news
Pages
Recent Article
Most Popular Posts
Categories
Recent Comments
Login

Twitter Updates
handbook
Parodi : Massss Gue Mau Curhat
By. marcus . August 5th, 2010 at 3:25 pmtools
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Parodi : Massss Gue Mau Curhat

 

     Siang itu saya sedang meeting, sampai saya menerima email yang saya terima di Blackberry saya, saat saya baca siapa pengirimnya dan subject nya saya tahu siapa pengirimnya…setelah saya hubungi si pengirim email, saya bilang kalau saya akan bahas aja dalam sebuah tulisan, dia pun mengizinkan saya menuliskannya.
    Berikutlah salinan email tersebut :

***

    Mas, Gw mo curhat ye….pusing gw kagak ada yg bs gw ajak ngomong beginian…lo tau kan gw pernah punya cowo…yah…si ‘dia’ itu dehhhh….gw bingung….gw pengen banget bs bener2 pergi dari dia….pengeeeennnnn banget bisa ikhlas ngelepasin dia….
tapi kok susah buanget yah ngelakuinnya….gw…gw…bener2 udah mentok, g tau musti ngapain….jalan sama orang laen….masih keinget dia…gw tau dia masih sayang banget ma gw….yah, dia bilang soal itu…dia masih lom rela juga ngelepas gw….tapi lo kan tau kami berdua g mungkin bs sama2 lagi..secinta apapun gw ma dia n sesayang apapun dia ma gw….we can’t b together agaiiinnnnn!!! DAMN!!! that’s all my fault!!
i’m trying to walk away…but i couldn’t terlalu banyak yg udah gw lewatin ma dia…either good times or bad times…. gw g bisa bener2 ngelepasin dia….
dia pernah bilang:
"don’t force ur self to against ur feeling, just let it flow…i know it’s hard for u as it hard for me…"
"kadang ak ngerasa sakit banget membayangkan orang yg akan gantiin ak ngelus rambut km, meluk km, cium km….ak g bisa ngebayangin itu semua….too painful for me" duuuhhh…..kalo dia dah ngomong kaya gitu, gw udah pengen nangis bombay dipelukannya n ask him to come back!!!
sampe sekarang kita masih jaga hubungan baek, telp masih bs panggil ‘sayang’, masih say ‘i love u, i miss u’….bahkan semua account gw masih dia yg pegang. g tau kenapa, gw lom bs ganti semua password account gw. gw masih biarin dia awasin semua aktifitas gw, either FB or email. ya emang sih dia selalu bilang kalo misal dia buka FB gw ato ganti status gw di FB gw.
shittteeee….i miss him so baaaadddd!!! hadooooohhhh………..w musti gmn neeehhh???? pusing gw…

 

    Mari kita bahas (saya akan bahas hal-hal yang dasar saja), sebenarnya saya sudah pernah dengar kasus ini sekitar 6-8 bulan lalu, saya gak tahu kalau kasus ini masih saja jadi masalah yang belum selesai-selesai, duh 1 bulan aja ada masalah saya gak tahan ini koq 6-8 bulan…..arghhhhh bisa stress saya at wits endat wits endat wits endat wits end
    Saya paham koq kalau sahabat saya itu benar-benar penat…, berat, menyakitkan, melelahkan, duh namanya cinta kalau udah urusannya begitu pasti tidak menyenangkan, apa lagi complex nya menjalin hubungan dengan seorang yang sudah berkeluarga, saya punya pengalaman demikian maksudnya pengalaman yang berat tadi….tapi harus jujur saya ngerti perasaanya yang berat dan meyakitkan tapi saya gak ngerti kenapa gak diselesaikan dengan cepat…
    Saya pernah duluuuuu sekali sekitar 1998,saya punya hubungan lalu putus dan butuh waktu yang lama untuk kembali seperti semula (tiga tahun), tetapi diusia saya yang ke 28 tahun saya berfikir, kenapa saat itu saya harus lalui masa-masa “mengasihani diri sendiri”, “menangisi diri sendiri” dan lain sebagainya hingga pake waktu lama , tiga tahun booooo….duh kalau saya ingat saat itu, saya masuk rumah sakit satu kali, dan sempet motong rambut jadi botak…..my god…orang jatuh cinta dan orang patah hati sama-sama bisa melakukan hal gila.
Setelah tua saya malah berkata “For what?” apa manfaatnya sampe potong-potong rambut jadi botak.
Setelah saya tua saya mempertanyakan untuk apa saya melakukan itu.
    Saya menyesali saat-saat yang sia-sia selama tiga tahun itu.
    Tiga tahun saya kehilangan saat-saat bahagia selama kuliah, saya kehilangan teman, saya mungkin kehilangan orang yang mungkin dekat dengan saya, bisa jadi saat itu saya sudah menemukan cinta yang sejati, bisa jadi saat tiga tahun itu saya bisa berprestasi lebih baik, bisa jadi udah memiliki usaha sendiri, bisa jadi usaha foto saya lebih maju, kerjaan saya di media juga berprestasi….yang terjadi saya larut dengan mengasihani diri sendiri sampe badan gak keurus….my God….

