Don Corleone said I m gonna make him an offer he cant refuse


12:07 am, June 24, 2010
Pages
Recent Posts
Most Popular Posts
Last Blackberry Note
Categories
Recent Comments
Login




Register | Lost your password?
New eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

eBook : Kayurie

Kayurie : kumpulan cerpen & puisi, free reading online

Kayurie - view online


Dari Jakarta Sampai Keramahan Singapore
By. marcus . January 5th, 2008 at 3:06 pm
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Dari Jakarta Sampai Keramahan Singapore

    Aku pernah membaca sebuah buku karya M.A.W. Brouwer (OFM) (Alm) berjudul “perjalanan spiritual – Dari Gumejeng Sunda Eksistensi Tuhan, Sampai Siberia” (walau belum selesai membacanya), aku mengagumi tulisan itu.
    Dan aku ingin suatu hari bisa mengalaminya, dalam buku itu Brouwer menulis perjalannya ke berbagai tempat didunia, tentu bagi Brouwer perjalanan itu tidak sekedar perjalanan “melancong”, sebab dalam bukunya ia tak sama sekali menjelaskan apa yang dilihatnya secara mendetail, tetapi ia lebih menulis siapa yang diamatinya dari kehidupan, lalu siapa yang ditemuinya dan dialog dengan mereka yang ditemui, dan tentu sesuatu yang memperkaya dirinya.
    Maka menurut Lieh Zi, seorang filsuf sejaman dengan Confusis ada tiga macam perjalanan.
    Yang pertama perjalanan melihat dan mengagumi negara yang dikunjungi lalu perjalanan untuk melihat perubahan apa yang terjadi di negara itu, ketiga adalah perjalanan “sempurna” yaitu perjalanan yang memperkaya diri, Yang dimaksud disini memperkaya diri secara spiritual. Entah jika kita membacanya masuk kedalam golongan apakah perjalannya itu?
    Oh ya, kalau ada yang belum tahu siapa Brouwer, ia seorang Kelahiran Delft Belanda, ia seorang Pastor Ordo Franasiskan (OFM), ia pernah mengisi kolom Konsultasi Psikolog di Kompas, ia termasuk ikut merintis berdirinya fakultas Psikologi Unpad.

    Mari kita mulai…
    Mencoba menulis sebuah perjalanan tak mudah, apa lagi menulis dengan gaya yang beda sangat tidak mudah, seperti sulitnya meninggalkan Jakarta menuju negeri yang tak tau, maka aku harus menulis nya sedikit-sedikit, seperti aku pun menyicil membaca buku Brouwer, sambil mencoba menangkap “soul” dari perjalanannya dan juga aku menangkap dari “soul” kota ini, kehidupan kota ini.
    Seperti aku bilang, menulis nya tak mudah karena aku menemukan banyak hal yang kadang aku ingat dan terlupakan, maklum masih baru disini…aku bukan juga cerita “Sinbad” dalam perjalannya mengarugi dunia dan bertemu dengan monster-monster, aku bertemu dengan “monster” juga, tetapi dalam sosok manusia tamak dalam kehidupan bisnis dan kerja, manusia yang egois hanya mementingkan dirinya…ah gak di Jakarta atau manapun sama aja…manusia…existensinya penuh dengan dosa dan keburukan hati. Aku juga tidak sempurna.

