Parodi : Ough Girl….
Saya baru menikmati tidur saya yang nikmat, sehabis menikmati kelelahan yang menyenangkan… maksudnya menikmati kerja keras sehariaan yang padat dan fun …getu loh, capek kan
hehe
, dan saya terbangun gara-gara telfon berbunyi…dan diujung sana seorang teman dengan nada yang sedih berusaha menahan diri untuk tidak cerita…padahal mau cerita tuh…I know…I know…makanya saya tanya “kenapa kamu?”…dengan usahanya menutupi diri, tetep aja ia ngak akan berhasil, gue gitu loh…mana bisa sih sembunyi dari gue..heheh
, pasti ketahuan deh
Dengan sedikit desakan, akhirnya dia menceritakan juga kesedihan hatinya…
Saat itu sekitar jam 1:30 pagi, dan selama 1 jam saya medengarkan kisahnya yang sedikit pelik, menarik, aneh dan lucu…pelik karena memang menyedihkan bagi dirinya, menarik karena “Masalah gini doang dan bikin sedih lo!!!!????”, aneh dan lucu ya karena kadang kita gak sadar pada diri kita sendiri….
Sebelum kita mulai, seperti biasa saya akan berkata kalau this case is not my case…so jangan sampe anda salah pengertian loh!.
Mari kita bahas kasusnya…, sebenarnya kasusnya, kasus yang sering dihadapi orang kebanyakan cuma sering kali kita gak sadar kalau kita mengalaminya dan ngak tahu harus gimana…
Ok dari pada saya berpanjang-panjang…saya cukup singkat saja ceritanya…, yaitu tentang seorang gadis yang didekati seorang pria, dan seperti cerita pada umumnya, dan juga cerita pada sinetron dan film romance pada umumnya, kalau seorang pria mendekati seorang gadis…tentu ada apa-apanya!, kalau anda bertanya pada saya “ada apa-apanya gimana neh cus?” ya jelas lah kalau si pria tadi naksir sama si gadis…entah itu cinta, entah itu suka, entah itu……I don’t know…and I don’t give daam…gitu aja koq gak ngerti sih….
Sebab karena saya bukan penulis sekenarionya…kita asumsikan saja kalau si pria tadi cinta dengan si gadis…naksir gitu loh, atau bisa jadi cinta berat…
Seperti pada cerita-cerita sinetron dan kenyataan mungkin kalau kedua-duanya saling cinta, ceritanya akan berbeda dan gak akan ada seorang gadis curhat subuh-subuh dengan saya…dan kalau orang jatuh cinta kan … jatuh cinta nya seneng…kalau sedih nyari gue……curhat ah ma marcus…ihhhh L
Atau mungkin kalau kedua-duanya saling mencintai tetapi dilarang orang tua mereka, entah karena beda agama or karena beda kulit..pasti lain lagi ceritanya…tapi dalam kasusini tentu ngak banget deh ye kayaknya…kayak film aja…, dan yang jelas bisa jadi saya sedang menonton film hehehe
Yah jadi…dalam cerita saya ini, kedua-duanya tidak benar-benar saling luv..luv-an, jadi baru yang satu luv…yang satu “ngak ah..kita kan cuma temen”, dalam kata lain yang pria sudah jatuh duluaan, yang satu lagi (si gadis) belum jatuh-jatuhan…yah bahasa gambalangnya “Cinta bertepuk sebelah tangan”…saya sempat mikir darimana sih asalnya istilah ini…apakah urusan cinta pake tepuk-tepukan…heheh
So yang satu sudah jatuh cinta, yang satu lagi masih biasa-biasa saja dan menganggapnya biasa saja…
Tentu kasusnya gak akan jadi bahan tulisan saya, kalau si gadis cuek dan benar-benar gak suka sama tuh pria…rupanya…setelah beberapa saat, saat si pria meninggalkan kancah perburuaannya dengan si gadis…dan entah dia berburu ke hutan lain, atau merenungi nasibnya karena cinta ditolak…saya tak tahu….si gadis mulai kehilangan, dan merasakan sesuatu yang hilang dalam hidup dia…
Hmmm so you miss him toh..hmmm!!!
Intresting pikir saya…
Dan ia mengakui kalau ia bener-bener kehilangan si pria….itulah kenapa ia yang lagi sedih subuh-subuh curhat deh ke marcus..ough Girl plisss heheh
Mari kita anggap saja, kalau si pria tadi bener-bener merenungi nasibnya dengan sedih, karena cinta ditolak…kalau saya sih…paling bilang “Hey bro…sadar..cinta ditolak dukun bertindak” hahahah ngak gitu kali ya, gak gue banget kali yeee.
Paling saran saya yang paling gress akan berkata kepadanya “Halahhh gitu doang….gue bisa dapet sepuluh”….duh duh yang lakuuu beda kan ngomongnya…hehehe
, maksudnya saya laku jualan service photo saya gitu loh heheh
Bagi saya sendiri sebenarnya bukan urusan laku atau ngak laku…lebih tepatnya mengajak anda khususnya kaum pria untuk be realistik, “so ngapain pusing cari lagi aja”…logika bodohnya menurut statistika, perbandingan pria dan wanita, lebih banyak wanita kan 3 banding 1, artinya kemungkinan pria mencari wanita lebih tinggi kan?, dan kemungkinan pria diantri wanita lebih tinggi juga kan? hahahah
, ini logika goblok-goblokan loh…
Dan bukan juga saya mengajari jelek bagi kaum pria…saya hanya memberikan semangat, memotivasi hidup anda, berfikir realistis, berfikir like a man, be strong…gak perlu sedih terlalu lama kalau cinta ditolak, gak perlu hidup berakhir kalau cinta ditolak…titik…intinya itu….gitu aja koq repot…
Bagi gadis-gadis! Dan kawan-kawan saya yang wanita! Setuju kan dengan pendapat saya ini kan !!!???, dan bagi wanita-wanita mulailah jadi diri anda yang terbaik…untuk mendapatkan pria terbaik…persaingan ketat nek Heheh
So kalau si pria sebenarnya bersedih merenungi nasibnya…sebenernya sih gak salah, dan itu normal-normal saja…(tapi jangan lama-lama ya Men, dan jadi cengeng)…yah sebabnya pria juga punya perasaan…punya hati, apa lagi kalau dia sampe kecewa, dan bersedih, artinya perasaanya kepada si gadis “beneran”….
