Never settle for being second when you know you deserve to be first, letting go isn\'t a sign of weakness, it\'s a sign you\'re strong enough to move on...


7:13 am, September 1, 2010
Pages
Recent Posts
Most Popular Posts
Last Blackberry Note
Categories
Recent Comments
Login




Register | Lost your password?
New eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

eBook : Kayurie

Kayurie : kumpulan cerpen & puisi, free reading online

Kayurie - view online


Catatan Journey II Febuary 2008
By. marcus . March 5th, 2008 at 10:46 am
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Catatan Journey II Febuary 2008


“Boleh dibaca oleh yang punya mata hati yang tidak buta, gak usah baca jika anda jadi gerah dengan tulisan saya”

    Dulu aku janji tidak menulis, rupanya aku tidak menepati janji ku itu, dalam dua tiga bulan saja aku sudah menulis lagi, ada sebagian yang lagi-lagi romantis kesannya, BASI!!! …artinya aku masih punya cinta yang aku hargai sampai kapanpun…syukur boo kalau cintaku masih ADA ARTINYA. Hahaha!
    Sebelum memulai…membaca tulisan saya butuh level berfikir yang tinggi, artinya paradox berfikirnya udah muncul, dan tak lagi mikir cuma sekotak saja.
    Kembali kepada janji saya untuk tidak menulis…rupanya janji tinggal janji, janji mudah dicuap, sulit dilakukan…memang memenuhi janji memerlukan konsitensi yang tinggi, sulit dan sesulit apapun dilakukan untuk menenuhi janji….perlu mental baja untuk menepatinya, bukan mental tempe…(tempe enak dimakan dan bervitamin, tetapi mental tempe tidak sehat bagi kehidupan hahahha)….ah gak papa cuma janji tidak menulis doang koq, bukan janji habis meniduri wanita lalu meninggalkannya hamil kan hahahaha !!! SORRY NOT ME!
Toh dengan menulis ada energi positif yang aku keluarkan, dan membuang energi negatif…ahhh aku tak berjanji hal besar yang aku tak tepati kan?…, bodo deh kalau orang lain mau gak tepati janjinya…that’s his own life.
    Sedikit menyingung tentang menulis…
    Apa sih yang aku tulis, selain pengalaman, dan hal-hal yang aku temui sepanjang kehidupan…(walau kadang hidupku lebih banyak gak enaknya ditikam orang), so jika aku ngomong tentang sebuah pemikiran “manifesto”, tentu saja sesuatu yang aku alami dan aku jalani sebagai prinsip-prinsip, ngapain juga ngomong kalau apa yang diomong tidak dijalani…atau gue sama sekali buta hal itu!.
    Sama halnya dengan mulut lemes para motivator yang menjual motivasi hidup tetapi hidupnya sendiri tak pernah tau apa yang dikataannya….
    Makanya dalam blog dan catatanku aku tak pernah nulis teori fisika sebab gue gak ngerti teori fisika, apa lagi teori relativitas atau teori lubang hitam!.
    Tapi sekalipun gak nulis teori fisik orang bilang aku “Smart”…jujurnya aku suka gatel mendengar julukan “smart”, sebab smart dalam benakku artinya ia pandai dalam segala hal, dan tentu orang smart sulit dibodohi orang lain, ditipu atau dikerjai oleh orang lain, mama bilang “loe aja goblok, bisa diboongin”… …jika aku masih bisa dibodohi artinya aku BELUM smart!.
Anggap saja seorang istri yang bergelar S2, tetapi koq masih bisa dibodohi suaminya sering kali selingkuh dengan banyak pria…eh maskudku dengan banyak wanita…
    Mungkin karena satu-satunya kebodohan sang istri adalah karena, sang istri tak pandai selingkuh dan tak bisa teori selingkuh, tak tau seni selingkuh itu gimana, hidupnya selalu setia…dan mungkin si suami yang hanya bergelar S1 itu, dari dulunya professor dalam urusan selingkuh “dia kalau mau jadi germo atau pakar selingkuh bisa dia lakukan dari dulu”…., ya jelas lah yang S2 akan gak ada apa-apanya!. Professor dilawan!!!!
    Tapi seberapa sih pandainya manusia?
    Toh Tuhan maha pandai, dan Tuhan maha melihat ya gak!
    Dan betapa miskinnya, kasihan, menyedihkan dan tidak mulia hati seorang suami (atau siapapun) jika hidupnya diisi dengan ketidak setiaan, tak menghargai komitment, apa lagi anuggrah!, maka jika dengan istri saja bisa gak setia apa lagi dengan Tuhan…kesian ya Tuhan ditikam dengan kejahatan dan dosa kita terus!..eh maksudku kesian ya pasangannya ditikam terus!.
    Terlepas dari urusan kesetiaan, aku suka malu menghadap Tuhan…jika aku lebih sering bikin salah dibanding bikin hal benar…tapi setidaknya Tuhan tahu seberapa besar keadaaan dan usahaku jadi manusia yang memanusiakan dirinya!…bukan jadi manusia yang menghewankan dirinya!.
    Anda tau kucing!, kucing itu dipiara oleh majikannya, sering manja sama majikannya, tapi namanya kucing “HEWAN” masih bisa nyolong ikan majikannya!.
    Jadi maaf-maaf kata…jika aku menghewankan orang yang tak bisa setia! Habis mirip kayak kucing heheheh, maksudku prilakunya!!!!!…Jangan tersingung….mutung, atau gerah… jika prilaku anda mirip kucing!!!
    Seperti kata Mario Teguh “suami-suami yang tidak setia akan gerah saat saya mulai bicara tentang perselingkuhan!!!, mereka akan berkata…ganti saluran TV nya!!!!”.
    Gak usah baca kalau gerah dengan tulisan ku, toh gue dah bilang diawal “Boleh dibaca oleh yang punya mata hati yang tidak buta, gak usah baca jika anda jadi gerah dengan tulisan saya”
    Gerah gak? Gerah gak di samakan sama samakan…. Bagi yang memang setia dan punya hati yang setia, ia gak akan gerah !!! Hahahha maaf ya jeng, kang!!
    Biar gak gerah, maka manusiakan diri anda jadi manusia jangan jadi KUCING!