    Beberapa tahun lalu, aku pernah menulis puisi tentang New York, lalu puisi tentang Kota Tua, Semarang, Magis keindahan Taman sari Jogja, Taman Sari yang diam penuh misteri dan catatan-catatan pendek tentang kunjunganku keberbagai kota di Jawa, bali, sumatera dan kalimantan, tapi tentu tak pernah mendetail, serperti kunjunganku ke kalimantan, aku ingat bubur samarinda yang lebih mirip makan soto ambengan, tapi unik dan baru bagiku…
    Tak pernah aku menulis apa yang aku lihat dan apa yang aku alami disana, atau siapa yang aku temui.
    Aku ingat bagaimana Brouwer mengaggumi sunda…dan aku sesunguhnya lebih menganggumi Negara kelahiranku (walau semua citranya hampir tak ada positifnya), khususnya kota Jakarta dan Semarang yang kukagumi, mungkin agak keberpihakaan, jika aku mengangumi Semarang, karena itu tempat ku kecil tinggal dikampung dan dolanan kampung, aku masih ingat aku main jangkrik bersama tetangga-tetangga, dan semarang adalah asal kedua orang tua ku, juga makanan-makanan “Huw cek”  yang membuatku selalu pengen kembali ke sana….ah lupakan semarang…karena judul catatan ini “Singapore”.
    Tapi gak salah jika aku menyamakan Semarang sama dengan Singapore, bedanya cuma Singapore kota metroplitan, kota belanja…ya kota belanja (bagi yang seneng belanja, Singapore surganya), kota fashion, semua merek kelas atas, sampe merek abal-abal pun ada, barang murah, barang mahal, barang asli, atau “asli” semua ada…ahhh kota Mall juga.
    Sedangkan Semarang, kota kecil…hanya ada satu mall, beberapa plaza dan simpang lima, tentu di singapore tak ada nasi ayam, ketan bubuk, sate pak bagong
    Yang ada disini cuma chinise food yang murah di China Town atau penjual daging bebek yang digantung dengan sign board “No Singboard Boneless Braised Duck Rice Kway Chap”, aku tak paham artinya.
    Tapi Semarang juga ada China Town…disemarang masih ada orang-orang tua menyanyi karaoke diiringi band lagu-lagu cinta Theresa Teng.
    Disini, di china Town, pagi, hari libur, masih ada kakek-kakek tua bertongkat duduk dibangku bulat, atau memainkan alat musik sejenis sitar didepan pintu (entah rumahnya atau …winking.
    Yang kukagumi dari kedua kota itu…adalah masyarakatnya…Jakarta tak ada apa-apanya kalau bicara masyarakat, kota dimanapun di Indonesia tak ada apa-apanya dengan masyarakat dikedua kota itu…diSingapore, Chinise, Melayu, India, Inggris, Indonesia, Thai, Australia dan banyak etnis lain hampir tak ada bedanya sama sekali, mereka bisa saling sapa, dekat, mesra, sama dengan Semarang yang mayoritas Chinise yang bisa berdekatan dengan Jawa dan etnis lain, dengan mesra dan romantis. (Makanya kerusuhan 96, Semarang aman).
    Bagaimana dengan agama? Ahhh, sama mesranya dengan warna kulit, silaturahmi yang lebih indah dibanding kota di Indonesia.
    Tetapi nampaknya kita harus tengok kembali rasa nasionalis diri kita, dan mikir apakah pantas lambang negara kita Garuda Pancasila dibawahnya ditulis “Bhineka Tunggal Ika” (mungkin sebagian kita sudah lupa artinya)…sebab sering kita baca dan tonton di Tv, didaerah suku yang satu dan yang lainnya masih sering tak akur.
    Menyedihkan…
    Kita yang tau kata Indonesia (yang diberi nama oleh founding father kita), tentu akan mikir bahwa Indonesia memang Bhineka Tunggal Ika, (Indonesia terdiri dari dua kata, Indo mean campuran, Nesia mean Nation, pikirkan sendiri maknanya).
    Memalukan jika kita merasa bahwa kita tak bisa berdampingan dengan satu dengan yang lain…menyedihkan kan?
    Koq jadi cerita sejarah…(sejarah dan pengalaman masa lalu kunci belajar buat masa depan)
    Kembali ke Singapore…
    Kesibukan kota ini hampir serupa dengan Jakarta, setiap pagi semua orang bergegas kekantor, dengan berbagai macam transportasi seperti layaknya di kota-kota besar. Hampir setiap orang disini memilih MRT dan mengantri seperti layaknya mengantri Busway.
    Cuma bedanya Jakarta macet gara-gara angkot, disini tak ada mikrolet, metromini yang kotor, bau dan ugal-ugalan, dan teriak sopir “Anjing loe, bangsatttt minggir”, bahkan yang berkendaraan pribadi pengemudinya berdasi saja sering begitu.
    Kenapa hidup tak bersabar sedikit ajaaaa?
    Bisnis di kota ini hampir selalu meraup keuntungan besar tiap harinya, juga  keras, penuh persaingan.

    Oh ya yang aku terkesan, di kota ini seorang gadis cantik berambut panjang, berkulit kuning, secantik Michele Reis, fashionable berdandan bak Model Ana Mihajlovic, masih bisa terlihat berjalan menyeberangi zebra cross…menuju kantor.
    Sebuah kontras yang menarik! Kita sering berfikir dengan gaya demikian pasti minimal naiknya S-320. Ini berbeda!

    Dan ia selalu dengan sopan tersenyum yang bertopeng, mengucapkan “Good morning Sir”. (Kadang kadang tatapnnya juga agak bermusuhan dan sinis…aneh).
    “Morning kim” kataku
    Ia telah mengabdi lebih dari 3-4 tahun diperusahaan.
    Hidupnya hampir selalu disiplin tepat waktu.
    Meja kerjanya selalu tertata rapi.
    Pekerjaanya mengetik, mengatur jadwal hampir selalu tepat tanpa kesalahaan.
    Ia juga telah dekat dengan seorang pria baik-baik,  itu yang aku dengar….too bad (too bad untuk yg mana neh? heheheh ).
    Mari lupakan kecantikan, mari lupakan urusan fisik….karena bukan itu yang penting…dari catatan ini.
    Pernah kulihat sekali ia terediam tanpa konsentrasi setelah menerima telfon, aku memanggilnya ke ruanganku, aku menanyakannya ada apa dan hampir ia mau mengeluarkan kata-kata yang ada didalam hati dan otaknya…Tapi terhenti karena azaz kesungkanan atau malu mengeluarkan problem pribadi kepada atasannya. Tetap berdiri di posisinya.
    Aku tak terlalu memperhatikannya, karena sibuk dengan ini itu, hanya keluar kata-kata sedikit “Im new here…Life is not easy….” (aku seharusnya meneruskan dengan kalimat ‘just make it simple’ tapi aku tau itu tak cukup baik diucapkan karena mungkin masalahnya pelik, dan lagi kata-kata tadi pendek sejuta arti dan makna dibelakangnya hahahah). Matanya melihat tajam ke arahku, agak sedikit heran…aku juga heran (berfikir apa kata-kata tadi menyingungnya).
    Dalam bahasa inggris aku berkata
    “Duduk”
    “Aku melihatmu, terdiam cukup lama”
     “Kamu sakit?”
    “No sir…”
    Lalu ia meminta maaf karena ia melamun tadi, aku terdiam…lalu ngoceh-ngoceh ngalor ngidul seolah lagi curhat tentang penyesuaiaan di kehidupan baru dan sedikit berfilosofi tentang hidup yang berat, masalah banyak hal yang membebani, hari yang harus dilalui dengan berat, masih seringnya aku terbangun disaat subuh dan evolusi yang harus di lalui juga dengan berat.
    Dan akhirnya sesuatu yang memotifasi diriku sendiri untuk survive…yah seperti kataku, aku mengulang kata-kata tadi “life is not easy…” …
    Dia terdiam saja, entah karena tak mengerti atau…menganggapku bodoh dengan ocehanku yang ngalor ngidul dan diakhiri dengan kata-kata yang nampaknya bijaksana…wise dan entah apa lah…tapi memang aku hari itu ingin mengakhiri sikap sinisnya dengan caraku (rencananya), tetapi aku lebih mencoba say something yang bisa membuatnya better, aku tak suka melihat dan merasakan aura-aura berat dan tak menyenangkan disekitarku  (aku tak suka sesuatu yang tak beres)…entah berhasil entah juga tidak.
    Tapi mungkin lebih tepatnya aku nampak Bodoh dan sok pinter saat itu…
    Aku memintanya kembali ke mejanya karena ada telfon berdering, ia terdiam dan kembali ke mejanya.
    Esok pagi wajahnya lebih ceria dari biasanya, penampilannya tetap sama, tetapi hari ini she much better, sebab senyumnya tanpa kesinisaan, dan hormat yang berbeda dari topeng yang biasanya ia kenakan, intinya seperti ucapan terima kasih padaku….aku heran dengan keterbukaan yang tanpa terduga itu.
    Rupanya kita harus lebih terbuka agar orang lain lebih terbuka dengan kita, kita harus bisa memberikan sesuatu yang dibutuhkan hati seseorang dibanding ego dan pikiran mereka…sering kali kita memberikan saran dengan memuaskan ego dan pikiran orang yang sesungguhnya menjauhkan dirinya dari apa yang sesugguhnya diinginkan hatinya…that’s something.
    Pertanyaanya apakah kata-kataku begitu bijaksananya, begitu bisa melegakan hati orang? Padahal maksudku kan tidak itu juga (awalnya). Entahlah. Yang aku tahu im not Rumi, Im not Saint. Im Not Jesus.

