Parodi : Facebook In Love

Cinta muncul dari mana saja, dari ketemu dipasar, dibis, dihalte, dikantor, supermarket atau bisa saja karena chating nyasar terus berlanjut, atau yang lebih fenomenal ya dari facebook, dari orang yang kirim pesan “hiii”, sampai pesan yang panjangnya kayak nulis surat lamaran kerja.
Atau iseng-iseng browsing and ngesearch nyari Cogan or Cegan pas lihat fotonya koq keren lalu dilanjutkan dengan kenalan, lalu chating-chatingan berakhir dengan jatuh cinta pada pandangan ke dua…copy darat deh….
“Lah koq kedua cus”
“Ya iya lah, wong kan gak ketemu langsung ketemunya di facebook dulu, lalu jatuh cinta datang, baru deh kopi darat bukan begitu bukan…hehehe”.
Gak perduli itu foto yang dipasang asli, apa aspal, gak tau kerjaanya bener apa ngak…pokoknya cinta dulu deh baru urusan bener apa ngak belakangan.
Ada yang pasang foto keren banget…cantik banget eh bisa jadi loh taunya itu foto majikannya. Wkwkwk
Ngaku nya pekerjaanya insinyur dan pemborong, tau nya pekerjaan aslinya adalah mandor.
Ngaku pemiliki perusahaan keamanan / bodyguard, taunya kerjaanya satpam.
Atau ngakunya pekerjaanya pembalap taunya montir…capcai deh…
Beli kucing dalam karung dong…saya ini dari sejak jaman friendster sampe jaman myspace sampai jaman facebook ini…astaga…saya udah pernah nulis hal yang begini berulang-ulang…masih aja ada yang jadi korban….wkkwkwkw
Modar koe….makanya hati-hati difacebook itu gak selalu asli, didunia cyber ini etiket kejujuran hanya dimiliki oleh pribadinya masing-masing. Bukan etiket yang tertulis yang harus dipatuhi….Tidak…
Etika itu hanya sikap diri menjadi dirinya sendiri…seperti saya, pasang foto asli seperti orangnya, walau foto asli hasil jepretan saya, masih saja saya dibilang mirip orang India….lalu pekerjaan saya juga asli, seperti aslinya, status juga asli, walau saya punya julukan Papi di facebook, tapi gak berarti saya punya istri …gak percaya tanya pak RT saya.
Seperti saya bilang tadi, gak ada yang asli didunia cyber yang ada hanyalah etiket kejujuran, etiket jadi pribadi jujur gak boong-boongan…, masing-masing punya hati sendiri untuk jujur-jujuran atau bohong-bohongan.
Cinta dunia maya ada yang bilang benar-benar “maya”, tapi saya harus ngaku gak semuanya maya, karena saya pun pernah mengalami indahnya cinta dunia maya, ketemu yang gak palsu, asli boo asli..…mungkin karena saya punya beberapa tips, dan beberapa prosedur untuk mencek ke sahaan informasi dari lawan saya.
Kalau foto yang dipasang saja fotonya Miyabi dan ngakunya sekertaris perusahaan swasta wahhh jelas-jelas gak mungkin…karena Miyabi itu bintang film porno jepang gak mungkin tiba-tiba tinggal di Indonesia dan jadi sekertaris wkwkwkwk
Nonsense…
Seorang kenalan, penah curhat sama saya…
“Mas, ia bilang katanya mau nikahi saya, katanya kerja diperusahaan pertambangan…, dan katanya mau nyusulin saya sape ke samarinda…terus terjadilah drama sinetron….katanya dia kecelakaan, dan lain sebagainya…, taunyaaaaaa tidak, sampe akhirnya saya ketemu dijakarta rupanya ia seorang berusia 47 tahun…punya anak punya istri…”.
Saya bilang “Modarrrrrr koe…capcai dehhhhh”.
Seorang kenalan yang lain pun baru saja curhat ke saya…kasusnya mirip kayak diatas…
“Mas marky…aku patah hati nih…pacarku gak datang”.
Wait wait wait…sejak kapan Marky jadi mas…markynya sih keliatan keren, mas nya itu loh koq rada-rada tradisional berasa Jawa tulen buanget…
Ok lanjut
Saya jawab “…rasak no…sukurin”.
“Kamu ya jahat…wong lagi patah hati koq disukurin”
“Biarin…”
“Ini judulnya patah hati koq disukurin”.
Kata saya lagi “Ya…sapa suru kasi judul patah hati…gak ada toh yang suru patah hati??? hahahah”.
Pembaca belum pernah kan ngadepin orang curhat malah yang dicurhatin nyukurin dan ngeledekin. Tapi ampuh loh…dia nya sih tetap patah hati, tapi ngobrol sama saya bisa ketawa sampe mules melupakan sejenak patah hatinya yang baru datang itu…Astaga…Emang eik…srimulat…capey deh.
Setelah mengalami sesi curhat dengan saya panjang lebar, koq besoknya dia sudah ngak ngeluh lagi…wkwkwkwk, sudah mari? Alias sembuh kali?
Maka saya pagi-pagi sms kenalan saya itu.
“Koq gak ada kabar…bunuh diri ya?”
“Marky…jahat…jahat…” balas smsnya
Loh koq saya jahat…kalau saya jahat kan gak bisa nyembuhin orang patah hati toh…wkwkwkwk
Makanya jangan melibatkan perasaan sampai anda tahu benar siapa orang yang anda ajak bicara…kalau orangnya gak setulen dan sejujur saya, ya jangan lah…wwkkwkwkw ngomong sama orang itu suru belajar jujur sama saya.
Maka saya akan ajari kejujuran…
Sebuah hubungan kan harus dimulai dari sebuah kejujuran…
Tanpa kejujuran artinya semua palsu…
Sesuatu yang palsu artinya penderitaan buat hidup anda…mau nambah penderitaan dalam hidup anda? Atau mau cari penderitaan dalam hidup anda? Itu pilihan anda…kalau saya..saya memilih tidak.
21/9/2009 8:10 PM
Markus AP



8 Responses to “Parodi : Facebook In Love”