    Saya selalu berkata bahwa “Sebuah tindakan selalu mempengaruhi seluruh konsep waktu dan kehidupan”.
    Setelah tua…saya berkata “Stupid…stupid diri saya”. Usia saya yang 28 saat itu saya berkata saya harus bertekat saya tak ingin seperti itu lagi…rupanya tekat dan keinginan dalam benak mengubah konsep dan mindset kita berfikir. Kata kuncinya “Tekad”.

    Coba bayangkan “rat wheel”, seekor tikus berlari disebuah wheel/roda yang terus-terusan berputar, wheel itu tidak bergerak kemana-mana, wheel itu terus berputar ditempat, walau mungkin saja si tikus sudah kelelahaan, tapi ia terus berputar ditempat yang sama,  hidup kita dalam masalah yang pelik seperti diatas nampak seperti itu. Kita berputar putar pada kondisi yang sama, tetapi tidak mempengaruhi keadaan, tak membawa kita kemana-mana, sedangkan bisa jadi kita berputar ditempat dan tenaga kita terkuras, mending kalau tenaga terkuras tapi kita mencapai jarak sesuatu….tapi ini tidak…kita berada disebuah kondisi yang sama…jadi kesimpulannya, jika kita menghabiskan tenaga dalam perjalanan hidup…raihlah jarak maju kedepan, untuk apa kita menghabiskan tenaga tetapi tidak mencapai sesuatu jarak apapun yang maju kedepan, padahal  kita punya hal-hal yang sedang akan diungkapkan dalam kehidupan didepan….ingat kisah saya, bahwa saya telah membuang waktu percuma selama tiga tahun, untuk sesuatu yang nothing….menyesalnya minta ampun crying crying crying crying, saya kadang suka ingin kembali kemasa itu dan memperbaiki waktu tiga tahun.
    But….i cant change the time, time is walk forward, jadi….saya hanya bisa mengambil hikmah dari pengalaman saya sendiri…
    See forward…kita bisa punya masalah, tetapi untuk melihat kedepan…SOLVE it quick.
    Saat ini saya sedang membayangkan diri saya menjadi sahabat saya yang dalam masalah itu…saya sedang mengvisualkan saya berada di “rat wheel”… dan dihadapan saya, saya melihat masa depan, saya melihat “kekasih” yang mungkin akan mencintai saya lebih baik lagi, tapi karena saya sedang ada di dalam Rat wheel, saya gak maju-maju dong…
    So what should I do?.
    Saya suka kalimat…”Revolutionary changing”…artinya perubahan secara cepat, revolusi diri yang cepat…
    Lalu pasti orang nanya….gimana caranya…
    1.Jelas semua hal harus kita fikirkan dan merenungkan , semua jalan harus kita fikirkan.
    2.Mengukur kemampuan diri kita apakah kita sanggup melaksanakan semua atau sebagian atau satu rencana yang akan kita jalankan.
    3.Putuskan….karena keputusan adalah awal dari sebuah ACTION
    4.Lakukan….ACTION…ACTION, sometime extreme action
    5.Focus on the action….   

    Dan jika dianalogikan saya dalam rat wheel….saya melangkah keluar dari rat wheel dan berjalan dijalan yang lurus.

    The problem is, seringkali kita tidak melakukan ke kelima bagian dari yang ada diatas, misalkan jika kita tidak memikirkan jalan mana yang harus kita lalui (point 1), maka jelas kita tak tahu kita akan melakukan apa.
Jelas kita seperti orang yang keluar rumah, tapi bingung mau ngapain…bukankah jika kita mau pergi membeli buku, kita tahu, bahwa kita mau beli buku, kita tahu dimana mau beli buku, kita tahu jalan mana untuk menuju toko buku.   
    Atau, bisa jadi kita sudah tahu apa yang kita ingin lakukan, tetapi kita tidak mengukur kemampuan diri kita sendiri…ibaratnya, misalkan kita mau beli buku, ditoko buku, lewat jalan tertentu, kita gak tahu kita mau naik apa, atau apakah bensin di mobil berisi penuh dan cukup sampai di tempat tujuan.
    Tapi untuk apa juga, jika kita mau beli buku, kita tahu tokonya, kita tahu jalannya, kita tahu bensin didalam mobil atau kita tahu mau naik apa…tapi kita tidak memutuskan untuk melangkahkan kaki…walau belum dilangkahkan.
    Atau bisa jadi kita sudah memutuskan…tetapi kita tidak melakukan…dan jika kita melakukannya, terus-terusanlah kita melakukannya….its mean FOCUS…duh kayak lage ngajar marketing aja….inget kan bukunya Al Rise “Focus”…. Hahahhaha rolling on the floor rolling on the floor rolling on the floor

