Parodi : Study And Observation Of L0V3 Virus
Jurnal ini saya beri judul study and observation of L0V3 Virus, dalam pengamatan saya sampai saat ini belum ada yang meneliti tentang virus ini bahkan sampai saat ini pun belum ada yang mengangkat virus ini sebagai salah satu virus yang berbahaya, bahkan lembaga kesehatan dunia seperti WHO tidak pernah mengumumkan virus L0V3 ini sebagai virus yang berbahaya dan mengancam umat manusia. Berbeda perhatiannya dengan SARS (H5N1), atau Flu babi (H1N1 H1N2, H3N1,H3N2,dan H2N3) yang sangat diutamakan.
Tetapi banyak orang telah menyadari dan bertanya tentang L0V3 virus kepada saya, bahkan hal ini menjadi pembicaraan yang tidak pernah selesai sepanjang masa, dibahas, ditulis, difilmkan bahkan didefinisikan oleh banyak filsuf bahkan spiritualist.
Dalam jurnal ini saya akan membahasnya secara singkat tentang virus ini, asal muasalnya, apa yang menyebabkannya berbahaya jika terinfeksi atau terjangkit virus ini.
Virus ini saya beri nama L0V3, sesunguhnya virus ini sudah ada ribuan bahkan jutaan tahun, mungkin sejak awal mula alam semesta tercipta, tetapi belum pernah dijadikan studi untuk mempelajari virus, bahkan tidak tercantum dalam studi virology, untuk itu tidak pernah diadakan studi kusus kapan munculnya virus ini atau kapan kasus pertama ditemukannya korban dari virus ini.
Dalam Roman mythology, virus ini muncul disebabkan oleh panah dari dewa bernama Cupid (Latin cupido, meaning "desire" ) is the god of erotic love and beauty. Yang dalam bahasa latin disebut, Amor (cognate with Kama). Ia anak dewi Venus and dewa Mars.
Dalam mythology Normandia dikenal dengan freya, dalam mythology Assyrian and Babylonian dikenal dengan Isthar.
Tetapi kita tidak bisa begitu saja percaya pada mitologi yang tidak didasari secara ilmu pengetahuaan.
Tapi Samuel Daniels menulis “L0V3 is a sickness full of woes, All remedies refusing; A plant that with most cutting grows, Most barren with best using”
Kemudian mulai tahun lalu Virus L0V3 mulai di populerkan, oleh tiga dara cantik Tata, Ina dan Putri dalam tiro Dewidewi di Indonesia dengan sebuatan (virus-virus Cinta), tetapi sekali lagi secara ilmu pengetahuan mereka tidak menjabarkan secara detail apa itu virus L0V3.
Virus ini sangat berbeda dengan kebanyakan virus-virus pada umumnya.
Definisi virus pada umumnya adalah : Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup. Dalam sel inang, virus merupakan parasit obligat dan di luar inangnya menjadi tak berdaya.
Sedangkan definisi itu tidak sepenuhnya berlaku pada L0V3 virus, karena.
1.Secara mikroskopik tidak dapat di indentifikasi, bahkan mengunakan mikroskop elektron sekali pun virus ini masih tidak dapat diindentifikasi secara nyata.
Baik ukuran atau bentuknya, karena keberadaanya yang tidak dapat dilihat secara mikorskopik, maka kita tidak dapat mengindentifkasi apakah virus ini memiliki RNA atau DNA, apakah berbentuk kapsid atau berbentuk bulat (sferik), heliks, polihedral, atau bentuk yang lebih kompleks.
Bahkan kita masih belum dapat mengindentikasi apakah dalam bentuk kaspid virus ini terbentuk dari banyak subunit protein yang disebut kapsomer.
Tapi keberadaanya dapat terbukti dan terasa. Tapi dapat diduga bentuknya nampak pada ilustrasi yang ada dalam jurnal ini.
![]()
2.Tetapi kita dapat mengetahui saat virus ini menginfeksi organisme biologis, penelitian telah menyimpulkan bahwa saat ini pada varian pertama L0V3 virus, menginfeksi semua mahluk dimuka bumi, dan tidak bersifat berbahaya, tetapi pada varian kedua L0V3 virus hanya ditemukan menginfeksi manusia, tidak ditemukan menginfeksi ungas, mamalia, ataupun mahluk lain. Atau menginfeksi manusia ke mamalia. Karena sangat tidak mungkin manusia bisa L0V3an sama mamalia mungkin karena perbedaan spesies, baik secara anatomy dan fisiologi.
