Never settle for being second when you know you deserve to be first, letting go isn\'t a sign of weakness, it\'s a sign you\'re strong enough to move on...


7:13 am, September 1, 2010
Pages
Recent Posts
Most Popular Posts
Last Blackberry Note
Categories
Recent Comments
Login




Register | Lost your password?
New eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

eBook : Kayurie

Kayurie : kumpulan cerpen & puisi, free reading online

Kayurie - view online


Surat Dari Jakarta
By. marcus . February 6th, 2010 at 8:44 am
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Surat Dari Jakarta

Apa baiknya dan apa sempurnanya kita hidup seperti tuan-tuan, nyonya-nyonya terhormat dalam gedong-gedong megah gaya modern, berdandan ala borjuis rancangan Gucci, bersandiwara megah dalam ruang-ruang mega, kelihatan disemua mata memandang indah, elok, harmoni, tapi dimeja makan kita kaku, diranjang pengantin kita kehilangan semangat, kehilangan hangat, didalam peluk kita kehilangan cinta, kehilangan sapa.
Ia sibuk dimana, mungkin sibuk dengan “siapa”. Ia pergi kemana, mungkin menghindar dari “mengapa-mengapa”. Ia kemana, ia dimana, masing-masing tidak ada didalam jalan yang sama-sama tapi samar-samar.
Lalu ia tak lagi “mengapa-mengapa” karena mungkin ia sibuk dengan “siapa-siapa”, entah pergi dalam pencarian cinta, atau pergi dalam pencariaan “dendam”, membalas kemungkiran janji.
Dan aku hadir memperhatikan tuan-tuan, nyonya-nyonya terhormat dalam gedong-gedong megah gaya modern, berdandan ala borjuis rancangan Gucci, bersandiwara megah dalam ruang-ruang mengab hampir mati, mencekik.
Aku menangis, aku menangis, tapi tak hampir mati, mengapa-mengapa hanya suara kecil dalam dada yang hampir mati, dan doa-doa kecil untuk mereka tuan-tuan, nyonya-nyonya terhormat dalam gedong-gedong megah, dalam ruang-ruang mega, yang seketika semua jadi mati.

Salemba
6/2/2010 6:37 AM
Markus AP

 

Untuk yang tinggal dikejauhan disana, diBarat Jakarta……

  • Share/Bookmark

2 Responses to “Surat Dari Jakarta”

Novi Haryono - February 6th, 2010 - 10:48 am
 

Seperti kata orang tua.. Harta, kekayaan dan jabatan gak menjamin kebahagiaan jika didalamnya gak ada cinta yang tulus…

marcus - February 6th, 2010 - 11:31 am

@Novi Haryono :yang lebih parah hidup dalam kemunafikan..dan ya tadi tanpa cinta…. sad menyedihkan

Leave a Comment

Top Commentators
Twitter Updates
    News
    • 1:12 am, August 29, 2010
      Follow us on twitter @markusmanifesto
      From: Marcus

    • 8:48 am, March 21, 2010
      22 Maret 2010, Realase eBook "What's In My Mind" yang dapat diakses bebas dan didownload bebas
      From: Marcus

    Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.