Surat Dari NewYork (11)
Apakah pertanda dari langit itu salah?, sebagai seorang yang modern aku malah mempercayai pertanda dari langit, aku selalu berusaha mencari keputusanNya, dan aku tak akan pernah menyalahkan keputusanNya, keputusanNya atas kehidupan selalu diluar kebijakan manusia, kita hanya memiliki kebijakan yang dangkal, sedangkan IA selalu memiliki kebijakanNya yang dalam.
Hari-hari ini aku mengsyukuri apa yang terjadi pada kita, jika itu pula menjadi keputusanNya, dan jika hari-hari ini kita bisa dipertemukan dalam sebuah teguran dan sapaan, aku juga mengsyukuri keputusanNya, walau pertemuaan kita kali ini kadang penuh ketegangan. Dan mungkin semua ketegangan itu ada karena jiwa dan hati ini benar-benar merasa telah dilukai, dihianati, ditinggalkan.
NewYork City
26/12/2009 9:00 PM
Markus AP


Everybody call him Marks, peoples say he is outgoing, caring, nice, cool, gentleman, humble, straight to the point, sometime he so quite, relegius, Intelligent, thinkers, honest, Confident, social butterfly, helpful & friendly. He always said : ‘Im still learn many thing in this life, Im not PERFECT person, Im not SUPER, or im not done in this life, especially with my self, so don’t expect too much, I just being my self. I just being what God want me to be.. In my life i just make everything simple, my life is to love, doing the best for me and another. “Hey life is not easy but make it simple”.








2 Responses to “Surat Dari NewYork (11)”