Tout doit être fait, rien ne peut changer, seul Dieu peut changer les choses pour le mieux, mais je voulais terminer, parce qu\'il a laissé de profondes blessures, douloureux, très douloureux ....


5:21 pm, January 14, 2010
Pages
Blackberry Note
  • Cinta Tetap Agung
    March 12, 2010 | 6:17 am Apakah masih banyak orang mempercayai cinta?, apakah nilai-nilai agung dari cinta tetap dipercayai?, hampir semua orang tidak lagi mempercayai cinta, tetapi bukan berarti cinta telah lenyap, cinta tetap ada walau semua orang tidak lagi memandangnya, cinta tetap luhur nilai-nilainya walau telah ditinggalkan, tetapi mereka yang mempercayai cinta, lumrah jika ia mengagungkannya, karena sedari awal [...]
  • RSSArchive for Blackberry Note »
About The Author
Everybody call him Marks, peoples say he is outgoing, caring, nice, cool, gentleman, humble, straight to the point, sometime he so quite, relegius, Intelligent, thinkers, honest, Confident, social butterfly, helpful & friendly. He always said : ‘Im still learn many thing in this life, Im not PERFECT person, Im not SUPER, or im not done in this life, especially with my self, so don’t expect too much, I just being my self. I just being what God want me to be.. In my life i just make everything simple, my life is to love, doing the best for me and another. “Hey life is not easy but make it simple”.

Recent Posts
Categories
Recent Comments
Reply Comments
Top Commentators
  • irh (102)
  • Novi Haryono (60)
  • annz (56)
  • Ir'eNe (43)
  • viona (43)
  • cis (28)
  • novia (19)
  • nefertiti (17)
  • dianahalim (16)
  • suz4n (13)
  • -Anne (11)
  • hanny_aza (11)
  • Melda (11)
  • anastasia (10)
  • febz (9)
Login




Register Lost your password?

Parodi : Cinta MS-Word
By. marcus . May 2nd, 2009 at 9:06 am
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Parodi : Cinta MS-Word

