service
Pages
Recent Article
Most Popular Posts
Categories
Recent Comments
Login

New eBook : Sajak Didalam Toilet

Sajak Didalam Toilet - view online

Surat Dari NewYork (5)
By. marcus . December 22nd, 2009 at 8:43 am
language
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Surat Dari NewYork (5)

Aku belum dapat tidur, aku sedari tadi menanti waktu mentari bangun, sesunguhnya aku bukan seperti menunggu mentari itu bangun, karena sejak jutaan tahun mentari selalu sama saja saat bangun.
Aku seperti menanti waktu-waktu yang aku katakan waktu lalu, menanti saat aku pergi ketempat yang tak bisa dijangkau seseorang, tidak juga kamu, karena mungkin itu perjalanan paling terakhir buatku.
Aku pernah melakukan perjalanan hanya untuk melihat-lihat dunia lain.
Aku pernah melakukan perjalanan hanya untuk mencari sesuatu dalam perenungan, yang kusebut perjalanan spiritual.
Kali ini perjalanan itu menuju ke tujuannya yang lebih tinggi, yang ku sebut sebagai perjalanan paling terakhir buatku.
Aku tak sabar
Aku tak sabar
Aku ingin segera pergi kesana kalau bisa hari ini, kalau bisa detik ini.
Aku tak sabar
Aku tak bisa menunggu lebih lama lagi.
Aku ingin segera pergi kesana kalau bisa hari ini, kalau bisa detik ini.

Tentu semua orang yang kukenal mulai gerah akan apa yang kukatakan, kenapa harus takut, kenapa harus kawatir, semua orang akan mencapai perjalanannya yang paling terakhir, aku hanya ingin menghadapainya dengan ketenangan, kegembiraan, seperti aku menghadapi kehidupan ini dengan segala rasa yang ada.
Pernahkah kau jatuh cinta, tentu tau rasanya seperti apa, tentu kau tahu rasanya ditinggalkan, juga rasa yang bahagia saat menanti seorang anak akan lahir, atau rasa-rasa lain yang ada dan timbul karena sesuatu hal.
Aku belum pernah merasakan satu perasaan, perasaan paling tinggi, yang hanya kurasakan sedikit saat aku duduk diam menghadapNya dalam doa-doa, aku ingin merasakan perasaan itu lebih lagi, perasaan itu begitu damai, begitu tenang, tanpa tangis, atau sedih, melebih perasaan apapun yang ada dimuka bumi ini…perasaan paling tinggi itu tak ingin kurasakan sedikit saja, aku ingin merasakannya lebih, untuk itu aku menanti dengan tidak sabar perjalanan terakhirku.
Aku tak sabar
Aku tak sabar
Aku ingin segera pergi kesana kalau bisa hari ini, kalau bisa detik ini.
Aku tak sabar
Aku tak bisa menunggu lebih lama lagi.
Aku ingin segera pergi kesana kalau bisa hari ini, kalau bisa detik ini.
Akhirnya aku hanya bisa duduk diam menghadapNya dalam doa-doa, dalam doa-doa untuk ketidak sabaranku, dan jika sabaranku itu harus diperpanjang maka doa-doa itu bicara tentang kebahagiaan kita masing-masing.

NewYork City
21/12/2009 6:16 AM
Markus AP

 

Tears In Heaven – Eric Clapton

Would you know my name
If I saw you in heaven
Will it be the same
If I saw you in heaven
I must be strong, and carry on
Cause I know I don’t belong
Here in heaven

Would you hold my hand
If I saw you in heaven
Would you help me stand
If I saw you in heaven
I’ll find my way, through night and day
Cause I know I just can’t stay
Here in heaven

Time can bring you down
Time can bend your knee
Time can break your heart
Have you begging please
Begging please

Beyond the door
There’s peace I’m sure.
And I know there’ll be no more…
Tears in heaven

Would you know my name
If I saw you in heaven
Will it be the same
If I saw you in heaven
I must be strong, and carry on
Cause I know I don’t belong
Here in heaven

Cause I know I don’t belong
Here in heaven

feedback

2 Responses to “Surat Dari NewYork (5)”

Kalau sampai saat ini kita masih disini.. itu berarti masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan.. masih harus menabur.. hingga tiba saatnya kekekalan itu tiba..

@Novi Haryono : hehehe, aku pun berfikir demikian….cuma kadang manusia dengan segala kedagingannya lemah dan tak kuat menghadapi segala hal yang ada dalam this insane world…kadang kita menabur sesuatu yang baik, tetapi kita mengalami hal2 yang tak baik, walau kita juga tahu apa yang kita tabur baik akan berbuah kebaikkan….

Leave a Comment

 
guidelines

storehome
YAHOO PINGBOX
eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

Donation
STOP SOPA & PIPA
Twitter Updates
Stop SOPA information