    Ada hal yang terkesan lainnya yang menarik, Paul & Susi, keduanya pensiunan dan memiliki usaha kecil,  mereka hampir seperti kedua orang tua yang baru…hahahah, memiliki 4 anak, yang sudah dewasa yang dididik dengan baik, tanpa otoritas yang berlebihan (tak seperti kebanyakan keluarga asia), aku mengetahuinya dari cerita mereka tentang anak-anak mereka yang menyayangi mereka & menghormati mereka, hampir tanpa benturan, yang menarik keduanya tetap mesra diusia mereka yang tua.
    Sebagai pensiunan tentu gajinya tidak seberapa, tetapi mereka hidup, dan mereka hidup bahagia.
    (Mungkin ini yang seharusnya kita sadari dan perlu, money is nothing but we need it, tapi kebahagiaan dan cinta lebih perlu, yah kebahagiaan lebih perlu dikejar agar hidup akan lebih indah, kebahagiaan dihati bukan karena uang semata, atau karena kemewahaan, sering kali kita mengejar hal ini yang diterima malah kekacauaan, sedangkan kita yang tak mengejar malah memperoleh banyak kelimpahaan…misteri Ilahi memang aneh).
    Pernah sekali mengingatkanku mengenakan Jaket dan Payung saat disini hujan, atau mengingatkanku untuk kegereja…ramah sekali, perhatian dan penuh cinta, sekali aku pernah melihatnya membawa alkitab siap berangkat menuju gereja,…sering kali aku juga ngobrol singkat dengan mereka atau salah satu saat berpapasan…yah benar-benar ramah, mereka mengundangku ke tempat mereka, aku belum sempat…setidaknya mereka punya ciri masyarakat asia yang ramah, seperti masyarakat Bali yang juga ramah, atau orang jawa (benar-benar jawa) yang punya tepo seliro ngerti unguh-unguh, aku mengagumi keramahaan model ini….ahhhh…sepertinya tak jauh dari rumah.
    Pernah juga aku melihat Susi menerima telfon dari suaminya…dan ia tertawa…dan wajahnya nampak merah (walau usianya sudah tidak lagi muda), ia berkata “suamiku, masih memanggilku sayang….dengan sebuat halo sayangggg”. Aku tersenyum.
    Obrolan kami yang menarik saat mereka mengagumi Presiden kita Soekarno dan Gus Dur, kalau Soekarno boleh lah ia kagumi, tapi Gus Dur President yang dinegaranya sendiri tak populer, koq malah di kagumi…aku tak mengerti, aku mencoba mencari tahu kenapa? Alasannya Cuma simple karena sebuah artikel di koran yang mereka baca beberapa tahun lalu juga cerita dari penghuni keturunan yang berasal dari Indonesia, berita itu tentang tidak perlunya warga keturunan mengunakan surat izin kewarga negaraan (mungkin yang dimaksud adalah SKBRI)…dan ia mengoceh tentang banyak hal yang mereka ketahui dari Gus Dur, seorang Muslim yang memiliki wawasan luas dan kebersamaan kata mereka…yang mungkin benar cuma informasi yang mereka dapatkan kurang begitu tepat….
    Aku malah berbalik berkata, bahwa aku mengagumi kehebatan memimpin PM Lee Kwan Yu, karena memimpin Ekonomi Singapore menjadi negara yang diperhitungkan di asia Tenggara, ocehanku yang tak banyak tahu tentang Mr Lee, dan kataku karena aku berfikir nama itu memang hebat, Kwan Yu adalah nama Jendral besar yang gagah berani pada jaman pemerintahan tiga negara.
    Mereka sedikit mengerutkan dahi, lalu tersenyum…dan kita nampak lebih dekat setelah ocehan itu.
    (Kadang ketidak tepatan informasi atau kebenaran, bisa membuat efek yang baik juga, sebab apa yang dicari orang asia sebenarnya sebuah keserasiaan yin and yang, kedekataan, silaturahmi, itu pun jika tidak terkena virus egoisme dan sok merasa diri telah menadi orang modern).