So seperti tadi aku bilang diatas, jangan bicara teori kesetiaan kalau hidup gak bisa setia, gak usah kesal jika anda dikatai tidak setia, dicurigai seperti maling tentang kesetiaan…apa lagi jika hidup anda memang pernah tidak setia…apa lagi jika memang hidup anda belum benar bisa setia….nyatanya istri dimana-mana, pacar bisa punya tiga, cara nipu bisa macem-macem, sayang-sayangan bisa dengan siapa saja…alasan bisa banyak…, tapi hati yang lurus jujur sulit….ah auk ah gelap!!!
Dan orang yang mulia jika hidupnya bisa setia pada dirinya sendiri dan orang lain.
Dan orang yang beruntung mendapatkan orang yang setia.
Kenapa saya bilang beruntung?
Kenapa saya bilang mulia?
Karena orang yang setia ia tak kawatir jika dikatai tak setia…karena hatinya bersih dari ketidak setiaan, “gelap akan lari jika melihat terang!!!, tetapi hati yang terang tak bisa digelapi, atau hati yang terang akan makin terang jika diterangi”.
INTINYA!!! Jika anda tersingung, bearti bener dong!!!
Maka yang hatinya terang karena penuh kesetiaan ia hanya tersenyum dan membuktikan ia setia, tak kesal dengan hal yang tak benar….tetapi maling dituduh mencuri…ia akan berkata “aku gak maling koq”…mana ada maling ngaku!!!, maling ngaku penjara penuh, rampok ngaku penjara sumpek,!!!!
Mantan maling yang bijak akan berkata “aku memang pernah maling, aku tak tersingung dikatai itu, tetapi aku tak pernah menjadi maling lagi!” lalu ia tersenyum karena hidupnya benar-benar sudah isnyaf jadi maling!.
    JADI anda boleh bicara teori kesetiaan jika benar kualitas hidup anda benar-benar telah menjadi setia!
    Lalu kenapa saya bisa bilang beruntung? Siapa yang tak beruntung mendapatkan orang setia…seiapa yang tak beruntung mendapat orang yang mulia? Bukankah seseorang senang mendapatkan seorang yang punya KUALITAS…tapi seseorang akan menderita jika tidak mendapatkan orang yang tidak punya kualitas.
    Kita sering lupa bahwa hidup bukan Cuma urusan hidup, perut, uang, bertahan hidup…tetapi hidup juga meningkatkan KUALITAS akhlak, hati, diri.
    KAULITAS hidup itulah menunjukan manusia yang memanusiakan dirinya!, KUALITAS hidup bukan masalah teori, tetapi masalah bukti, kesunguhan hati, perubahan, dan kenyataan bahwa itu bukan teori.
So manusiakan diri anda!
    So juga … maling yang mau memanusiakan dirinya, maka ia pantas dibilang manusia!….pelacur atau germo yang bisa merubah hidupnya maka ia pantas dibilang berkualitas.
    SO jangan bicara Tuhan, jangan bicara kesetiaan, kalau KUALITAS HIDUP sama sekali tak ada buktinya….
    So gak usah tersingung!