    Jika anda pernah membaca tulisan saya, sebagaian tulisan saya pasti bicara tentang kehidupan, terlebih tentang cinta, ada seorang yang tak saya kenal pembaca blog saya, saking sok kenalnya dengan saya ia duduk minum kopi dengan saya disebuah mall lalu berkata kalau saya ini menulis dengan cengeng, tentu ia hanya membaca saja dalam konsep berfikirnya, tak tahu bagaimana proses hati tadi berubah menjadi tulisan, bagaimana pengalaman manis dan sepet hidup ini lalu dituangkan dalam tulisan, yah mungkin suasana hati yang memerah biru tadi benar-benar seolah nampak meniris hati, tapi toh tulisan yang memerah biru tadi yang saya ketik di MS-word juga melalui proses yang panjang dan kemudian hanya sebuah ungkapan pengalaman berharga yang kemudian hari tak membuat saya selalu melankolis saja.
    Hidup saya nyatanya tetap berdiri tegak dengan pilihan hidup yang saya pilih dan saya jalani.
    Saya tetap berdiri jadi pria yang punya prinsip kuat, pendirian kuat, dan kekuatan yang mampu menjalani kesulitan apapun, ahhh apa lagi kesulitan cinta…
    Orang hidup bisa memilih jalan yang salah, tetapi yang pandai ga mau dua kali kan salah melulu…itu namanya bego.
    Jadi apa yang saya tulis sebenarnya pengalaman tentang kekuatan, bukan tentang kecengengan…
    Jadi pendapat tadi bisa salah dong? Yah namanya pendapat bisa koq salah.
    Setiap orang punya pendapat, setiap orang punya point of  view, saya pun kali ini menulis kritik tajam, dengan point of view saya yang ada, dengan bahasa saya yang tegas, menyindir dan mencoba membuka kebenaran…tak salah toh kalau kebenaran di gamblangkan, tidak ditutup-tutupi, HARAP DIMAKLUMI, TULISAN INI TIDAK MENYINGUNG SATU PIHAK, PIHAK TERTENTU, TAPI KALAU KITA CERMATI, HAL INI TERJADI DIBANYAK KEHIDUPAN PRIBADI. TIDAK CUMA SATU PRIBADI. SOMEWARE OUT THERE PASTI MENGALAMI APA YANG SAYA KATAKAN DALAM CATATAN INI.
    DAN KEBENARAN ADA DILUAR SANA, KEBENARAN TAK BISA DIPUTAR BALIKKAN, WALAU ANDA BENAR BISA JADI SALAH, SALAH JADI BENAR.
    Oke, kita kembali ke cinta MS-WORD, cinta MS-word tadi terbukit bukan sekedar “WORD”, apa lagi “word” tanpa arti, tapi action, bukankah demikian sesunguhnya cinta…?, cinta kan bukan sebuah ungkapan “I LOVE YOU”, “I LOVE YOU SO MUCH” “I LAP YOU SO MAT”, baru-baru ini keponakan saya yang paling saya cintai, sedang bisa-bisanya bicara “I love you…I love u”, mungkin ia tak tahu artinya, tetapi, nampak tulus dan lucu saat kita yang mencintainya mendengarkan. 
    Bagaimana dengan kita yang dewasa…bahanyanya ungkapan tadi menjadi nampak RANCU jika tak pernah dikatakan lansung dengan makna/arti yang sangat berarti dari hati dan kadang kata “ILOVE YOU” diungkapkan tanpa tatap mata yang serius (matanya malah lari sana sini), bahanyanya hanya sekedar ungkapan dalam short text message, or kata-kata di messenger….alahhhh makkkkk basi ah.
    Jadi mustinya cinta itu kan benar-benar pembuktian seberapa “BESAR” cinta itu, seberapa kekuatan cinta itu, seberapa murninya cinta itu, kemana cinta itu mau dibawa, seberapa cinta itu benar-benar bukti nyata, inget ya kata-katanya “NYATA”, sadarkah kita Cinta bukan “omdo” (omong doang), cinta bukan kata-kata saja tapi benar-benar action, cinta bukan sandiwara atau opera sabun di TV, yang bisa di rewind ulangan siarannya.
    Saya pernah jatuh cinta dengan seorang anak Pendeta, yang tinggal di California, ia pernah berkata kepada saya “kalau kamu serius datang kesini dong”, heheh, benar juga katanya…saya menjawab “kalau saya punya Jet, udah berangkat hari ini juga”.
    CINTA IS ACTION…CINTA PERLU PEMBUKTIAAN.
    Susahnya kan cinta itu diartikan dengan nilai-nilai yang salah, cinta dinomor sekiankan dengan “kekuasaan”, “uang”, “nama baik”, sedangkan cinta memiliki nilainya sendiri dan perlu dibuktikan.
    Maka kadang hati nurani pun disingkirkan demi sesuatu yang jelas-jelas salah.
    Sekali lagi saya berkata “CINTA IS ACTION”, maka seharusnya saat saya mencintai seseorang, maka tak cuma gunung ku seberangi, laut ku daki, eh salah ya, maksud saya gunung ku daki pake helicopter, laut ku seberangi pake kapal selam…hehehe.
    Kadang bukan hanya urusan gunung dan laut yang dihadapi, diacam-acam “gertak sambal” pun saya hadapi, di dukunin pun saya hadapi, di todong pistol pun saya hadapi, artinya bawa cinta tidak bisa diusir dari hati kita sekalipun nyawa bayarannya.
    Sekalipun kita kehilangan apapun karena cinta….
    APAKAH ANDA SEPERTI INI, SEKUAT APA CINTA ANDA?
    Nyatanya kan ga selalu seperti ini?
    Baru digertak bapaknya udah kabur…hahhaha, lucu…
    Nyatanya lagi cinta ga selalu seperti ini?
    Cinta kepada pacar, tapi selingkuh biasa, rajin lirik sana-sini biasa, kebenaran dan kejujuran bisa disembunyikan dan diputar balik, dan parahnya bangga bisa bilang “gw dapet cowok kayak gitu bisa dapet 100”, kalau gitu kumpulin dong lalu di jejer dilapangan bola.
    Eh tapi bisa jadi loh cinta itu dilupakan sejenak, saat kita terdesak…saat kita pucat pasih, ga bisa mencari jalan keluar dan akhirnya “aku hanya mencintai kamu, dia cuma orang lewat yang ngejar-ngejar aku”. Buset deh….cinta koq dijual-jual, cinta koq di gadaikan demi keselamatan sendiri. So you see the quality?, kalau cinta juga keteguhan hati, mana keteguhan hatinya….belajar dulu deh baru ujian.