    Pagi hingga sore, kadang malam, kesibukan pekerjaan tak habisnya, mana pernah habis kalau selalu dituruti, badan terasa capek, hanya hiburan lantunan Gitar Akustik Earl Klugh (Jazz), segelas Milo atau Tea Earl Gray Twennings  yang kadang menyenangkan hatiku, ruangan yang sengaja aku remangkan…agar cahaya dari luar masuk ke jendela kaca yang terbuka tirainya…itu hiburan disaat kesendiriaan, yang paling enak disela kesibukan yang memang ada-ada saja.
    Kadang kala malah aku habiskan waktu malam dengan duduk di meja kerja ku sambil mengutak atik laporan yang tersimpan di laptop.
    Oh ya buku Brouwer, belum selesai aku baca. Ah masih ada lagi buku yang aku baca yang sudah aku baca hampir separuhnya, Law Of Attraction, Michael J Losier.
    (Itu bukan buku untuk memikat wanita, tetapi lebih kepada bagaimana memaknai hidup, membuat hidup lebih positif, tak percaya? Baca saja).  Dan ada beberapa buku yang sempat aku beli diawal-awal kedatanganku…setidaknya ada 5-8 buku yang tertumpuk di meja kaca diruang santai.

    Hari ini aku berfikir satu hal, tentang Mr David Lee yang aku temui kemarin sore di The Regent, …ia bercerita panjang lebar tentang usahanya dari bawah sampai atas, ia tak pernah menduga bahwa perusahaanya akan besar seperti itu. Tapi ia melihat dan ia bermimpi untuk itu. Ia memiliki visi itu saat hidupnya belum diatas, saat ia masih sangat muda dan hanya seorang sales. Ia bercerita dengan bersemangat.
    Tapi ia juga bercerita betapa beratnya hidup diawal-awal.
    Ia terhenti bicara saat seorang pelayan datang menghampiri kami saat meletakan minuman. Ia masih bisa berkata “Thank You” dengan penghargaan.
    Lalu melanjutkan cerita, dan aku mendengarkan.
    Entah apakah selalu nama Lee pasti orang hebat, Bruce Lee, Lee Kwan Yu hahaha, Ia satu pengusaha yang tidak tamak, dan tau apa arti kehidupan, dan menghargai kemanusiaan, tanpa arogansi, entahlah, tapi memang kehidupan tak pernah terduga, satu hari kita bisa berada dibawah, suatu hari kita bisa diatas, Kunn FayaaKunn kata seorang Ustad Ngetop Di Jakarta.
    Jika Tuhan sudah punya kehendak terjadilah, yah sering kali kita pesimis melihat orang lain atau hidup kita….nyatanya kesuksesaan tinggal sedikit lagi, kebahagiaan menanti tinggal menjalani hidup dan mencapainya, kesuksesan tinggal menunggu waktu…asal punya mimpi dan visi…
    Mimpi menurutku = Kemampuaan melihat diri dan semangat keberhasilan dan kebahagiaan didepan, aku ingat cerita Bible tentang Nabi Yusuf, ia bermimpi tentang suatu hari dia dihormati, tapi nyatanya dihina, dibuang, diftnah oleh istri Potifar hingga akhirnya ia mencapai posisi diatas saat ia dipercaya mengatur pemerintahan di Mesir, rupanya bagi Tuhan kebawah berarti ke atas, Mental, Karakter perlu dibangun untuk tanggung jawab mengemban kemasyuran.
    Salomo, Yusuf, Daud perlu mengalami hal berat untuk mencapai diatas… no pain no gain,.mungkin seperti itu, sering kali kehidupan selalu berfikir untuk diatas aja, tetapi dengan cara yang salah kita mengejarnya…tak mengindahkan bahwa karakter building is most important in our life, dan bagiku karakter building bukan dibuat lewat metode dan mata kuliah di kampus itu yang aku protestkan kepada Pak Besar seorang dosen Di Binus setahun lalu, tapi memang karakter building hanya bisa dan paling matang diperoleh dari  school of life not formal school.
    Aku ingat pepatah cina kuno…
    Orang yang berbuat baik, walaupun rejeki belum tiba, tetapi bencana telah menjauhinya.Orang yang berbuat jahat, walau bencana belum tiba, tetapi rejeki telah menjauhinya.

    Ahhh, apakah semua hal yang baik yang aku temui? Tidak juga, selalu ada hal yang tidak menyenangkan terjadi, dalam waktu yang singkat aku bisa melihat hal itu.
    Aku menemui bawa dunia bisnis atau kerja disini kultur persaingan begitu kental, lebih sering aku ditemui keadaan yang saling sikut dan menikam, sabotase dan kejahatan…mungkin aku lebih cocok jadi Romo, seniman dibanding jadi seorang worker, sebab selalu mencari idealismem ketenangan dan kebenaran..hahah big grin
    Tapi memang nyatanya begitu, sesuatu yang hampir kita tak pikir, dan kadang kita pikir baik bisa menimbulkan keresahaan bagi orang lain. Dan tiba-tiba orang lain menikam kita dari belakang karena ketidak sukaanya atas hal baik yang kita lakukan.
    Tapi sewajar-wajarnya kita harus terus melakukan hal yang baik.

