Dibalik hentak derap
Dunia neraka
Kemarau mengeringkan
Hati kehidupan
Lalu terdengar
Sayup suara sepoi
Angin
Melengang pergi
Dari hentak derap
Dunia neraka
Memberi sejenak
Sejuk dan nafas
Kehidupan
Yang mulai sesak…
16/10/2008 6:10 PM
Markus AP
16/10/2008 6:10 PM
Markus AP
12/10/2008 4:31 PM
Markus AP
Kataku
“Aku sedih karena mawar yang layu dan pergi?”
Lalu ia bertanya lagi
“Kenapa kau sedih kepada mawar? Sedang
kepada pohon jarak yang mati kau tak sedih?”
Kataku
“Mawar memberi warnanya untuk menghidupi kehidupan
Pohon jarak hanya memberi getahnya yang beracun untuk
Membunuh kehidupan”
IA berkata lagi
“Janganlah bersedih lagi, sejuta mawar akan mekar disekelilingmu”
Saat itu pula, mawar-mawar mekar disekeliling ku berpijak…
Tapi aku tetap sedih, karena sebuah mawar layu dan pergi!!
8/10/2008 6:58 PM
Markus AP
Maaf ku tak dapat
Dengar suara lonceng
Gereja mu waktu itu
Tak dapat menyimak
Doa-doa bagimu
dihadapanNya saat itu
Tapi selalu
Komat kamit ku
Kepada langit
Buat mu
Selalu menyertai
Untuk My Angles and my good firend
- V –
8/10/2008 6:47 PM
Markus AP
PS: I’ll miss our gosip and chit chat and I’ll never forgot you as my good friend.
Read MoreMeyibak malam
Sampai pagi merekah merah
Lunglai suara camarku
Terbelengu dingin juga panas
Melepas angan, terbang
Mencapai bintang
Maupun bulan
Memeluk sibuk
Sampai waktu tak tau batas
Untuk -List-
7/10/2008 7:16 PM
Markus AP
Dialog Dengan Malaikat V
Seorang malaikat bertanya padaku
“Kenapa kau berdiri terdiam dengan sorot mata tajam seperti elang?”
Kataku
“Aku siap menghadapi pengadilan? Aku siap mereka yang mengadiliku”
Lalu ia bertanya lagi
“Siapa yang mengadilimu? Waktu pengadilanmu belum tiba”
Kataku
“Mereka yang memaksa aku untuk memasung cinta”
IA berkata lagi
“Berdirilah disana diam, jangan pergi,
jangan kau pasung apa yang kau punya, karena Aku akan
merubuhkan tiap dasar batu pengadilan itu”
3/10/2008 11:58 AM
Markus AP