cinta sama orang yg lebih pengalaman xixixiixixix ini lucu cus

@irh : sudah lah….

judas cus judas, it’s judas kiss

@irh : sudah lah…. don’t be mad…bless who hurt us…

I HATE HER!!!!!!!!!! DRAMA QUEEN!!!! G gak akan marah klw g gak baca transkip chat lu dan rekaman omongan dia ke lu!!!!

@irh : udeh udeh i just need fair judgement, cukup fair kan gw bicara pake bukti, bukan gw create “omongan” yg kemudian dipercaya semua orang, selama ini lo netral, tapi udah lah…i more expecting judgment from GOD!

Leave a Comment

 
information

jobstrademarks
YAHOO PINGBOX
eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

STOP SOPA & PIPA
New eBook : Sajak Didalam Toilet

Sajak Didalam Toilet - view online

Donation
forum