    Cinta kepada keluarga (istri,anak,suami), sadar dong, gini aja masa ga bisa, masa saya harus ngajarin, hey kalau kita mau berhasil dalam rumah tangga, ada cinta yang tercurah buat anak dan istri, atau suami dan anak, cinta yang ga termotivasi sesuatu, cinta yang tidak tergantikan dengan motivasi yang lain, tak ada niat untuk selingkuhi istri, ada cinta antara istri dan suami, gak niatnya nyari hata, kalau dasarnya aja ga ada, mau jadi apa keluarga ini?, jangan salah jika anak-anak tak punya contoh untuk dicontoh, tak bisa liat gambaran keharmonisan buat keluarganya kelak. Saya notabane belum berkeluarga, koq saya bisa tau ya prinsip-prinsip ini, dan beberapa keluarga bertanya hal-hal begini ke saya?.
    Kalau sadar tentang cinta, semua orang yang dewasa dan bijaksana pun tidak menjual cinta demi uang.  Motivasi hatinya mulia, bersih, otaknya ga kotor dan aneh.
    Saya punya seorang teman yang memiliki keluarga dengan tiga anak, ia selalu pingin cepat kembali ke rumah untuk bermain dengan sang anak, keluarganya begitu harmonis dan penuh cinta, duh ngiri ga sih liatnya? Mau liat? Saya bawa anda melihat ke keluarga itu…
    Saya juga punya sahabat yang dulunya hidup buruk, setelah berkeluarga, astagaaaaa, betapa berubahnya ia menjadi seorang bapak yang bijaksana dan baik.
    Saya punya sejuta gambaran dan contoh, bahkan menjalani kehidupan  yang demikian, untuk itu konsep dan pikiran saya pun penuh dengan hal-hal yang real dan baik, TIDAK KOTOR.
    Cinta kepada orang tua, saya sangat bangga kalau ada orang bisa cinta kepada orang tua begitu rupa, dengan rasa hormat dan rasa tulus menghargai orang tua yang sudah melalukan begitu banyak, tapi tentu ya ada tapinya, orang tua seperti apa yang perlu untuk dihargai dengan tulus…tentu yang benar-benar juga mencintai anaknya dengan tulus dan ga salah konsep, saya kadang heran jika menemukan orang tua yang berkata “eh lo udah gw lahirin, gw gedein, sekarang lo balas jasa ke gw” nampaknya jadi rancu jika orang tua berkata demikian, jadi pengorbanan orang tua pamrih dong.
    Saya percaya disurga sana, hal ini tak bisa dibenarkan.
    Kitab suci berkata “hey orang tua, jangan sakiti anakmu” jadi kalau hati orang tua disakiti, tentu karena bahasa tadi rupanya telah melukai hati anak-anak mereka.
    Saya bangga pada orang tua saya yang mendidik dan membesarkan saya “tanpa pamrih”, tak pernah saya diminta harus melakukan apa buat menghormati mereka, dan membalas jasa mereka, bahkan mereka hanya mau melihat anaknya bahagia dan berhasil dengan jalan yang anak mereka ambil, memberikan TANGUNG JAWAB dan kebebasan untuk menjadi bahagia, mereka hanya menuntun kita dan mendidik kita menjadi dewasa setelah kita dewasa kita dibiarkan terus bertumbuh untuk menjadi maju dan bijaksana, tapi ada pula kan yang sebaliknya, orang tua tak pernah sadar anaknya sudah 30 tahun, tetapi tetap diperlakukan seperti 13 tahun dengan aturan dan koridor mana anaknya bisa berjalan, jodoh diatur, kerja diatur…entah apa lagi yang diatur, jangan-jangan warna celana dalam juga diatur.
    Seorang bijaksana, dan motivator ternama berkata, keberhasilan dan kegagalan anak, bukan hanya tangung jawab si anak, tetapi sebagian besar tangung jawab orang tua mendidik, menjadi panutan, menjadi contoh, menjadi sumber pengetahuan bagi anaknya, bentukan psikologis anak adalah cerminan dari orang tuanya.
    Contoh saja : Hey orang tua, pernahkah kita berkata “kamu jangan kayak bapakmu…” atau “kamu jangan kayak ibumu”…lalu kemana anak-anak mau bercermin dan mencari panutan?, kemana anak-anak mau belajar jika panutannya tidak ada…akhirnya jangan salah jika kita memiliki anak-anak yang tak punya karakter diri dan memberontak, dan bodohnya orang tua heran “darimana sih kamu koq bisa begini”.
    Jangan salah pula jika kemudian hari memiliki anak-anak yang tidak tangung jawab dengan melempar kesalahan kepada orang lain “Dia tuh yang salah….”.
    Ingat pepatah berkata “air cucuran jatuhnya keplimbahan…”
    Don’t blame on your kids, blame your self….
    Kalau anak tidak bisa bijaksana, karena orang tuanya tidak bijaksana.
    Kalau anak bisa melawan, karena orang tuanya mengekang dan memperlakukan seperti burung dalam sangkar anak-anak mereka.
    Agama dan kitab suci mengajarkan, anak akan terberkati jika diberkati, anak akan terkutuk jika dikutuk.
    Kalau orang tua selalu saja berkata “Hey kamu anak kurang ajar ya….” Ya jadilah dia anak kurang ajar…
    Hey pikir terbalik, apa yang terjadi jika anda yang seperti itu?
    MANUSIA PUNYA HAK ASASI, sesuatu yang ada dalam hati dan hidup mereka dan kodrat mereka yang tidak bisa di singkirkan dari lahir.
    Semua agama mengajarkan, prinsip akil balig, artinya anak sebelum akil balig itu tangung jawab orang tua, setelah akil balig semua hal dalam hidupnya tangung jawab sang anak sendiri. Baca kitab suci anda…(Bagi yang Nasrani, baca Ulangan, dan keluaran).
    Cinta yang murni itu tidak cuma omong doang, bukan juga cuma kata-kata diatas kertas, tapi sebuah kenyataan yang benar-benar bahwa cinta itu harus dibuktikan. Bahasa kerennya di IMPLEMENTASI KAN…dan di implementasikan dengan ketulusan, dan prinsip yang benar…tidak ngawur…
     Jadi jika implementasinya salah, salah pula kehidupan.

