Parodi : Mau ini…Pengen itu
Saking asiknya mengutak atik blog, saya sampe gak tahu lagi mau ngapain, karena sepanjang liburan, saya hanya berkutat dikamar entah ngurusin blog atau menulis, membaca atau melakukan banyak hal yang bisa bikin saya tidak ngangur.
Saking asiknya dengan semua itu, sampai tak terasa waktu berjalan terus dan sekarang sudah malam, karena malam makin malam, saking sudah tak tahu lagi apa yang ingin saya kerjakan, akhirnya saya hanya bisa berbaring di ranjang melepas lelah sambil berangan-angan, lalu berceloteh lah saya sendirian “Ngapain ya”.
Karena celotehan itu, tiba-tiba saya koq jadi ingat apa yang selama ini saya pikirkan didalam benak.
Kalau belakangan, saya sering banyak punya mimpi dan keinginan dalam pikiran saya, entah liburan atau sekolah lagi.
Yang pertama saya ingin liburan ke bali, menikmati relex dipantai berjemur, clubbing, dan jalan-jalan ke tempat yang banyak bule-bulenya… heheh norak banget seh.
Lalu yang kedua ingin beli laptop baru dan beli kamera baru, agar saya bisa pakai menulis sambil nongkrong di starbucks, atau jalan-jalan motret-motret kehidupan lagi, yang sudah lama saya tinggalkan.
Lalu yang ketiga ingin buat buku, menuangkan semua tulisan saya kedalam bentuk buku (walau saya gak tau apa ada yang mau menerbitkan dan baca buku saja).
Lalu yang keempat sekolah lagi, biar nambah gelar satu lagi..heheh.
Dan yang kelima mau kawin…eh maksudnya nikah heheh, kawin koq “mau”…yah pokoknya saya mau ini dan pingin itu.
“Ah..cus..cus kebanyakan mau loe”, pikir saja sendiri.
Saking banyaknya keinginan saya jadi bingung mana dulu yang mau didahulukan, mau liburan dulu, atau beli laptop dulu?, ingin buat buku dulu atau mau nikah dulu, kalau mau nikah dulu, pasangannya mana? Hehehe, saya jadi lupa kalau pasangan aja gak punya masa mau nikah.
Mang mau nikah ma hantu!!!???
Akhirnya bukan malah berkurang keinginan saya, eh malah bertambah lagi lah satu keinginan saya yang lain, hehehe…ya cari pasangan dulu sebelum nikah !!!! hehehe.
Koq gak malah kurang malah nambah ??? hehe,
Karena keinginan yang gak makin berkurang tadi, akhirnya kepala jadi pusing…pusing…
Dan karena kepala yang pusing, saya jadi ingat kata seorang teman kepada saya
“Cus kalau keinginan nya banyak, jawabannya cuma satu di niatin cus…”.
Karena ingat kata-kata teman saya itu hari ini pun saya jadi geli sendiri, iya sih, kalau keinginan banyak tapi hanya sebatas keinginan buat apa…, masa keinginan tadi hanya mucul dalam benak saja, dan hanya bisa diinginkan didalam hati, akhrinya cuma ngayal-menghayal disiang bolong….Mimpi dong…cape deh…
Maka tanpa panjang-panjang teori, maka jawaban dari mewujudkan keinginan tadi ya cuma satu yaitu NIAT.
Maka sebenarnya bukan hanya angan dan keinginan tadi yang harus dipikirkan, tetapi NIAT nya yang harus dijalankan.
Lalu apa cukup cuma niat?
Sejenak saya merenung lagi kalau tentunya niat saja tak cukup akan mewujudkan semua keinginan tercapai, maka extended jawabannya ya NIAT tadi harus disertai usaha yang bisa diDILAKUKAN.
Keinginan bisa segunung, mau ini pingin itu, tetapi bingung mana dulu yang mau dijalani, kalau keinginan hanya menghasilkan bingung-bingung buat apa? Maka terlebih daripada itu ya usaha, lebih baik lagi memikirkan bagaimana implementasi mewujudkan semua keinginan, dan sangat..sangat baik lagi ya USAHA…di JALANIN. Maka..
Kalau ingin liburan, ya kumpulkan uang, pesan tiket, cari waktu, cuti liburan deh
Kalau ingin nikah, ya cari pacar, masa cari teman terus..hehe yang gak dapet-dapet pacar dong.
Niat…usaha..usaha..usaha dengan maksimal.
Fokus pada usahanya, bukan bingungnya.
Bukan cuma keinginan dan mimpi-mimpi tadi. Maka kalau usaha sudah dipentokin, niat sudah dijalanin, maka saya yakin pasti, semua yang saya inginkan terwujud.
Karena hanya itu caranya, tak ada keinginan yang hanya diinginkan dan didiamkan lalu terwujud sendirinya, sebab kita kan tidak hidup seperti Aladin yang yang tinggal gosok lampu wasiat dan berkata sebuah “wish” kepada jin teko eh..jin lampu, agar keinginan nya agar terkabul…itu kan hanya didongeng, dan lagi saya gak pelihara jin sih..heheh.
Maka lebih baik mengosok Niat dalam pikiran, agar makin membara memberi kekuatan untuk usaha untuk mewujudkan.
Jadi…usaha dan niat neh…di gosok ah…
Dan lihat apa yang terjadi (gayanya kayak Mario Teguh aja…heheh).
6/7/2009 12:12 AM
Markus AP



2 Responses to “Parodi : Mau ini…Pengen itu”