    Kadang dari kantor aku suka menyepatkan diri ke supermarket (mini market), membeli apa yang aku benar perlu, 1,2,3 items, rokok gudang garam surya disini hampir 20 ribu rupiah (gak ada di mini market biasa), dan lebih sering rasanya sayang membeli rokok yang seharusnya berharga 7500 dengan membayar lebih mahal…big grin
    Mall dan supermarket hampir setiap saat ramai, apa lagi saat-saat akhir tahun, menjelang natal ini.
    Matrialisme? Haha, kota belanja tentu tak jauh dari matrialisme, dimanapun didunia ini sama saja, Gadis-gadis disini, tak jauh dari hal itu, berpakaian baik, ber handphone baik, ipod, duduk dan shoping dimall-mall mengopi, dugem di club-club.
    Hanya orang yang mungkin menjauhi peradaban akan juga jauh dari matrialisme (mungkin!!!) aku mungkin juga yang suka menjauhi peradaban hahha, Apa yang terjadi? 3-4 minggu disini, menarik? Seperti hal nya di Jakarta dan kota metropolitan lainnya.
    “Siapa yang berkepribadiaan maka ia akan didekati banyak wanita”
    Pribadi disini adalah, bahwa pribadi kita dilihat dari seberapa mobil pribadi dan apartemen pribadi yang kita miliki, apalagi what u are, now who u are!, jadi kalau anda seorang Direktur or General Manager….wow, makin mudah saja!!!! Dimana aja sama saja.
    Seorang gadis even you don’t know her…sudah bisa berkata “this looks nice, fit on me?” sambil menunjuk pada sebuah jam mahal atau handphone mahal Vertu.
    Jika aku, aku tak bisa berkata “Ok, take it…”, cinta dan persabahatan tak bisa dibeli dengan uang! Jangan-jangan bisa jadi duit ada abang ku sayang, duit gak ada abang ku depak! Cinta dan persahabatan lebih Agung (indah) disaat menjauhkan diri dari hal-hal yang seperti itu.
    Hahah its not my style, Sorry its not my style. …sekalipun aku punya uang 100 milyard tak akan keluar 1 sen pun untuk cara yang demikian.
    Bagiku uang lebih dari sekedar alat, dibanding raja (menguasai hidup kita).
    Tapi tentu aku tidak ingin dibilang pelit, sering kali money is nothing for someone I love so much!, my family, my mom, si kecil ponakanku contohnya.
    Bukan berkata sombong!, mana pernah aku membelikan mainan murah kepada si kecil? Mungkin karena si kecil menyayangiku dan mengerti hatiku! Heheheh big grin, mungkin aku lebih berfikir, pengalamanku dulu saat kecil agar tak akan terjadi pada si kecil (walau kadang aku harus berfikir someday si kecil pun belajar apa itu usaha)
    Yah mungkin karena pendidikan rumah yang mengajariku untuk itu. Mengajari ‘dapatkan apa yang kau inginkan dengan usaha’.
    Di usia 10-12 tahun, aku pernah ingin membeli sebuah buku “sejarah dunia”, aku bilang sama papa, dia tak membelikan, tapi ia mengajarkan untuk mengumpulkan uang, untuk membelinya…aku membelinya setelah uang terkumpul, pendidikan yang sama diajarkan kepada adikku yang dulu ia ingin membeli skateboard.
    Dan uang kami dikumpulkan dari uang jajan atau menjual koran-koran bekas yang tak terpakai dirumah. Ah aku ingat kita juga dulu pernah menjual petasan. Dulu belum dilarang big grin
    Aku membeli buku adikku membeli skateboard…kontras bukan! big grin, baru aku sadari sekarang!.
    Aku lebih sering boros dan tak perlu saat aku membeli peralatan foto,  komputer, buku, paling banyak aku boros membeli buku kadang buku yang tak perlu pun aku beli, menyimpannya dan berfikir someday I’ll read it and this will be useful for me.
    Dan dirumahku banyak ratusan buku…aku punya beberapa buku baru belakangan.
    Pertanyaan nya simple, apakah dengan kita memilik 100 milyard (misalkan), akankah kita menjadi komsumtif, matrialistis…mungkin!, sebagian besar mungkin akan demikian…sesuatu yang diluar diri kita lebih sering berubah karena hal ini, tetapi apakah akan merubah yang didalam?, aku malah berfikir jika aku punya uang sebanyak itu, aku ingin kuliah mengambil gelar master of art dalam bidang photography, atau mengambil jurusan teknik Informatika mendalami jaringan dan kemanan, menulis buku, melakukan pameran (mengexpresikan diri), membangun perusahaanku sendiri.
    Uang bisa jadi sesuatu yang memperkaya isi diri kita, membuat kita tampak sukses, tetapi juga bisa menjadi penghias luar diri kita lalu menghancurkannya kedalam (kemiskinan mental).
    Mana yang kita pilih?