    Dari urusan yang kecil saja aku bisa bahas panjang dalam sebuah tulisan..terakhir tadi aku bicara tentang tersingung…tipe dasar dari orang asia  khususnya Indonesia adalah punya hati yang lembut, tetapi saking lembutnya kadang jadi mudah tersingung. Dibarat gak begitu deh!.
    Tersingung atau mutung itu sudah hal biasa bagi tipe orang Indonesia…hati yang kotor jika diterangi akan kelihatan, seperti saya bilang tadi maling dikatai maling pasti gak ngaku…”gue memang maling koq!!!” hahahah kayaknya gak mungkin…pasti maling akan bilang “gue kalau mau maling dari dulu juga bisa”…yeee jadi maling koq bangga..atau bisa jadi maling koq bangga…ada juga bangga “gue kalau mau jadi mentri dari dulu bisa koq”…nah itu baru patut dibanggakan.
    COBA renungkan pemikiran ini!!!!
    Orang yang bisa bicara hal negatif yang bisa ia lakukan artinya didalam dirinya ada hal negatif itu…tetapi orang yang tak pernah tau hal negatif itu dan tak bisa melakukan tentu gak akan mau bilang bahwa ia mampu melakukan hal negatif itu…kata “BISA” itu menunjukan bahwa ia mampu melakukan sesuatu! Anak SD berkata “Aku bisa matematika!” artinya anda bisa melakukan perhitungan matematika.
    Coba pikirkan kalimat ini “Aku kalau mau jadi maling dari dulu bisa koq”…artinya anda punya kemampuan dong jadi maling…walau tidak dilakukan!. Wah artinya anda bakat dan punya ilmu permalingan yang tersimpan dalam diri anda dong! HEBAT!. Tapi bagi saya apa hebatnya jika anda bisa jadi sesuatu yang negatif…Gak penting kan!.
    Nabi Isa (Jesus) pernah berkata “apa yang keluar dari mulut berasal dari hati”. Aku bukan kurang ajar…tapi sedikit menambahi…maap ya…”kalau ada yang bisa keluar dari mulut tak dari hati artinya tong kosong nyaring bunyinya!!!!” hhahahaha…bisa teori gak  bisa praktek!..atau susah prakteknya.
    Kata atau kalimat itu mencerminkan keadaan hati anda.!
    Kata yang keras membuktikan dirinya orang keras,tegas.
    Kata yang bijak, membuktikan dirinya bijak.
    So gampang mengetahui keadaan orang lain, lihat saja mulutnya!
    Dalam agamaku dengan “mulut kita bisa diadili dan dibenarkan”.