3.Virus ini menyebar melalui udara, sentuhan, bahkan pandangan mata, benda-benda, termasuk benda mahal dapat menjadi media penularan yang cepat, virus ini dapat ditemukan dimana pun, jelas oleh karena itu ada sebutan ”L0V3 in the air” and ”L0V3 at first sight”, tetapi tidak semua orang dapat terinfeksi secara bersamaan, dalam area yang sama, untuk itu maka belum dapat pula dikatagorikan sebagai wabah yang mematikan. Tapi tetap perlu diwaspadai.
4.Dari pernyataan bahwa virus ini menginfeksi organisme, berinvasi, bahkan, memanfaatkan organisme yang ditumpanginya, dari sana maka kita bisa mengamati bahwa virus ini dapat menyebabkan gejala dan tanda-tanda bahwa organisme (manusia) tersebut mengalami perubahan. Dijelaskan pada No.5
Tetapi pada organisme manusia yang dapat tertular diperkirakan pada usia 5-100 tahun, tapi pada usia 40-50 keatas virus ini dapat menyerang kembali untuk itu disebut dengan “Puber kedua”.
, kami belum dapat menjelaskan bagaimana mungkin pada usia organisme manusia dibawah 5 tahun tidak dapat terinfeksi virus ini.
Kami memperkirakan mungkin karena perkembangan otak dan belum akil balik.
, kata mama anak kecil gak boleh tau L0V3-an
Kemudian biasanya yang terserang virus ini akan memanfaatkan korban lainnya untuk nganter-nganterin.
atau beliin barang yang mahal-mahal.
5.Tetapi dari teori no 4 yang diatas, perubahan dan efek pada organisme yang ditumpangi oleh virus L0V3 ini dapat di identifikasi secara nyata, hal ini diperoleh dari observasi yang dilakukan oleh lebih dari 10000 orang penderita, dari berbagai macam culture.
Walaupun melalui observasi atas 10000 orang penderita, tapi kami tidak dapat memberikan penjelasan secara general perubahan yang terjadi karena terinfeksi virus L0V3 apakah bersifat sama dari manusia satu dan lainnya.
Tetapi tanda-tanda yang general terjadi dihampir pada semua manusia yang terinfeksi virus L0V3 sebagai berikut.
Mania atau hypomania – abnormal meningkatnya suasana hati, harga diri meningkat.
Depression – tearfulness atau sering menangis, insomnia atau sulit tidur, kehilangan konsentrasi (loss of concentration)
Stress – high blood pressure, sakit didada dan jantung, acute insomnia; biasanya disebabkan karena akut dari virus L0V3
Obsessive-compulsive disorder – preoccupation and hoarding valueless but superstitiously resonant items
Psychologically menimbulkan physical symptoms, seperti upset stomach (sakit perut), change in appetite (perubahan selera makan), insomnia, dizziness (pusing), and confusion (kebingungan).
Disillusioned – sering bermimpi yang aneh-aneh, berangan yang aneh-aneh
Possessive – memiliki rasa kepemilikan yang berlebihan dan cenderung harassment (membuat ketidak nyamanan)
Negative Thinking – ketakutan dan berfikir hal-hal yang tidak terjadi.
Aggressively, sexuality disorder, emotionally, high tampers ect…
Bahkan dalam pengamatan tambahan. Seseorang yang terinfeksi virus L0V3 dapat berubah menjadi pembohong, alias gombalisme yang kadang menjadi sangat disilusi dengan mengatakan “kau seperti malaikat”, “kalau bulan bisa ngomong”, dan lain sebagainya, tapi tidak selalu dapat ditemukan oleh banyak orang yang terinfeksi.
Bahkan pada kondisi yang extrim pada penderita-penderita yang khusus dan memiliki keahlian atau kepandaiaan khusus. Dapat menimbulkan Creativity manusia yang terinfeksi dapat menghasilan lagu, puisi, tulisan atau apapun yang bersifat kreatif. Walau tidak dapat dibuktikan bahwa virus ini dapat memberikan ilham kepada penderita khusus tersebut.
Contoh penderita khusus tersebut seperti, Gibran, Robert Burn, Shakspears, Sting dan lain sebagainya.