 

 

Markus AP, far away from home.
Ditulis 1 Desember 2007 – 31 Desember 2007

See me, in my next journey…

  • Share/Bookmark

11 Responses to “Dari Jakarta Sampai Keramahan Singapore”

irh - January 5th, 2008 - 11:55 pm
 

ai dah baca tuh tulisan lu yah manusia gt deh gak di jkt, ny, sing mana aja pasti ada manusia menjengkelkan dan menyebalkan ga di hidup di bisnis juga byk sabar2x aja tapi hdp adil kan ga kurang juga manusia yg baik hati contohnya ya kyk ai ini wkwkwkwkwkwk

dikit share aj ney
lu tau kan cerita ai tg manusia laknat itu y FUCKING around dibelakang ai ,ai lg gak ada di NY dia back stab pas ai lage trip ketahuaana lagi dia selingkuh ma tmnnya tmn ai al hasil lu tau kan krn kemurahan Tuhan kebusukan manusia laknat itu terbongkar awalnya ai sih gak terima dgn keadaan knp ktm lage manusia begitu dasar nya aja dia PLAYBOY pantes dia suka jelous2x kalau ai trm tlp or apa aja krn “maling kan ga mau kemalingan”ps ai putus kyknya hidup gak adil kan ai dah baik dah ini, kurg baik apa coba ai lu liat gak sih kdg kn kyknya gak adil bgt “kesetiaan” dibalas dgn cara bgt , akrny cuma di tikam gt aja dan pas lu ilang (pacaran) itu ai cuma busy ma kerjaan dan hasilnya malah ai dpt BIG project yg 6 bulan
ai usahain mati2an di situ ai sadar ada rencana Tuhan yg lbh baik buat ai.
ke sialan kt saat itu ya itu yg kt liat saat itu nyatanya Tuhan malah buat ai bubar sama pria laknat itu trs i got my project and now new good guy walau lom resmi sey what great life! walau tu pria laknat beberapa kali contact ai bae2 ya dia bae ai bae
“BUT DONT MESS WITH MY HEAD AGAIN” tp yg ai sukuri ya betapa bae nya Tuhan dgn semua rencana na ya gak cus ai koq jd cus cus trs sih nama lu gung kan! hihihihihihihi
dan selalu bnr kata lu berusahalah se bae2na hidup lurus,bener, “yg penting diri kita bener ga gak usah urus org lain atau menghakimi org lain klw diri kt lom bener” jujur ai inget2 tuh kata2 lu mbah! wkwkwkwkwkw so gung keep your life stright seperti yg lu bilang

oh ye ati2 lu ma ce sing ga bisa liat cowo krn tajir wkwkwkwkw cakep gak cus yg mau dktin lu itu yg pengen Vertu ma lu? lu kenal dimana? BRAD PITY? wkwkwkwk WARNING cus ada gula ada semut makin makin manis makin disemutin aja lu ya wawahwa hwahw, lumrah sih dimana mana2x wanita2x ngrubunin lu kn tau lu pria bae2

CUS! Sie bekam immer Pech sie am Ende nur stab und in Rücken, zerreißen dein Herz und Seele! SO Watch your back! Ich verstehe nicht, dass Frau wollen

Jadi ya tgl 16?
mampus lu tar jd parter maen catur nya bokap selama disini! wkwkwkwkwkwk

udah ah ai mau beres2 dulu……

marcus - January 6th, 2008 - 6:19 pm
 

Yeeee nape seh gak pake email aja ….malah nulis disini bikin penuh comment g aja dododllll SORRY ye ada yg gw edit comment loeee ada yg gak perlu gw masukin..!!!!!!!

Iye tgl 17 brkt, lu gak usah beres2 lah biasa aja…… tgl 19-20 aja pickup gw di Waldof gw stay 2 hari disono abis sekre gw dodol gw ditanya mau stay dimana…gw cuma bilang “maunya sih waldof” yeeee malah dia anggep serius…di booking juga disono big grin dasar polos tuh si kim…..

Iye tentang sekandal BRAD KEJEPIT tuh gw gak kenal koq, org yg kenalin sekre g temennya…terus taunya dia minta no telp gw dari sekre g rupanya……….eh ada udang dibalik batok main congklak aja lo! maap salah orang cing!
CANTIK??? du ilehhhh hahahhaha maap ya
Suer gw kenal aja kaga ! dia telp diajak ngopi ya oke aja…org baek ya gw baek….toh gw gak punya temen disini, tmn gw yg disini ada brp2 pada sibukkk…. gw pikir dapet temen baru yg benerrrrr yeee taunya ada udang dibalik batok…sorry girl salah orang….udeh pake bilang Brad2an lage BRAD PITT dari hongkong (pas itu gw lage gak cukur kale yeeee)…heheheh kawin aja tuh ma brad pitt…EGP!!!!!

Dodol bener brad pity…oh so pity of me hahahahah DODODOLLLLL And so pittyyyy of youuuu duh sedihnya cerita loe….hahahah nasib buruk ya kita!!!! Lom tau diaaaaa!!!!! Dododlll lu emang gw apaaaaan….hahahahaahahhaha

Yah manusia hidup kan gak tau kapan kita jelas dengan misterinya…sampai That mighty GOD show us the best….yang penting jalan aja terus…keep your life stright hahaah and make it simple!!!!!!!!!! yah im thanks to GOD lah!!! that prove it that im right way and i have right principle…dan tetep jadi lurusssss males ah ribet2….

Frau lageeee? hahahah capeyyy deh…gak konsen gw ngomong ma loe pake jerman2 an…

Je ne sais pas ce qu’elle veulent essayer le meilleur i i peut être sympa, Je ne veux pas que ma vie soit de nouveau mess, Je ne donne SHIT
Please dont mention about that thing again!!!! Just see
Hhahahah mampus loe mumet kan loeeee ya liat aja tarrrrrr pokoke Je ne donne SHIT

Siap2 aja bokap lo kewalahaan guee udah beguru neh ma kasparov neh…….!!!!!! ahahahahhahah

marcus - January 6th, 2008 - 9:36 pm
 

Gak tau kenapa gw jadiiii pengennnn nambahin comment krn gw intresting seh dengan kata2 ini….

