Surat-surat 2009 : 6 April 2009
Sayang taukah rasanya jiwa ku taukah air mataku, menetes tak henti, kata-kataku kelu, dadaku sesak, penat, jiwaku yang meledak karena kenapa kau begitu.
Sayang inikah nerakaku.
6/4/2009
Markus AP
Sayang taukah rasanya jiwa ku taukah air mataku, menetes tak henti, kata-kataku kelu, dadaku sesak, penat, jiwaku yang meledak karena kenapa kau begitu.
Sayang inikah nerakaku.
6/4/2009
Markus AP
Similar/Related Posts