29/4/2008 – 2/5/2008 9:06 AM
Markus AP

  • Share/Bookmark

15 Responses to “Parodi : Cinta MS-Word”

irh - May 4th, 2009 - 6:14 pm
 

wkwkwkwk
gunung ku daki laut ku seberangi
monas ku panjat ciliwung ku berenangi

ah lu cus mah bisa aja
jaman skrg cuma lu aja kali yg lurus
lu inget kan cowo/cewe jmn sekarang
lurus nya ga jelas, bisa lurus, malah ada yang bengkok ga jelas

cinta itu menurut ai bikin jembatan dari awal sampai akhir diujungnya, dibangun dengan hati-hati dengan dasar yg kokoh
hati-hati sama yang “SETIA” a.k.a setiap tikungan ada, focusnya ya cuma tengok kanan kiri ga jelas

lu terakhir ai call nampak capek dan stress, sini lu liburan di sini, apartemen kosong tuh, keep smart bro!!!!!!!!!!!!!

marcus - May 6th, 2009 - 8:30 am

ja ja ja, ich meine zurück, wenn ich etwas falsch gegangen in der zweiten

marcus - May 4th, 2009 - 7:11 pm
 

hoho, emang gw demen jalan yg lurus-lurus aja, belok2 ribet hahahahahahah
jalan di jakarta cuma tol doang yang lurus
lo gila kalau gw manjat monas, malessss tar tau2 di tangkep polisi lage hahahah, duh mules gw ketawa, gw daripada manjat monas mending lari pagi disenayan ma marco, ma anak didiknya yang baret ijo masih ijo2…
kemana marco ya? gw jadi inget filosofi kambingnya dia.. hahahhaha
eh lo lage pake bikin filosofi “jembatan” cinta jembatan? hahahah tar gw bikin tulisannya yaaaaaa
hadohhhh mules gw mulesssssss

iye deh tar kalau duitnya ada lage mampir ke sono, nginep di Waldof ya tapi lo dong yang bayarinnnnnnn hahahahhaah…

irh - May 6th, 2009 - 8:01 am
 

was sie wollen, mit Ihnen? versuchen Sie zu fangen Sie? Sie sehen Ihren Rücken, sehen Sie Ihren Rücken, lernen Sie schon, um zu sehen, nichts Böses, höre nichts Böses, nichts Böses tun, denke ich, etwas stimmt hier nicht

marcus - May 6th, 2009 - 9:19 am
 

Bukan Cinta Biasa (By AFGAN)

