Surat Dari Jakarta (13)
Aku merasakan dua rasa bersamaan dua hari belakangan ini, bahagia dan sedih, hingga air mataku tak tertahankan karena bahagia, aku juga bersyukur, juga marah, tetapi mana yang lebih baik, selain melihat kehidupan yang hidup, bahagia karena doa-doa yang ku mohonkan terwujud, sedih karena aku tak dapat menikmati doa tersebut, tapi apa yang lebih baik daripada melihat keselamatan dan kehidupan, kehidupan lebih berarti daripada kesenanganku sendiri, aku bahagia karena kehidupan yang seharusnya memang ada, tidak diakhiri karena kebodohan. Aku bersyukur atas itu.
Selanjutnya, aku hanya menyerahkan seluruh harapan kepada kehendak-kehendakNya yang sempurna, mengharapkan kebaikan dan kebenaran datang pada saatNya.
6/3/2010 2:21:54 PM
Markus AP


