Tout doit être fait, rien ne peut changer, seul Dieu peut changer les choses pour le mieux, mais je voulais terminer, parce qu\'il a laissé de profondes blessures, douloureux, très douloureux ....


5:21 pm, January 14, 2010
Pages
Blackberry Note
  • Sahabat Terbaik
    March 9, 2010 | 6:48 am Sahabat, adalah seseorang yang mengerti satu sama lain, sanggup melihat lebih jauh kedalam hati dan pikiran kita, selalu ada saat-saat yang tepat, saya bersyukur memiliki mereka-mereka dalam hidup saya, mereka bagian terbaik yang selalu dekat dengan hati saya dan saya dekat dengan hati mereka – Markus AP
  • RSSArchive for Blackberry Note »
About The Author
Everybody call him Marks, peoples say he is outgoing, caring, nice, cool, gentleman, humble, straight to the point, sometime he so quite, relegius, Intelligent, thinkers, honest, Confident, social butterfly, helpful & friendly. He always said : ‘Im still learn many thing in this life, Im not PERFECT person, Im not SUPER, or im not done in this life, especially with my self, so don’t expect too much, I just being my self. I just being what God want me to be.. In my life i just make everything simple, my life is to love, doing the best for me and another. “Hey life is not easy but make it simple”.

Recent Posts
Categories
Recent Comments
Reply Comments
Top Commentators
  • irh (101)
  • Novi Haryono (60)
  • annz (55)
  • Ir'eNe (43)
  • viona (43)
  • cis (28)
  • novia (19)
  • nefertiti (17)
  • dianahalim (15)
  • suz4n (13)
  • -Anne (11)
  • hanny_aza (11)
  • Melda (11)
  • anastasia (10)
  • febz (9)
Login




Register Lost your password?

Parodi : How NgeFar Can You Go?
By. marcus . September 6th, 2009 at 9:58 pm
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (4 votes, average: 3.50 out of 5)
Loading ... Loading ...

Parodi : How NgeFar Can You Go?

    Dulu buanget kalau gak salah ada iklan rokok dengan slogan “How low can you go?” entah benar atau salah saya juga gak tau, ingat-ingat saya sih ada.
    Tapi saya punya slogan sendiri yang mirip sama banget yang saya gunakan saat saya sedang menasehati teman atau sahabat yang dirundung sakit cinta…(slogan yang sama yang saya pakai buat diri sendiri)…slogannya adalah “How Far Can You Go?”.
    Mungkin aja slogan ini mirip pribahasa jaman dulu yang bunyinya “Gunung kudaki, laut ku seberangi” slogan jadul untuk ungkapan seberapa mampu kamu meraih cinta kamu?, saya suka plesetin jadi “Gunung kudaki, laut ku seberangi, seberapa berani bapaknya kau datangi…”….hehehe itu kalau masih single…kalau yang lain yah cukup ungkapan yang pertama saja lah…. “How Far Can You Go?”.  big grin
    Jadi kalimat tadi benar-benar ampuh untuk ngetes seberapa besar cinta kita…jujur saja saya sering ngomong ke teman saya yang lagi jatuh hati…saya sering ngomong ke diri sendiri juga…
    “Loe seberapa berani loe serius…gunung loe daki gak?, laut loe seberangin gak?, macan loe hadapin gak? kalau iya…serius dong…lamar…ajak married…”.
    Setelah saya panjang lebar ngomong gitu, tiba-tiba temen saya biasanya langsung jawab…
    “Hmmmm….tapi kan…”
    “Heeh?…lohhh…gak sampe segitu kale”.
    “Wah masih banyak dipertimbangkan…”.
    “Wah musti dipikirkan…”.
    Dan banyak alasan lainnya…
    Dengan jawaban begitu saja saya sudah tahu…dan pasti sepontan saya jawab…
    “Ah cinta loe mah cinta cap TEMPE….katanya cinta…cinta koq segitu doang….bisanya cuma heeh doang…wah doang…, no action…”.
    “Cus..tempe enak loh cus…?”
    “Oh iya saya tau…saya doyan koq tempe…, tapi yang saya ngomongin mental tempe…bukan ngomong tempe goreng, kalau tempe pasti enak..”.
    Jadi kalah sama saya dong…gunung bener-bener sudah didaki, laut bener-bener sudah diseberangi…sampe maut aja dihadapin…sakit pun dihadapi…mana pernah mundur?.
    Pantang mundur…yang ada bukan saya yang mundur…*bangga* Iya dong harus…
    Pada akhirnya toh yang stand still BELUM ada yang kabur buannnnyak…wkwkwkw rolling on the floor, kabur karena saat menghadapi seriusnya saya…yee malah bingung, dak jelas, malah  heeh tadi…wah tadi……wkwkkwkw rolling on the floor
    “Cus cus mesak noh banget toh koe…wis gunung didaki…wis laut disebangi…ujung-ujungnya…yo ngono-ngono wae…”….Hahahahaha..
    “Belum” bukan berarti tidak berhasil toh…
    “Belum” bukan berarti tak ada toh…
    “Belum” boleh terjadi tapi hidup jalan terus…
    Sebab saya punya pemikiran…