Kali ini kusadari
aku telah jatuh cinta
dari hati terdalam
sungguh aku cinta padamu

reff:
cintaku bukan lah cinta biasa
jika kamu yang memiliki
dan kamu yang temaniku seumur hidupku

t’rimalah pengakuanku
percayalah kepadaku
s’mua ini kulakukan
karena kamu memang untukku

back to reff

seumur hidupku…..
back to reff (2x)
t’rimalah pengakuan ku…

irh - May 20th, 2009 - 2:18 pm
 

cus cus gunung udah didaki, laut diseberangi abis itu apa cus? lu disuru pulang naik getek t sambil ngemut jari? not make sanse……………..untung lu marco ga ada, ditabok-tabok marco lu sampe melek

Cinta kepada pacar, tapi selingkuh biasa, rajin lirik sana-sini biasa, kebenaran dan kejujuran bisa disembunyikan dan diputar balik, dan parahnya bangga bisa bilang “gw dapet cowok kayak gitu bisa dapet 100”, kalau gitu kumpulin dong lalu di jejer dilapangan bola.

good good good good, tulisan lu mantabbbb mantab neh omongannnnn, cus lu ikut di jejer cus di lapangan bola? hahahaha, pasti lu melengang kangkunggggg malah nongkrong di starbucks ya…ya ga? wah salah strategi marcus digituinnnn

jetzt oder nie? ja oder nein? Friss oder stirb?

marcus - May 22nd, 2009 - 8:34 am

hahaha, iye neh gw abis naik gunung, nyelem kelaut, pulang naik getek, naik getek nyeberangin ciliwung naikk getek perlu keberaniaan juga loh, nyali harus gede…diciliwung banyak buaya kan (red bukan buaya darat).
Susah jeng, pengalaman gw kan beda, gw udah tau prinsipnya DASARnya, walau gw tau prinsipnya gw juga mau ngapain mempertimbangkan dulu, strategi gw pikir masak-masak, kalau gw kurang ahli, gw nanya beberapa “penasehat”, gw aja yang udah pengalaman aja gak merasa sok bisa menghadapi apapun…”dua kepala lebih baik dari satu kepala”.

Yang harus dipegang dari manusia hidup itu konsistensi, kekuatan, kestabilan, kesetiaan, kedewasaan, kebahagiaan, cinta, pengalaman hidup memicu kita bisa demikiaan…pengalaman tentu lewatin ujian…
berapa banyak kali gw lewatin ujian?, dan gw juga liat sahabat-sahabat gw yang lewatin ujian, mereka makin bangga dengan jalan yang mereka pilih, makin kuat melangkah…bukan mutung, bukan malah loyo.

Gw pernah deh nulis 2 tahun lalu, the truth of faith, tentang abraham yang melangkah keluar dari kampung halamannya, dan sekarang menjadi bapak orang beriman…menjadi akar 2 agama besar. Dimulia-muliakan.
Pikir apa yang terjadi jika abraham tidak melangkah dari rumahnya? dia dengan nyaman hidup dilingkungan yang menyembah berhala?, cucu cucu keturunan abraham tak akan punya iman seperti sekarang, tak ada 2 agama besar. Abraham akan tidak dikenal, “sapa loe, sapa tuh abraham…” ya ga?
Iman = Percaya.
Kalau percaya kita benar, maka kita benar, dan kita dibenarkan karena percaya kita.
Kalau percaya kita gagal, maka kita gagal,
Kalau percaya kita goblok, maka kita goblok,
Kalau percaya kita berhasil, maka kita berhasil,

RATUSAN kali gw bilang, hidup bisa berat, kita boleh lelah, dan kita perlu ISTIRAHAT, bukan MUNDUR…
Hidup itu maju ke depan, bukan malah MUNDUR. Ga perlu masuk lubang dua kali kan.
Apa yang terjadi jika ISA pada saat itu mundur menyiarkan ajaranNya? lo tau, dia akan dihujat “Tuh kan dia gagal” “Tuh kan dia hanya segitu doang”. Nyatanya…anak cucu kita nanti bisa mengenal ajaraNya.

