Parodi : Mengejar Noordin Ngetop

Bukan karena latah saya ikut-ikutan nulis tentang Noordin, buktinya sudah sekian lama baru saya tergelitik untuk nulis, jujurnya gak ada yang lucu dengan membahas Noordin, apa lucunya wong Noordin juga gak ada lucu-lucunya, dia aja mainnya bom, TNT, tembakan, mungkin baru terlihat lucu kalau ia tembak-tembakan sama polisi tapi ia pake tembakan dari plastic.
Rupanya tembakan sunguhan yang dipakai, ya ga lucu kan, serem malahaan…gak lucunya lagi profesi Noordin bukan comedian tapi kerjaanya membunuhi orang, dengan keahliaanya meracik bom.
Kenapa ya gak daftar aja ke Gegana Polri biar biasa bantu polisi? Kerjanya koq malah musuhin polisi, nyusahin rakyat Indonesia?.
Di blog tetangga, malah ada yang nulis sedikit keras atas tindakaan Noordin yang dikiranya “Mati” diTemanggung, rupanya yang mati pemeran penggantinya.
Sunguh disayangkan…sunguh disayangkan…wah gak lucu…masa yang mati malah pemeran pengganti bukannya tokoh utamanya.
Kalau dipikir kesian juga, dimana-mana orang nyumpahin Noordin “Mati”, nyumpahin Noordin tertangkap, mungkin juga sampe disumpahin gak masuk surga, ya lumrah lah mungkin karena keahliaanya memanipulasi orang untuk jadi pengantin, mengajari pengikutnya untuk membom dan membunuh orang tak berdosa, dan sebagai dalang dari beberapa teror mengerikan diNegara ini, duh mas Noor mbok kerjaan jangan menteror.
Jadi commedian aja kenapa? Biar bisa menghibur, bukankah membuat orang tertawa dan tersenyum itu malah lebih mulia.
Saya lalu berfikir kalau keahliaanya membom, dan memanipulasi orang untuk melakukan tindakan bom-boman tadi, kenapa koq gak dilakukan sendiri?
Apa jangan-jangan takut mati ya?. Takut kalau meledak bersama bom racikannya itu tidak enak, yang taunya bukan masuk surga tapi malah nyasar ke neraka?.
Mungkin juga karena takut tadi makanya ia kabur-kaburan kesana-kemari, susah ditangkap kayak belut.
Selama sebulan ini, TV, Media masa, masih saja membahas Noordin M Top, eh Noordin Ngetop, yang tiba-tiba jadi pesohor bukan karena mengeluarkan album yang fonomenal tetapi menyebar teror dimana-mana. Kalau mau ngetop itu ya main sinetron bukan jadi teroris.
Bikin gerah aja…gak lucu lagi…
Tapi saya juga sangat-sangat salut sama kerja Polisi Republik Indonesia, yang tidak kenal lelah mengejar Noordin yang kabur-kaburan itu, salut atas kerja bapak-bapak di Densus 88 yang gigih memberantas teroris, harus itu…kejar terus pak, kejar terus sampai dapat, masa penjahatnya kabur terus gak ketangkep-tangkep, tapi pasti ketangkep koq….saya aja nangkep tikus dirumah walau susah ketangkep. Pasti tikus itu ketangkep…eh maksud saya Noordin.
Gak pa pa pak walau yang kemarin ketangkep dan terbunuh itu bukan Noordin, walau itu cuma pemeran penggantinya, walau begitu Polisi benar-benar bekerja dengan sangat maksimal membuat negara ini aman dan jauh dari Teroris.
Tapi saya yakin koq, pasti Noordin tertangkap.
Saya yakin koq, pasti ketangkap, yah minimal bisa diborgol.
Kalau lebih bagus lagi ya yang ditembak nanti bukan pemeran penggantinya lagi…tapi memang otaknya.
Dan saya yakin berkat dukungan rakyat melalui informasi-informasi dan doa semua orang, krisis dan masalah ini pasti selesai, mana ada sih penjahat menang terus?, di film-film aja penjahat pasti kalah, kalau penjahat menang filmnya pasti ga laku.
Oh ya kayanya Noordin yang lagi ngetop itu istrinya banyak? Masa sih ada yang mau? Oooo kesian banget ya sampe mau akhirnya ditinggal-tinggal kabur.
Saya sekali lagi dukung terus Bapak-Bapak dijajaran Polri bahkan TNI, Intel, BIN kalau perlu CIA, Mossad untuk mengejar Noordin, biar dia gak ngetop lagi.
Enak aja masa penjahat ngetop…
Saya berdoa semoga Indonesia segera aman sejahtera, tak ada lagi itu yang namanya bom, peace always dan selalu menebar kebaikan dan cinta, i lop u poll.
22/08/2009 03:24 p.m.
Markus AP

(6 votes, average: 4.50 out of 5)


Similar/Related Posts