    “When you have quality to love, why you should give up with your life, why you should surrender with the hurt, I never regret when I loving someone, even i’ll give what the best I have…”. By Me.

    Ciyeh..ciyeh…opo kui cus…mboh…terjemah kan sendiri, maap kalau inggrisnya salah..
    Kalau anda bisa melakukan hal baik kenapa tidak dilakukan terus, gagal tak selalu kualitas prinsip anda yang tak baik, hanya saja anda belum menemukan orang yang tepat saja.
    Maka dalam hati saya jadi merenung…seberapa sih kualitas hidup kita bisa mencintai seseorang ?, seberapa besar sih kualias kita mencintai?.
    Apa benar masih ada cinta yang kalau mencintai seseorang maut aja dihadapi, laut diseberangi, mau melakukan apapun demi cinta, keberaniaan berkorban, keberaniaan memberikan kebahagiaan, keberaniaan mengalahkan ego, keberaniaan memberikan yang terbaik, memberikan hati, memberikan cinta yang tulus.
    Tapi nyatanya saya lebih sering nemu cinta cuma dibibir saja kayak lagu-lagu itu, cinta cuma permainan kata-kata saja, cinta cuma enaknya saja, susahnya gak mau, modar koe cus….nyari cinta yang tulus koq didunia yang begini…salah jaman dan salah dunia cus….wkwkkwkw rolling on the floor
    Lalu..lalu…kalau dilihat kan jadinya cinta koq kayak mainan…cinta koq dibikin mainan…mau mainan itu ya main congklak…main laying-layang.
    Jangan cinta dijadikan laying-layang, tau kan cara main layang-layang kayak gimana?…maka jangan mainan cinta, jangan mainin cinta, pada akhirnya senangnya ga ada…sakitnya buannnnyak….megel ke…
    Padahal….kalau urusan sakit hati ibu-ibu, wanita-wanita suka ngeluh kalau hatinya luka, tersayat dipermainkan oleh laki-laki yang gak bisa serius, karena ketemu laki-laki yang  main-mainnya banyak, seriusnya gak pernah.
    Lalu kalau bapak-bapak dan laki-laki ketemu yang seperti itu, ngeluhnya ke siapa?, apa tersayat juga…apa kecewa juga…ya pasti toh wong manusia.
    Jadi dua-duanya ada jadi balance lah.
    Tapi tenang saja ada saya yang bisa dikeluh kesahin…paham deh yang begituaan…modar koe cus tambah kerjaan.

    Dalam kehidupan ini saya bukan cuma  sering liat laki-laki yang begitu, saya juga dulu ngalamin ketemu wanita yang begitu…wis berapa kali ya? Hmmm siji..loro..telu..weis mboh…berapa kali.
    Sahabat-sahabat yang ngerti saya ini seperti apa,…tau kalau seriusnya saya seperti apa…tapi saya aja suka bingung kalau seriusnya saya aja masih bisa dianggap “gombal”, apa lagi kalau yang ngak seriusnya saya ya?.
    Sayangnya saya gak pernah gak serius urusan cinta, tapi seriusnya saya tadi sering kaliiii malah dianggap main-main, dianggap “gombal”…mumet toh koe cus….
    Kalau yang ada yang menanggap saya main-main, mungkin saja sebelumnya pernah ketemu yang main-main…jadi saya pahamlah kalau pengalaman masa lalu membuatnya menjadi tidak percaya pada semua orang….dan saya saja ikut-ikutan gak dipercaya.
    Tapi kalau boleh kita pikir “ya yang dulu jangan disamakan dong sama yang sekarang, saya beda boo… sekolahnya beda,  tanggal lahirnya beda, fengsui nya beda, weton nya beda, tampangnya beda, otaknya beda, pikirannya beda, hatinya beda, pengalaman hidup beda, …masa dipukul rata…dak bisa gitu dong!!! Dak fair dak fair”.
    Nanti jangan-jangan pada saat saya ketawa, saya dianggap serius, kalau saya serius malah dianggap main-main….wahhhh edan tenan…mumet toh koe cus..
    Apa jangan-jangan kalau saya beneran gak serius, main-main dan gombal malah dibilang serius…???…Padahal saya paling gak demen dibilang gombal…enak aja…