Kalau ada orang bilang bahwa kita “apapun” yang buruk, dan kita tahu kita benar…ga perlu takut kan untuk ngomong benar, dan bukan malah menghancurkan hidupnya, tetapi malah bilang “GUE BUKTIIN HIDUP GW BENER”…”GUE BUKTIIN HIDUP PILIHAN GW INI TEPAT”…”GUE BUKTTIN GUE BISA BAHAGIA” someday mata orang-orang itu melek koq….

Jaman sekarang orang susah,,, maunya instant, maunya cepet, so they sold his soul to devil…

Kalau kita berpegang pada prinsip, pada kebenaran yang kita percaya, kenapa harus takut untuk gagal?
Kenapa kita harus takut dihujat, disisihkan…kenapa bisa begitu mudah di bodo-bodoin.

Gw mending lari tuh keliling senayan daripada dijejer dipalangan bolaaaaaaa wkwkkwkwkwkw

irh - May 23rd, 2009 - 7:02 am
 

hayah muncul deh manusia yang dicari-cari, udeh naek getek nya? atau jangan2 lu ikut dijejer dikantor FBI jadi korban, itu tu yg kayak di film2

marky nanya neh

Habe ich seit der am besten mit meinem Leben?

marcus - May 23rd, 2009 - 2:43 pm

wkwkwkwk, loe mah gile, bilble lo tinggal2…buat ganjel pintu?
wah gw mah bosen makan gado2 karedok, baso tembak mah sekarang udah ga jaman…ada tuh enak…saboaga something lah namanya…mantab banget,,,,, lo tau gw kan ga demen baso, jadi demen wkwkwkwkwkkwk…

marcus - May 23rd, 2009 - 9:26 am
 

wkwkwkw, dodol garut, eh yang di jejer diruang pemeriksaan itu penjahat, kriminal, kalau korban mana pernah di jejer diruang pemeriksaan, lo nonton film rusia ya?….. atau pilem jadul…..

Habe ich seit der am besten mit meinem Leben?

gw nanya balik neh Haben Sie sich Ihr Leben gern? Haben Sie sich Ihr Leben ändern?
did you feel your life is happy?

Kalau loe happy, inget ya kata-katanya “KALAU” artinya lo sudah mencapai sesuatu dengan kemampuan loe dan melakukan dengan usah yang terbaik…
Apa sih yang dilakukan orang hidup? menjalaninya dan melakukan yang terbaikan,…. di level pertama ya melakukannya buat dirinya sendiri,…. lalu buat orang lain dilevel selanjutnya, dilevel yang tinggi lagi ia melakukan yang terbaik buat Tuhannya.

Penjelasannya…
Awalnya ia akan mencari dan melakukan sesuatu buat hidupnya dulu,… yang terbaik, ia bertekat untuk berubah, ia bertekad untuk maju, dll,…. kemudian buat orang lain, orang yang ada disekeliling dia…., pada level selanjutnya, ia melakukan kebaikan untuk agar mendapat rido dari Tuhan…artinya nabung buat akhirat.

Coba deh lu inget-inget, Irene hedrata yang gw kenal 5 tahun lalu, dengan yang sekarang bisa terbang ke mana aja dia mau, sedang lima tahun lalu hanya seorang staf freelance biasa, dan sekarang sudah berlevel BOSS, kalau loe dari awal bermental “ah gw pegawai biasa…” “ah gw ini cuma staff biasa’”, “ah gw orang gagal”. what happen…? YOU CHANGE? YOU NOT HAPPY? YOU HAPPY TOH?
Babe loe omm hendrata,…. yang kaya tu bisa ngasi loe semuanya,…. tapi ia malah mau loe sukses karena kemampuan loe, apa yang terjadi, dia bangga dan jadilah loe yang kaga dibawelin urusan ngurus duitnya? Masih demen main catur jeng babe loe?

Fase kedua, saat loe sekarang dapet laki baik yang luar biasa cintanya ma loe, lom lage pinter? Dibanding laki yang lo tinggal kerja, lalu dia bawa masuk tetangganya ke flat….lo happy dengan itu or yang sekarang? what happen…? YOU CHANGE? YOU NOT HAPPY? YOU HAPPY TOH?