    Tahun 2007 saya pernah hampir menikah, hingga saya tahu saya dihianati sampai 5x, ohhhh menyakitkannya hidup saya saat itu, hancur, masuk rumah sakit dua kali, meninggalkan bisnis saya, jauh dari teman-teman, dikejar-kejar orang mau dibunuh, diteror, saya lalui semua itu, tapi saat kelima kalinya saya malah menerima kenyataan saya dihianati lagi, bahkan dihina, walaupun semua yang telah saya lakukan. Saya hanya melihat, orang tua saya yang sedih, semua kawatir, saya melihat sahabat-sahabat dan keluarga yang mencintai saya bersedih….karena saya, karena saya terus-terusan memikirkan satu orang juga…apa yang kemudian saya lakukan.
    Saya melakukan kelima bagian dari yang saya tulis diatas.
    Selama hampir 4-6 bulan saya pusing, memikirkan semuanya…hingga akhirnya saya merencanakan, memutuskan dan melakukan…
    Semua orang tanya…apa sih yang dilakukan?
    Saya pikir semua orang bisa melakukannya jika ada dikondisi itu, banyak cara yang bisa dilakukan….jadi jangan berpikir pada caranya saja…tetapi lebih kepada konsistensi kita juga dalam terus-terusan melakukan….FOCUS.   
    Tapi yang jadi masalah kita tidak mau melakukan..apa lagi focus…seperti kasus teman saya tadi, yang begini lah begitu lah perasaanya…ia terfocus pada persoalan dan perasaanya.
Action kadang nampaknya susah dilakukan, tapi setelah dilakukan atau dilangkahkan, begitu mudahnya ya dilakukan….

    Rupanya kelima bagian itu bukan sesuatu yang baru yang saya temukan…no no no…dalam semua hal bisa kita terapkan, dalam bisnis, dalam hubungan dalam apapun.
    The problem is….we always stuck with our self….ingat kisah saya yang tiga tahun itu….duh saya stuck dengan diri saya yang terus-terusan bersedih.
    Lalu cus…dari kasus diatas gimana caranya menyelesaikannya….
    Saya kan sudah memberikan cara yang paling sangat mendasar, dasar bisa satu tetapi cara bisa banyak….persoalannya kita sering gak punya dasar apa lagi cara, atau punya cara tetapi tidak punya dasar…

    Saya akan menjelaskan analogi ini…anggap saja saya bukan tikus, tapi orang…lah memang saya orang….ehheheheh rolling on the floor rolling on the floor , lalu kehidupan saya seperti jalan, dan jalan yang saya tahu kemana saya melangkah…anggap saja ”kebahagiaan”, “kesuksesan” dan lain sebagainya, anggap saja jalan itu namanya “jalan menuju kebahagiaan”, lalu jelas saya memikirkan jalan mana yang saya akan lalui, apa saja yang saya akan lakukan untuk melaluinya, saya tau kemana tujuan saya ya itu “kebahagiaan”, lalu saya memutuskan untuk memulai perjalanan tadi…lalu ditengah jalan terjadi badai, angin, hujan, saya harus berhenti sejenak (mungkin), tetapi saya harus berjalan lagi, pertanyaanya…sekarang dengan apa saya sampai ketujuan…”jalan kaki”, “mobil”, “motor”, “jet”, “ferari”, “bemo”, jelas saya berusaha memilih cara tercepat, kenapa? Jelas karena saat saya sampai dijalan bahagia…saya bisa melanjutkan ke perjalanan selanjutnya….misalkan “sukses”…terus dan terus…
    Kunci pemikirannya….jika kita bisa meraih kebahagiaan, kesuksesan dan lain sebagainya disaat atau diwaktu yang singkat kenapa tidak kita lakukan…jika kita bisa sukses diwaktu yang singkat…kenapa tidak kita lakukan…karena bisa jadi…saya tinggal menikmati usia saya yang ke 40 saya sudah pensiun dan menikmati semua kebahagiaan dan kesuksesan yang diraih, anggap saja usia saya mencapai 65, artinya saya punya 25 tahun untuk menikmati semua yang sudah saya raih dalam waktu yang singkat…am i talking about time effectivity here?
    Pepatah berkata “berakit-rakit kehulu, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”.
    Jadi jawabannya dari pertanyaan yang panjang tadi…
    “What we choose for our life!, and should we dare to move forward to reach our beautiful life ”….if yes…just do it…don’t look back…       