    Maka kalau anda sudah berani cinta sama orang, mustinya kan harus serius toh, dan kalau serius artinya ya dak main-main toh…kalau dak main-main artinya ya serius toh…cus cus koq muter-muter…lah memang gitu toh.

    Lalu apa boleh saya merenung lagi? ….ngomong lagi?… …(boleh dong, wong blog-blog saya mau nulis apa terserah saya dong…hehhehe).
    Kalau anda bisa cinta-cintaan, harus bisa dong serius beneran dengan cinta.
    Maka jangan main api kalau takut terbakar, jangan main air kalau takut basah.
    Jangan main cinta kalau gak berani serius. Kecuali kalau ABG yang masih cinta monyet…tapi kalau sudah gede…mikirnya ya serius toh…Ya toh…Ya toh…

    “Tapi cus cinta kan harus realistis lah cus”.
    “Realistis ya realistis…apa realistis jika, realistis tadi mengalahkan hati nurani?, realistiskah jika kita menutup kemungkinan terbaik, apa realistis saat cinta dihitung dari itungan matematis? !!!!”.
    Dan saya jadi mikir lagi…maaf kalau pikiran saya salah…maaf-maaf kalau pikiran dan omongan saya menyilet hati anda.
    Apa karena jaman sekarang sudah tak ada cinta yang “gunung didaki tadi, laut diseberangi tadi”?, gak ada tuh cinta yang tulus?…karena semua orang sudah mikir, ngapain naik-naik ke atas gunung….RIBET…wong naik mobil lebih enak, bobo di apartement pribadi enak…ngapain dapat cinta yang susah-susah…emang makan cinta…apa begitu?.
    Maaf loh ya…kalau saya agak tegas ngomongnya…menyindir boleh toh…sadar dan terbuka hatinya itu urusan anda.
    Kalau gitu susah ya cari cinta yang benar-benar tulus, yang tulus siji loro tok..dan susahnya kebangetan saat mencarinya…, yang gak tulus buanyaaakkkkk, cari di mall juga dapet…apa lagi mencari cinta yang berani yang mentalnya gak tempe…cinta yang benar-benar mampu menghadapi situasi, cinta yang gunung ku daki tadi…apa jangan-jangan susahnyaaaaa minta ampun melihat kualitas tadi, jadi pada males yang ribet-ribet menempa jadi yang gak TEMPE…apa karena memang pribahasa itu sudah jadul tak lagi ada manfaatnya didunia yang serba internet dan Blackberry ini.
    Buat saya pribadi…kalau prinsip itu baik, kenapa harus menyerah dengan keadaan dan menjadi tidak baik…
    Like I said…maybe im the only one who insane in this cruel and normal world…. maka saya orang gila yang tinggal didunia yang katanya normal, yang mana semua orang yang menganggap bahwa cinta yang serius dan tulus tadi telah mati….saya aja yang gila bilang “BELUM”.
    Dan semua pilihan hidup ada pada anda mau ikut gila kayak saya atau mau yang norma-normal???.

