Pages
Recent Article
Most Popular Posts
Categories
Recent Comments
Login

Twitter Updates
profile
Percikan Perenungan : Yesus
By. marcus . May 6th, 2009 at 8:57 amhandbook
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Percikan Perenungan : Yesus

Membaca “Tuhan dan hal-hal yang tak selesai”, karya Goenawan Mohamad, benar-benar telah membawa ruang contemplasi yang tersendiri, Mas Goen telah membawa perenungan tentang Tuhan, berikut juga diri kita, dan banyak hal yang tak bisa dirangkum dalam buku kecil itu dan nampaknya sembilan puluh sembilan Percikan perenungan tak cukup mencapai semua hal yang ada dalam kehidupan, tetapi toh itu sebuah perenungan diri seorang Goenawan Mohamad.

Bagaimana dengan perenungan kita?, Bagaimana dengan saya?
Bagi saya, merenungkan sesosok Pribadi hebat seperti ISA, merupakan hal yang sulit masuk diakal, sebagian besar orang menganggapnya sebagai nabi, manusia, sebagian menganggapnya sang Ilahi itu sendiri, tetapi ISA sendiri tak perduli dengan panggilan, Ia telah dipanggil Tuan, Tuhan yang berarti Tuan (Sir), Nabi, Guru, Mesias, Anak Allah, toh tetap ia tak perduli panggilan, karena hidupNya ada untuk benar-benar telah membawa misi revolusi kerohanian dan kemanusiaan (bukan mempersoalkan nama, siapa dia atau kedudukannya sebagai Nabi, Manusia Atau Tuhan), ia telah membawa ajaran yang berbeda, bahkan telah membuktikan Cinta BapakNya melalui pengorbanan Besar dirinya.
Pernahkan kita dengar ajaran Musa mata ganti mata, gigi ganti gigi yang kemudian telah diubahNya dengan siapa yang menampar pipimu berikan pipimu yang lain.
Padahal sangat sulit buat hidup kita membiarkan diri kita dilindas orang lain, atau membiarkan diri kita di caci maki, tapi ISA mengajar kan agar kita malah menyerahkan diri kita biar dicaci maki atau dilindas saat kita menerima aniaya itu, bahkan mengampuni mereka yang berbuat jahat kepada kita.
Lalu bagaimana dengan sebuah pristiwa yang ditulis di kitab suci, saat ia dihadirkan seorang pelacur yang siap diadili ramai-ramai lalu ia berkata kepada mereka yang beramai-ramai membawa pelacur itu “Siapa diantara kalian yang tidak berdosa, lemar batu yang pertama”, dan mereka bubar, karena sadar mereka berdosa, bisa jadi kan beberapa orang yang mengadili itu pernah memakai jasa si pelacur.
Bisakah hal itu direfleksikan didalam diri kita , sering kali kita merasa diri suci, menghakimi orang lain, nyatanya hidup kita rupanya juga tidak benar-benar suci.

5/5/09 6:50 AM
Markus AP

podcast

Similar/Related Posts

  • No related posts found.

5 Responses to “Percikan Perenungan : Yesus”

Berat banget kang markus tulisannya
cus dah pernah baca The Gardener by Rabindranath Tagore?
Kapan cus kumpul2 katanya mau kumpul2?

Take care

lu terlalu pinter si wkwkwkwkwk

hahah bisa aja loe, kepintaran itu proses, klw tiap orang selalu mengunakan apa yng diberi tuhan didalam isi kepalanya, pasti jadi pinter…

untukk cis, gw punya dan pernah koq baca the gardener…udeh udeh baca…

tapi jujur aja, ai kenal lu dari dulu mang pinter GENIUS, lum lagi baek, lurusss, skr yg gw mau tanya, gimana bs kt yang udah 30 thn lebih jadi diri kita sendiri merubah mind set kt?

hahahaha ada2 aja loe…
mengubah mindset itu tidak mudah…hanya orang yang ingin dirinya berubah maka didalam pemikirannya tak akan pernah mau sama, hidup menurut dia selalu mengalami evolusi (perubahan), perubahan fisik bisa dilakukan, gemuk dengan diet bisa kurus, tapi perubahan yg susah itu perubahan isi kepala, gw bilang tadi seseorang yang mau berubah dan mengunakan segenap pemikirannya untuk berubah…maka ia akan berubah.
Caranya? Think think think…membuka semua pemikiran seluas-luasnya, orang yang sulit berubah adalah org yang berhenti mencari dalam hidupnya, orang yang “sudah” dan “merasa sudah” hebat, pandai, kayak, dewasa, bijaksana…repot orang-orang yang seperti ini, sulit untuk menemukan sebuah pemikiran lain atau mengubah mind setnya….

Leave a Comment

 

YAHOO PINGBOX
eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

STOP SOPA & PIPA
New eBook : Sajak Didalam Toilet

Sajak Didalam Toilet - view online

Donation
feedback