Tanpa terasa waktu cepat bergerak, waktu gak bisa dihentikan kehidupan terus jalan, terus jalan dan tanpa kerasa usia koq makin nambah, kalau sepuluh tahun lalu usia saya masih dua puluh tiga, hari ini koq sudah jadi kepala tiga. Pengennya sih selalu kepala dua…ih tapi waktu gak bisa diajak dikompromi.
Kalau dulu saya masih polos, sekarang lebih nakal lohhhh hehehe :D, ngak koq…maksudnya sekarang lebih pengalaman….halah…hehehe :D
Kalau dulu masih senangnya santai, sekarang tak ada waktu untuk memikirkan yang santai-santai itu, walau hidup harus diakali untuk tidak selalu harus tegang dan serius. But im still me, seriously with my life. Im still seriously running my life.
Bukankah harusnya begitu? Bukankah kehidupan harus serius menjalaninya agar hidup makin naik…grafik kehidupan harus menanjak.
Kehidupan harus dibuat makin wise, kita tak bisa begitu saja berubah menjadi
Terjaga
Bersama kesibukkan
Dan kenangan membiru
Dilangit gelap
Kembali mengintip
Sisa cerita yang mengendap
Disela pikir yang dekap
30/7/2009 4:48 AM
Markus AP
“Mbak, saya sudah putus koq dari dia, dan mbak punya kesempatan untuk bisa balik lagi ke dia”.
Saat sahabat saya berkata “Marcus gue bisa balik lagi kayaknya ma dia”.
Dan sekali lagi saya teriak “Whatttttttttt”…
“Whatttttttttt”…“Whatttttttttt”…“Whatttttttttt”… So what gitu loh kalau si MANTAN, putus…… *sambil melotot* heheh
Untung saya gak ada didekat sahabat saya saat itu, sebab jika saya dekat dengannya saat itu, pasti saya sudah tampar-tamparin dia biar sadar. “Woi…woi…sadar, sadar, jangan kesurupan jin tomang siang-siang…”.
Tuh kan Read More
Berjalan ada lalu tiada
Menyatukan kembali
Serpih yang tercecer
Nyaris sirna
28/7/2009 11:56 PM
Markus AP
Akhirnya saya bisa juga menyempatkan diri menulis yang menjadi momok pikiran saya belakangan ini, harus disempetin ah…udah gatel neh, pengen nulis dan ngomel-ngomel…padahal besok saya harus bangun pagi-pagi loh untuk menyambut kedatangan Gubernur DKI yang rencananya datang ke kantor *norak mode on* hehe, lalu apa hubungannya Gubernur dan tulisan loe cus?…gak ada…hehe. Suer ga ada hubungannya.
Jujur aja kali ini saya mau ngomel-ngomel kesel bukan sama sahabat saya (ada sih sedikit), tapi sama kelakuaan pacar eh maksud saya ex…garis bawahi EX…“Mantan” = ”BEKAS” sekali lagi “B.E.K.A.S” pacar sahabat saya.
Habis
Pada pagi buta
Dan malam gelap
Saat selalu kau hadir
Menyergap pikirku
Meninggalkan sisa
Pedih juga sedih
Akan pertanyaan
“kemana kau pergi?”
Dan
Semoga kau tak kembali
Dalam segala pikirku
Baik pagi atau malam hari
22/7/2009 12:51 PM
Markus AP
Suatu hari yang gak inget kapan, saya dikenalkan oleh seorang teman, dengan teman wanitanya yang cantik jelit dan lumayan tinggi pula perawakannya…
“Cus kenalin neh, cewek gue…”
“Oh ya, Markus” kata saya.
“Oh saya [rahasia]” katanya. Kita sebut saja nona X.
(Maaf namanya saya rahasiakan, biar gak dituntut kayak ibu Prita)
“Cus titip ya….” Teman saya langsung aja ngacir.
Karena saya sedikit gerogi baru dikenalin dengan wanita yang cantik dan jelita tadi, saya jadi malu-malu kucing, bingung mau ngomong apa, habis baru
Dunia tak akan jadi santun, tetapi hanya menyisakan sejarah hitam, jika ada korban jiwa, nyawa melayang, ibu kehilangan anak, bayi terkelupas kulitnya terbakar, semua itu terjadi bisa karena sebuah militansi mengatas namakan kebenaran dengan kekerasan.
Militan bisa saja berangkat dari pendapat yang dibenarkan, bisa saja berjalan atas dasar kebencian, mengagungkan kebenaran yang sakral sekalipun, dan apapun dalilnya, apapun tujuannya, sekalipun atas nama Tuhan, apa lagi politik, ter apa lagi karena kepentingan segelintir manusia, militansi ngawur pemikiran sempit, tak lagi berlaku dijaman yang ingin dikehendaki santun.
Militansi hendaknya menentang Read More