6.Uniknya gejala yang disebabkan oleh virus L0V3, lebih banyak menimbulkan gangguan psikologis dibanding gangguan fisik, walau pada kondisi yang khusus, dapat pula menyebabkan kematian, tetapi tidak didapat dibuktikan virus ini yang menyebabkan kematian, tetapi lebih karena gangguan psikologis yang menyebabkan seseorang mengalami tekanan dan dorongan yang dapat menyebabkannya menghadapi kematian (depresi lalu bunuh diri salah satunya).
7.Gangguan yang ditimbulan dari Virus L0V3 ini adalah. Temporary brain damage, tanda-tandanya kebodohan yang tiba-tiba dalam waktu yang tidak dapat diperkirakan, kegilaan yang juga bersifat temporal, yang tidak bersifat fatal, tetapi jika tidak diberikan perhatian yang memadai maka, akan berakibat pada permanent brain damage. Yang berakibat seseorang dapat menjadi gila.
Dr,Frank Tallis dalam artikelnya ditahun 2005 menuliskan gejala ini harus ditangani secara professional.
8.Kami memperkirakan setidaknya ada 2 varian L0V3, yang berada dimuka bumi. Varian pertama L0V3, bersifat kekal tidak terjadi perubahan, yang kami bisa sebut sebagai infinity or devine, un conditional L0V3 (?), yang sampai saat ini penjelasannya hanya terdapat pada teks-teks kuno dan agama-agama dari berbagai cluture, termasuk Judisme dan Christianity (1 Corinthian 13), and ditulis Julian of Norwich, 13 May 1373 dalam bukunya Revelation of Devine L0V3, kemudian pada varian yang kedua definitive or conditional L0V3 yang sampai saat ini masih dapat didefinisikan.
9.Dari kondisi yang dijelaskan pada 2 varian yang ada, besaranya penularan dan efek yang ditimbulkan dari penularan virus ini dapat diperkirakan dengan persamaan matematis sebagai berikut.
Persamaan 1
Dalam varian pertama dari L0V3 maka n(?) = ?
Persamaan 2
Dalam varian kedua dari L0V3 maka n(UV) = L
Nilai UV = unpredictive variable menghasilkan L apabila nilai besaran n selalu berubah. Nilai L = 0 apabila n = 0, sekalipun UV bernilai apapun.
Unprdictive variable bisa ditentukan karena, usia, ganteng, kaya, pandai, keturunan, daya tarik, lingkungan, perhatian, tidak adanya faktor orang ketiga dan lain sebagainya, dan besarnya L ditentukan karena besaran n yang terus bertambah atau berkurang, juga ditentukan oleh unpredictive variable. Jadi bisa saja jika anda memberikan perhatian,hadiah mahal maka L nya akan bertambah, dan jika perhatian berkurang maka bisa saja besaran nilai L akan juga berkurang.
![]()
Kesimpulan, belum ditemukan vaksin untuk menangulangi virus ini, untuk itu efek berbahaya yang ditimbulkan dari virus ini hanya dapat dihindari dengan cara tidak berkomunikasi atau bersentuhan pada penderita, walau saya tidak juga menyarankan anda tidak berpergian kemana pun, karena anda tak dapat menghindari terjangkit virus tersebut jika menjangkiti anda, anda juga tidak dapat mengunakan penutup mulut untuk menghindari penularan, jalan satu-satunya untuk menghindar penularan adalah tinggal didalam rumah selama-lamanya, tidak berhubungan dengan siapapun. Ada yang mau gak ya? yang jelas anda akan jadi perawan tua selamanya.
Tetapi jika anda terjangkit pada taraf yang fatal dan berbahaya, biasanya pada stadium 4, maka disarankan hanyalah mengendalikan emosi dan megunakan akal sehat, tidak dianjurkan mengkonsumsi baygon, obat tidur, narkoba atau apapun yang bersifat psikotropika, hal ini tidak akan menyelesaikan masalah yang ditimbulkan dari penularan virus ini, jika gejala berlanjut hubungi dokter..
, i should get nobel price for this…
![]()
Markus AP
15/5/2010 1:13 PM
Why do men fall in love more than women? And when women do fall in love, why is it that they become addicted to the feeling more easily? Why do people invariably find the person who they fall in love with attractive? Why is it that lovers write poetry and sing love songs? How can we explain romantic conventions like men giving gifts to women? And why can passionate love never last? Remarkably, all of these questions can be answered – and many more – if we accept a simple, somewhat startling, premise: Love is a mental illness. – Dr,Frank Tallis
notice



Similar/Related Posts