Fisikly lo ga berubah (tetep fresh, caem hahahah),…. yah nambah keren dikit lah dengan jimmy cho, gucci wkwkwkwkwk, but yang important kan your mind set gak mind set lama gak barang bekas, and what happen, your life is happy? Yeah i think…

irh - May 23rd, 2009 - 10:47 am
 

Gile ye, bales nya banyak bener
Cus, dont worrie im happy with my life
Thank’s to you, eh mas kalau ga ade masternya mana bisa kalau lu ga tell me the truth ai ga akan kebuka
IM HAPPY

marcus - May 23rd, 2009 - 11:01 am
 

MASTER Kungfu? wkwkwkwkwk, ciattttttttttttttt Dodol garut loe, ….. life is the truth teacher….

Gw nanya lage neh, gampang gak loe laluin semua itu? NO sama dengan gw, apapun yang dulu pernah gw alamin juga ga gampang….loe masih baca bible?
Baca ga saat ELIA loyo di sebuah gua dan berkata kepada Tuhan kalau dia tinggal sendiri sebab nabi2NYA udah dibunuhin, Tuhan jawab “bangun loe jalan ke jalan loe…” (maksudnya eh dodol jangan loyo).
Baca ga saat Musa diributin urusan perut, karena rakyatnya laper, stress juga Musa sampe lapor Tuhannya, Tuhannya cuma memperintahkan sesuatu untuk musa lakukan…musa lakukan dan percaya dia lakukan.
Liat tuh orang-orang hebat yang mengalami kesulitan hidup…yang elia nyawa taruhannya dia mau dibunuh, musa yang siap digebukin orang karena rakyatnya laper…

Orang jaman sekarang didunia yang serba hightech, BB, lois vitton, yang maunya serba instant, pasti bilang “ITS BULLSHIT GOD”, “ITS BULLSHIT THAT STORY”….masalah dateng, kaburnya ke sabu, narkoba, dan banyak lagi…Oh ya?
Padahal dasar dari cerita itu apa? IMAN…PERCAYA…

Pake pikiran general aja, gw ber juta juta kali bicara…kalau loe percaya loe akan gagal ya loe akan gagal, kalau loe percaya loe ga akan bisa ya loe ga akan bisa….kembalinya kan ke jaiwa dan hati loe, ga bisa kan gw yang percaya loe yang berhasil?????????

BACA NEH yang ngomong bukan gw….

Benjamin Franklin: There are no gains without pains.
Bernadette Devlin: Yesterday I dared to struggle. Today I dare to win.
David Brinkley: A successful person is one who can lay a firm foundation with the bricks that others throw at him or her.
Abraham Lincoln: Always bear in mind that your own resolution to succeed is more important than any other one thing.

irh - May 23rd, 2009 - 2:25 pm
 

hahahah pak bible ketinggalan di Manhattan
speachless ai kalau lu dah ceramah hahahaha
pak ai masih suka pake sendal ko, kangen ma kredok, baso tembak senayan

Novi Haryono - October 2nd, 2009 - 2:51 pm
 

Kalo bahasa Manado.. I LAP YOU itu artinya SAYA TEMPELENG KAMU…

marcus - October 3rd, 2009 - 11:23 am

@Novi Haryono : masa di tempeleng sih?

Leave a Comment

Twitter Updates
    News
    • 1:40 am, February 15, 2010
      Selamat Hari raya Imlek Kong Xi Fat Chai, semoga keberhuntungan ditahun macan memberikan sejahtera bagi kita semua...Kong xi Kong xi...
      From: Markus

    • 3:47 am, January 5, 2010
      Kami Turut Kehilangan Yang Mendalam Atas Berpulangnya Presiden Ke 4 RI Abdulrahman Wahid - Gus Dur, Semoga Amal, Perbuatan Dan Ajaran, Semangat Purlalisme nya Selalu Diteruskan Oleh Bangsa Ini. Kita Semua Sangat Kehilangan Akan Pemikiran dan Semangatnya Bagi Demokrasi Di Indonesia. Selamat Jalan Gus Dur...
      From: Markus

    • 9:05 am, December 31, 2009
      Markus Manifesto mengucapkan selamat Tahun baru 2010 semoga kesuksesan, kebahagiaan, cinta menyertai kita semua. Semoga ditahun 2010 Indonesia makin maju dalam segala bidang.
      From: Markus

    InspectorWordpress has prevented 0 attacks. Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.