5/8/2010 3:12:33 PM
Markus AP

conditions

20 Responses to “Parodi : Massss Gue Mau Curhat”

eh eh papih berat nih ngomongnya, tp pih kayak aku dgn problem ku dulu sulit loh, teorinya mudah tapi prakteknya susyahhhhh banget

@annz : ehy ehy dek anne…ya lage pengen berat2 aja subject nya…”teori nya mudah tapi prakteknya susah”,dari kalimat ini dapat dilihat.

1.Bukankah adanya teori mempermudah praktek, apa yang terjadi kalau gak ada teori, bisa jadi prakteknya gak bisa kan.

2.Tidak bisa atau belum bisa, tidak bisa menandakan orang berhenti , sedang belum bisa menandakan orang berusaha…

3.Susah banget, susah bukan berarti tidak bisa diselesaikan kan?, bukan berarti tidak ada solusi kan?,atau jangan2 susah tu karena kita tidak mau melangkahkan kaki?.

mang sih pada saat itu teorinya ada, aq hanya melakukan prakteknya susahhhhhhhhhh di dua bulan awal tergoda utk dugem terus

@annz : hahahah bagusnya km adalah km tidak pernah berkata “tdk bisa”, listening and doing it…and what happen now…? km focus pada bisnis dan bisnis sukses kan?

thanks to GOD now

ai suka kata2 lu “dasar bisa satu, tetapi cara bisa banyak”…and analisis “tidak bisa” dan “belum bisa”

@irh : dulu gw belajar kungfu, awal2 gw pengen banget bisa kumite atau duel, tapi gak pernah kesampeaan karena gue harus jungkir balik di lapangan basket yg beraspal, gue harus lari2 terus, berminggu2, hanya diajar 1-2-3 jurus, dan cuma nendang2 doang…coba bayangkan kalau gue gak diajarkan pemanasan? gue gak ngerti dasarnya nendang, lalu tiba2 di adu di kumite/duel…apa yang terjadi? gue bisa-bisa salah urat,keseleo, patah tulang, bocor, atau yang ada selakangan gue kena tendang….jadi basic is important, understanding matters by to see the basic thing…melihat masalah dengan melihat basic nya dulu…then we solve the problem….

aku gak suka orang bilang “tidak bisa”, karena dalam kerja gue kalau ditanya orang “bisa gak bikin ini, bisa gak selesaikan itu” gue pasti jawab BISA or gue pikirkan….at the end gue bilang “bisa”…atau belum yang artinya im trying to solve it…menuju ke bisa…thats why aku sangat menghargai dan acungi jempol dengan orang yang “bisa”, anne lah contohnya saat ia pusing dengan kehidupan dia yang monoton, setelah ngomong panjang2, i ask….”bisa gak”, she said …. “bisa” or “i try”….

but not everybody smart like u, not everybody genius and strong like u?

@irh : ahhahahaha, tak seorang pun bisa sama seperti gue, atau gue sama seperti orang lain….kita gak perlu sama, tapi kita bisa mencontoh hal-hal yang baik…misalkan…gue dulu klw main game pasti kalah mulu ma adek gue, tapi adek gue belum tentu bisa bikin game…, why? gue mikir kalau orang bisa sesuatu kenapa gue gak bisa hal lain yang orang lain gak bisa, atau kalau gue gak bisa yang orang lain bisa kenapa gue gak belajar untuk bisa….sometime i feel im so dumb, and stupid…but i willingly to learn, i dare to fight the life, i dare to cross the line…i dare to fail then i learn something…..gue selalu bilang “dulu” yg artinya mengacu pada pengalaman yg lewat…dan pengalaman yang berharga ini loh yang sering kali gue pake utk nulis, atau bicara…case bisa macem2 tapi kan basic atw inti sari yg gw pelajari kan berguna…..ggue kan selalu bilang…orang kuat itu adalah orang yang bisa bangkit dari kegagalan…ya toh ya toh…im i rite?

Leave a Comment

 

YAHOO PINGBOX
eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

STOP SOPA & PIPA
New eBook : Sajak Didalam Toilet

Sajak Didalam Toilet - view online

Donation