Dan normal juga, kalau ia bisa sampe sebel, jutek, gak suka, atau benar-benar bisa hilang dari hidup si gadis…artinya ya perasaan si pria “beneran”….
Yang menarik dari kasus ini adalah saat si gadis cukup kehilangan, dan cukup sedih karena pria yang selama ini memburunya…koq ilang hehehe
, karena dia lagi sedih itulah…akhirnya saya deh yang subuh-subuh terbangun dan harus mendengar curhatannya…oguh girl, c mon!!!
Dan akhirnya saya pun harus memberi nasehat….
Dan alasan saya yang paling benar kenapa saya memberi nasehat…sebenarnya bukan karena sok dewasa atau jam terbang, dan ilmu hidup saya yang kelewat banyak… …sebenarnya lebih tepatnya karena saya pengen tidur lagiiiii ngantuk nek… I want get over it…Ngantukkkkkk ….hehehe
Yah…akhirnya saya memberi nasehat begini…
“Kalau seorang pria kecewa, dan dia jadi berubah dan dia meninggalkan kamu, itu hal yang lumrah, karena kamu sendiri tahu kalau dia suka sama kamu, dan selama ini kamu hanya menganggapnya biasa, dan hanya teman…’we only friend’…, yah kenapa aku bilang lumrah…yah karena itu lebih baik bagi dia, untuk tidak didekatmu, sedangkan ia tak bisa memiliki kamu, apa lagi cintanya ditolak…tentu hatinya terluka, dan luka yang membuatnya jauh dari kamu, jutek dengan kamu, itu karena kekecewaan yang ada didalam dirinya…kamu harus bisa memahaminya…mana yang lebih baik, jika kamu mengharapkan ia tetap didekat kamu, sedangkan luka dan kekecewaan dia akan semakin besar…karena ia ada didekat kamu…menurutku itu tak adil baginya, untuk itu menurutku biarkan ia pergi, biarkan ia mengobati dirinya…kalau ia kembali, ia bisa jadi orang yang mungkin kamu harapkan…ya itu seorang teman…tetapi kalau tidak…maybe karena cintanya begitu dalam…and its hurt him so bad…u must understand this”.
Dalam kasus-kasus seperti ini, sering kali kita tak membuka mata kita, melihat kedalam hati orang lain, yang kita inginkan selalu yang kita mau, seperti ia tetap ada, ia tetap jadi teman…, tetapi tak pernah kita melihat kedalam hatinya…alasan dan kenapa, hal-hal itu terjadi pada diri orang lain…dan pada diri kita….kita tak pernah sadar…kenapa ia akhirnya menjauh…
“Koq childist banget seh” katanya
Dan nasehat saya pun berlanjut…
“Kita tak bisa memaksakan setiap level kedewasaan seseorang, mungkin kalau kamu bilang ke aku, bawah kita teman dari awal…aku akan fine-fine saja, aku memang menganggapnya demikian…tetapi kan kita tak bisa membuat hati orang sesuai dengan mau kita..!!! dan jika ia act like friend…tetapi hatinya berbeda, tentu ia hidup dengan membohongi dirinya”.
“Jika anda bicara ihhh cowo itu gak dewasa juga!!!”…
Sekali lagi…kita melihatnya dengan kacamata kita…hal ini tak ada hubungannya dengan kedewasaan…kalau anda sadar kedewasaan baru bisa terjadi, saat orang mengalami proses belajar, pengalaman baik dan buruk, yang paling penting bagaimana ia melalui setiap fase itu…dan menjadikannya semakin dewasa…maka kita akan memahami…apa yang dilakukannya, sepenuhnya karena ia harus bisa menghadapi dirinya sendiri (luka dalam dirinya)…dan bisa jadi banyak tindakan yang dilakukannya….dan bagi kita, kita hanya bisa memahami dan mengerti.
Saat itu teman saya itu cukup seksama mendengarkan saran-saran saya, dan akhirnya ia cukup tenang bisa mengerti dan mengakhiri pembicaraan dengan keinginannya untuk tidur, maksudnya tidur di kamarnya, dan dirumahnya loh…heheh
Dan karena pembicaraan yang sedari tadi seru, akhirnya saya kehilangan ngantuk saya, ia sudah mengakhiri telfon dan bisa tidur…saya jadi kelaparan, dan tak bisa tidur…akhirnya lahirlah catatan ini…ough girl…ngantuk ku hilang L hiks..hiks
Markus AP – 2/2/2007 3:26:35 AM
Note : Kayaknya saya harus bikin jam curhat…Senin-Jumat 12:00-17:00 and 19:00-22:00, Sabtu 9:00-17:00 and 19:23:00, Hari Besar dan Minggu Libur…heheh ![]()



Similar/Related Posts