The man who fight too long against dragon become a dragon him self (Fradirich nietzsche). CARI tuh artinya….kunyah dulu baru di cerna hahahahha

Catatan : Ogug gosh…Im glad every day, i thanks to GOD karena DIA banyak memberikan gw banyak hal, apa lagi belakangan memberikan kepada gw hikmah yang dalem banget, gw malah syukur bgt HIKMAH yg gw dapet….kalau gw bisa bersujud gw bisa thanks to HIM gw kasi deh hidup gw ke DIA….

Dalam HIDUP GW….apa yg gw jalani ya jalani, apa yg gw alami ya harus gw alami…semua ada dialam rencanaNya……At least i try…try…and try…., at least i try THE BEST i could….but im not controlling the life kan….sebab hidup dah ada yg ngatur… ..dan di akhir apa pun keadaanya “baik-buruk” gw banyak belajar, bersyukur dan gw membuktikan diri gw bisa pegang prinsip2 gw dalam segala hal…

I dont give damn what the other think and said about me……terima sukur gak terima udah……Hey men….life is not easy but i make it simple…..i dont give damn kalau keliatannya gak simple….at least i have my own solution (path) kan!!!!!

Dalam hidup gw apa yg gw omong itu yg gw jalanin….for me “A” still “A” ….”B” is still “B”…..MANUSIA Itu diliat dari omongannyaaaa….sebab ada ayat bilang jangan bangun rumah diatas pasir….bangun rumah diatas karang….BE a ROCK!!!!!

……Lady and gantleman….nyak babe….ncang necingggg ….in my OWN life…
“I just WORK my own salvation,and im not try become a man of success but i try become a man of value” syukur kalau TUHAN kasi dua2nya lahir batin…….
And every day i try to fix & check, my heart, mind and my soul…sebab gw juga bisa salah bisa bodoh, bisa gak sempurna…so yg bisa gw lakukan…Merenung….mikir…
Did i do right thing? Did i do wrong thing? if i made mistake ….sadar….i FIX it….be better next time…dan kalau gw salah pamaliiii blame others….bikin hidup gw bego….

I thanks to HIM “NOWWW”…..im okey, im survive, …dan gw percaya DIA berada didalam setiap acara dalam hidup gw apapun itu dan DIA sudah buktikannnn sedikit demi sedikit kebaikannya!!!! GOD IS THE BEST….

Like i said be before : Je ne sais pas ce qu’elle veulent essayer le meilleur i i peut être sympa, Je ne veux pas que ma vie soit de nouveau mess, Je ne donne SHIT”
Gak ngerti sukur!!! hahaha BELAJARRRR…

Oh ya hidup perlu …belajar, kalau mau belajar buka pikiran, SADARRRRRR jangan tidur….udah sadar pertahankan kesadaran…jgn udah sadar masih ngantuk aja (dodol)…..udah belajar jangan mikir didalam kotak….mikir diluar kotak juga….OUT OF THE BOXXXX MEN…kalau kurang, perlu belajar ma orang, belajar lah…jgn belajar ma orang yg mikirnya cetekkk…capeeee dehhh…mampus lo cemplung sumurrrrrr…hahahhaahah

Gw bersyukur dgn org2 yg sayang ma gw keluarga dan sahabat2 gw, temen2 gw, yg gw susah mereka bergerak gak ninggalin gw….gw happy, mereka bersyukur ikut happy….gak sirik…GILA im glad with that….INI HARTA gw….so thanks guys…

Tuh prinsip2 dasar yg gw pegang……Ough GOD…i thanks to HIM…Oguh GOD the JOURNEY begin……this is just start…..oh shit im survive…..

Note : Im not try become WISE…SMART..ect…ect…..I DONT GIVE DAMN with this “Status”…i just tell the truth nothing but the truth!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Tambahan…..
Oh ya ada cerita…dalam dunia IT…suatu hari di sebuah forum para hacker seorang cuap-cuap tentang Microsoft…bahwa microsoft itu buruk lah ini dan itu dan dia bicara pernah hack microsoft….dan itu menjengkelkan sekali….dan satu orang berkata pada orang ini “SHOW ME THE CODE” ….artinya si orang yg cuap2 itu suru buktikan dengan coding…dengan sebuah program atau script……..yah mikir sendiri apa yg terjadi ma org itu!!!! Gak nyambung yeeee bodo ah…

“SHOW ME THE CODE”……hahahhahahahhahahah

All compliment just TO GOD…

Good night tedurr ah ngantuk….besok pagi2 cabutttttt….

irh - January 7th, 2008 - 12:20 pm
 

Yes you right
Knp comment ai di sensor! Biarin ja kan ai ngomong bener apa adanya!