Markus AP
6/9/2009
Malam jam 8:08 PM
Nulisnya sehabis pusing-pusing…

  • Share/Bookmark

16 Responses to “Parodi : How NgeFar Can You Go?”

Novi - September 7th, 2009 - 9:59 am
 

gimana bisa dibilang serius… liat tampang loe aja uda kelihatan tampang gombal… hehehe… peace…
btw, mang jaman sekarang masih ada namanya cinta yang tulus ya??? lautan api sekalipun mau disebrangi??? hmmm… kirain da habis di embat oma-oma n opa-opa jaman kompeni.. heheheh

marcus - September 7th, 2009 - 10:16 am

@Novi : gak sopan ya bcr ma orang tua begitu…wkwkwkkw…awas loh…dosa pamali tau…

annz - September 7th, 2009 - 1:53 pm
 

pak pak sekarang cari orang yang model kayak pak cus jarang susah jadi pak pak cus memang mahluk langka ciptaan tuhan yang sudah gak dicetak lagi hihihi

pak cus main layang2 kan ditarik diulur ya kan?

marcus - September 7th, 2009 - 2:12 pm

@annz : ya nak ya nak…memang saya dak diciptakan lagi sama Tuhan, cuma satu2nya didunia…gak ada kembarannya…kalau pun dicetak lagi, yang kedua pasti produk gagal…. rolling on the floor rolling on the floor rolling on the floor, gak sopannnnnnnnn emang aku radio kuno opo kwkwkwkwkwkwkwk rolling on the floor rolling on the floor

koq tau kalau main layang2 itu ditarik diulur? jadi pas dong kan ada tuh cinta yang tarik ulur gitu……bener gak? perna main layang2 ya….atau layang2in cowo2 heheheh rolling on the floor *becanda loh jeng*….

viona shrek - September 7th, 2009 - 2:19 pm
 

I like it so much…specially your quot….
MAsih ada cinta yang tulus, tapi ya itu barang LANGKA. Kapan ya ketemu cinta yang seperti itu???

marcus - September 7th, 2009 - 2:24 pm

@viona shrek : barang langka itu karena kita ga berusaha untuk mempercayai bahwa cinta yg tulus itu masih ada….bener gak?
Kalau kita percaya maka kita menemukan hal itu koq…..and i am wait for that moment….ciyehhhhhhhhhhhhhhhhh laughing

Rusa Bawean™ - September 7th, 2009 - 4:57 pm
 

normal2 aja deh
happy

marcus - September 7th, 2009 - 5:17 pm

@Rusa Bawean™ : heheh big grin salam kenal

anastasia - September 7th, 2009 - 5:44 pm
 

percaya deh, love will always win big grin

heheheehe

aku salah satu orang yg percaya cinta yg tulus itu ada happy

marcus - September 7th, 2009 - 5:46 pm

@anastasia : good good hehehhe big grin

cis - September 8th, 2009 - 6:46 pm
 

percaya ko masih ada! jangan nangis pak ya laughing

marcus - September 8th, 2009 - 6:54 pm

@cis : sopo yang nangis rolling on the floor

irh - September 9th, 2009 - 9:19 am
 

rolling on the floor ncus jatuh cinta ya atau lagi marah marah!!!

marcus - September 9th, 2009 - 2:55 pm

@irh : wkwkwkw rolling on the floor rolling on the floor lagi mau nyidam…wkwkkwkw

suz4n - September 9th, 2009 - 2:04 pm
 

mas cus lagi kesel neh kayaknya tongue

marcus - September 9th, 2009 - 2:58 pm

@suz4n : iya neh kesel kenapa THR tahun ini koq gak 5x gaji rolling on the floor rolling on the floor

Leave a Comment

Twitter Updates
    News
    • 1:40 am, February 15, 2010
      Selamat Hari raya Imlek Kong Xi Fat Chai, semoga keberhuntungan ditahun macan memberikan sejahtera bagi kita semua...Kong xi Kong xi...
      From: Markus

    • 3:47 am, January 5, 2010
      Kami Turut Kehilangan Yang Mendalam Atas Berpulangnya Presiden Ke 4 RI Abdulrahman Wahid - Gus Dur, Semoga Amal, Perbuatan Dan Ajaran, Semangat Purlalisme nya Selalu Diteruskan Oleh Bangsa Ini. Kita Semua Sangat Kehilangan Akan Pemikiran dan Semangatnya Bagi Demokrasi Di Indonesia. Selamat Jalan Gus Dur...
      From: Markus

    • 9:05 am, December 31, 2009
      Markus Manifesto mengucapkan selamat Tahun baru 2010 semoga kesuksesan, kebahagiaan, cinta menyertai kita semua. Semoga ditahun 2010 Indonesia makin maju dalam segala bidang.
      From: Markus

    InspectorWordpress has prevented 0 attacks. Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.