    Dan mulutku jujur belakangan jadi sangat tajam, suka mengkritik hal yang tidak benar, tak jelas karena pernah ada orang beberapa waktu lalu berkata , “Cus…You just tell the truth nothing but the truth”.
Bicara hal benar itu patut…dan bicara hal benar gak perlu takut…artinya kualitas hidup kita bisa teruji benar…karena mulut sama teori sama, mulut, teori sama praktek sama….KESIAN kalau teorinya bagus…tapi nyatanya gak ada sama sekali isinya!.
(Aku pun selalu diuji dengan omonganku…winking

    Dengan menulis hal hal mulia aku gak menganggap diri jadi NABI yang suci nan bersih! Buktinya aku senang dikritik, apa lagi jika ada hal dalam hidup ku disalahkan… kesal sih lumrah lah, artinya aku masih punya kelemahaan disana.! Tapi nyatanya benar kata seorang teman, setidaknya 15 dari temanmu perduli dengan mu cus, kalau mereka perhatiaan dengan kritikan……wow banyak juga 15 masih perduli…artinya 15 orang itu TEMAN kan…teman apa dulu neh?, ya kalau pengetahuaan ku sih teman ya teman, teman bukan berarti teman yang bukan teman tapi mesra, atau Teman yang bisa di ajak TIDUR…. hhahahahh, gue pernah sih tidur sama teman…dulu tidur di kost temen…dan temen itu cowo… ”Jangan mikir ngeres!!!” gue gak HOMO!!!, GERMO . Najis!

    Perjalanan ku memang menyenangkan…itu intinya.    Banyak hal yang aku pelajari dari kehidupan yang singkat ini. Apa lagi jika bukan hidup itu sendiri, juga cinta…
    Salah satunya mengsyukuri kehidupan yang Tuhan beri, Tuhan itu maha ajaib kataku…dan sepanjang tiga bulan ini semua hal indah adanya…selalu hal baik adanya (kalau dicermati dan direnungkan)…walau rasanya kayak duduk dikursi listrik….pengen mampus, tapi syukur tak pernah habis buat TUHAN yang maha ajaib…karena kemaha ajaibannya IA selalu maha baik.
    Seorang teman bertanya kapan kembali ke sarang!, hahaha, belum saatnya gue turun gunug kataku!, Next, maybe I’ll be in Irak, or Maroco, or LA, or maybe Tibet, or Bangkok…London, or Frankfurt….I don’t know….WHO KNOWS…im not make this journey…GOD and someone make me do this!.
    Perjalanan begini penting buat hidupku…mengasah hati jadi makin tajam, mengasah hidup jadi makin runcing pada kehidupan, juga memanusiakan manusia…

Febuary 15,2008
Markus AP

City never sleep

  • Share/Bookmark

Leave a Comment

Top Commentators
Twitter Updates
    News
    • 11:04 pm, September 8, 2010
      Terselip khilaf dalam candaku,Tergores luka dalam tawaku,Terbelit pilu dalam tingkahku,Tersinggung rasa dalam bicaraku. Hari kemenangan telah tiba,Semoga diampuni salah dan dosa. Mari bersama bersihkan diri,sucikan hati di hari Fitri. Dengan segenap hati saya pribadi, berikut staf dan staf redaksi lepas (markus ap photography, manifesto publishing, markus manifesto) mengucapkan hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir batin
      From: Marcus

    • 8:04 pm, September 8, 2010
      Sorry for this inconvenience, we close our website for temporary, now our website is currently under maintenance, and for security reason we currently upgrading the system! Thank You
      From: Marcus

    Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.