Ich will nicht wieder verletzt und sich von dieser Frau
Das ist der Grund, warum ich laut und deutlich sprechen, damit sie verstehen, muss nicht immer weh Sie wieder

Lu di jakarta skrg? jgn lama2 lu disana hihihi

marcus - January 8th, 2008 - 9:42 am
 

Ja ja …. ich weiß, dass … I’ll be ok, ich kümmere mich meiner selbst

Rien ne peut me blesser plus …. j’ai préparer pour toute chose … je ne suis pas plus gosse vous savez que. Ne vous inquiétez pas je serai ok, vous savez ce que … elle pleure … Mais elle ne pleure pas pour moi

Hahahahah…kangen boo keluarga gw jadi lamaan dikit gak pp lah…

hanny_aza - January 8th, 2008 - 2:18 pm
 

hhh nulis apa ya????
abis nulis comment kok dipaksa tongue

wes mas lupain ajah kan mas selalu bilang tuh “life is not easy but make it simple”
nah lo sekarang kedapetan mslh kya gini jg kudu dibuat simple dunk kan tetep A ya A, B ya B ya toh kaya apapun mo ngerubah mah tetep keukeh ajah kan.
sik talah aku iki ngomong opo seh??? (kok jadi gak jelas tongue ) asline aku tuh baru bisa ngomong and marah2 ma u lewat ym, hehehehehe
Eh mas selama di jkt nikmati idup dulu forget work, forget somthing u want to 4get untuk sekarang mas kudu nikmatin idup dulu yaw (padahal aku tau mas paling tau how to enjoy ur life, heheheheh)

Tuhan tuh cinta banget ma mas Dia pasti dah punya something (or maybe someone big grin )buat km.
U just have to wait.

marcus - January 8th, 2008 - 2:54 pm
 

Wadoh thank u aku didoakan!!!….
Iya neh harus menikmati selama di jkt…aku makan tadi pagi cari bubur ayam ma nasi bungkus…susah boo disana gak ada…

Masalah? hahahahah no way baby…i dont want mess my head with the problem anymore…

Ne vous inquiétez pas je serai ok

irh - January 8th, 2008 - 11:42 pm
 

wkwkwkwkwk, masih aja lu ya demen ma nasi bungkus bubur ayam skrg udah jadi boss msih aja getu

ye deh lu bs deh take care diri lu, sbg cowo lu tuh terlalu perfect tau gak, udeh baek, pinter, low profile, setia apa lage seh kurangnya!!!kurangnya ya satu2na cuma lu terlau baik buanget & terlalu percaya ma org

eh gimana kbrnya annz ma rinald? ai baca di tulisan lu, kpn lalu lu ngumpul2 ya payah ni gak ajak2

selama lu bae2 aja di indo bgs dey

Diese Hölle ist voller schlechter Mensch sehen Sie leben nicht machen Sie tot Weil jemand in stab und zurück

marcus - January 9th, 2008 - 3:54 am
 

Nein nein, machen Sie sich keine Sorgen I’ll be okey ja ja, ich weiß, wird sie keinen Schaden an mich
Vous savez ce qu’elle me demande pourquoi je dois aller à New York, et pourquoi je ne suis pas juste rester ici ou à singapour
J’essaie de lui demander pourquoi il doit rester?
Aucune raison pour laquelle je dois rester?

Lumayan kan jerman gw mulai dikit2 hahahaha

Bawelll udah ahhhh !!! Hahahha makan nasi bukus, bubur ayam dong gw….yg paling demen gw adalah ponakan gw yg gw gantengggggggg banget booo kayak oom ya hahahahahhahhahah

Gw dong baru ngumpul ma anak2 hahahaah sukur lo gak ikut….neh gw baru balik…buka net cek comment…

annz - January 9th, 2008 - 10:25 pm
 

oiii
u bedua rame bener seh di blog, cus thx traktirannya semalem
gak biasanya u bisa diajak keluar eh kmrn bisa, tumben si markus bisa keluar malem skrg ren! pendeta yg jetzet dia hihi

ren pa kabar NY? dah dpt cowo baru ya? tuh markus malah jomblo payah neh!!!

marcus - January 10th, 2008 - 9:36 am
 

Aku bangun pagi hari…then i remember this song…aku coba terjemahkan bahasa prancisnya semoga gak salah…

Tentang Kita – Julian Cely feat Terry

Kucoba mengerti
kucoba memberi
Semua yang kau mau
Belahan jiwaku

Tak ingin menunggu
Hati penuh duga
Tanpa jawabanmu
Kau buatku luka

J’ai perdu mai raison (Aku kehilangan akal)
Me laisse à l’abandon (Aku ditinggalkan sendiri)
Dis moi où va ma vie (Katakan dimana hidupku)
Si tu es loin d’ici, loin d’ici (Jika kau jauh dari sini, jauh dari sini)

Walaupun berakhir
Kau masih disini
Walaupun berakhir
Biarku bermimpi
Tentang kita

Je regarde en arrière (Aku melihat kebelakang)
J’y vois couler une larme (Aku melihat tangis yang berjatuhan)
J’ai perdu mes repères (Aku kehilangan kekuatan)
La couleur de mon âme (Warna dari jiwaku)

Hanya ada do’a
Yang aku ucapkan
Atas nama cinta
Dibawah rembulan

Semua asa hilang
Ditelan sang malam
Yang aku cintai
Mengapa kau pergi, kau pergi

Walaupun berakhir
Kau masih disini
Walaupun berakhir
Biarku bermimpi
Tentang kita

Leave a Comment

Top Commentators
Twitter Updates
    News
    • 8:48 am, March 21, 2010
      22 Maret 2010, Realase eBook "What's In My Mind" yang dapat diakses bebas dan didownload bebas
      From: Marcus

    • 8:46 am, March 21, 2010
      23 Maret 2010, Markus Manifesto memperingati 6 tahun perjalanan, “6th Anniversary, 6 year journey telling you the truth”, kami mengucapkan terima kasih kepada pembaca setia kami, yang selama ini telah menyertai perjalanan kami.
      From: Marcus

    Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.