Parodi : Teman Sejati
Dijaman yang serba modern, dan cangih ini, sebenarnya tak sulit menemukan ‘teman’, dengan klik kanan kiri, anda bisa mencari teman sesuai dengan kemauan anda, tetapi jangan salahkan bunda mengandung jika kita tak menemukan teman yang benar-benar-benar sangat sejati, dan untuk yang satu ini tidak lah mudah…tetapi bukan berarti tidak ada.
Jika mata kita dan hati kita cukup baik mencari pasti akan menemukan, mencari dimana saja pasti ketemu…masa orang yang mencari tidak akan ketemu…wong nyari jarum diatas jerami saja kalau kita pandai bisa ketemu kan…pake maknet dong hehe…so kalau sampai tak ketemu..wah jangan-jangan kita mencarinya di tempat yang sepi, yang tak ada tanda-tanda kehidupan manusia…tetapi malah yang ada adalah hantu hihhhh serem!.
So jangan-jangan anda bisa berteman sejati dengan hantu hehe
.
So kalau anda mencari teman pasti ketemu deh..asal niatnya ya berteman kan!.
Seorang sahabat berkata “menemukan satu orang teman sejati, sudah cukup baik, kalau kita bisa menemukan sepuluh, hidup kita benar-benar indah”.
Yah tentu aja ia benar-benar-benar teman yang sejatih loh…
Bukan “teman-temanan” yang sejatinya juga “sejati-sejatian” atau aspal, asli tapi koq palsu.
Dan sahabat saya juga berkata lagi “hari gini nek!!!, kalau ketemunya yang nusuk, morot atau nyakitin..haduhhh coret deh”. Dan memang sih menyakitkan jika kita bertemu yang seperti itu.
Dan saya berkata “normal lah…wong kita ketemunya manusia yang bermacam-macam, bukan hantu kan!!!”
Yah jangan kaget deh, kalau kita ketemu yang palsu, wong tas Hermes, Guest aja bisa dipalsu ya ngak…banyak tuh di Mangga dua…apa lagi teman.
Dan jujur aja, ketemu yang sejati…alias asli, nan tidak palsu…itu prosesnya lama loh, dari cuma sekedar kenalan, lalu jadi teman, setelah melalui proses pengenalan masing-masing, dan bisa cucok alias cocok satu sama lain, jadilah teman sejati…dan teman sejati pun ngak lantas berhenti dari proses…masih banyak proses-proses lainnya loh.
Bisa jadi kecocokan malah ditemukan saat kita mengalami sebuah konflik dan rupanya saling mengerti sifat masing-masing!, ini bagi mereka yang punya niat untuk benar-benar mencari kesejatian itu loh!, biasanya sih dilevel ini banyak yang gak tahan!! Huh…bubar sudah pertemanan tadi. Tetapi jika bisa melewatinya dengan baik! Wow…! Bisa jadi anda ketemu teman yang benar teman sejati, yang asli nan tidak PALSU!!!…awas nek barang palsu!!!
Dan kalau anda bisa sampai ketemu teman yang menjadi teman sejati anda..wah jangan sampai lepas tuh, kalau bisa diiket atau diborgol aja agar tidak lari..hehe ![]()
Jujur saja dalam hidup saya, saya senang berteman dengan banyak orang, dari berbagai kalangan, entah modelnya seperti apa, gayanya seperti apa is ok for me…
(Urusan nanti dari teman beranjak ke bentuk yang lain, itu urusan belakang)
So dari teman yang sekedar teman, alias kenalan, teman yang sudah saya kenal puluhan tahun, teman hah hihi, teman kerja, teman bisnis, teman ngobrol, teman baik, teman setangah baik, sahabat, teman SKSD, bahkan sampai teman tidur…eh maksudnya teman tidur-tiduran dipantai (teman yang asik diajak bertamasya) heheh!….semuanya saya punya!
Dan satu prinsip yang selalu saya pegang awalnya saya selalu tak pernah mau berurusan dengan personal life mereka, karena kita tak bisa menilai sepenuhnya seseorang dari personal life mereka…sampai kita benar-benar tahu luar dalam dari hidupnya.
Sebab bagi saya hidup mereka ya urusan mereka, hidup saya urusan saya..saya tak perlu merubah diri saya, dan mereka tak perlu merubah dirinya juga…jadi diri sendiri aja deh…!.
Dan bagi saya sendiri, saya hanya mencoba belajar mengenali dan memahami, bahkan menerima ia dengan selengkapnya dan seluruh keberadaanya…dengan ini saya tak banyak kesulitan berhadapan dengan teman-teman saya.
Kedua tangan saya selalu terbuka lebar-lebar menerima ia apa adanya…tapi kalau ia tak menerima ya wes…masih banyak yang mau berteman dengan saya!.
So saya tak masalah berteman dengan siapa saja, mau yang baik, atau galak atau gualakkk, sifatnya ini itu, bagi saya tak menjadi masalah…asal nyambung, saling menghargai, yang terpenting sebenarnya…adalah saya bisa jadi diri saya, dan ia bisa jadi dirinya…so penerimaan satu sama lain itu penting.
Susahnya kalau ia tak jadi dirinya sendiri…atau tampil dihadapan anda dengan diri yang lain, atau ia berhadapan dengan anda dengan topeng catwoman…wah ya repot, saya koq kayak ketemu catwoman beneran…(baca Parodi : catwoman)…serem nek!!.
Bisa jadi saya pingsan, pada saat topengnya dilepas…rupanya ia bukan teman yang anda harapkan…yah mau dibilang apa..anda tertipu…
Dimalam hari yang panas, didalam ruangan saya, karena Jakarta lagi panas sekali, saya menutup catatan ini sambil berangan bahwa diusia saya yang 30, saya bersyukur benar-benar pada sang Khalik, saya bersyukur dari hati dan sampai keluar ke mulut saya…kalau saya dikeliling teman-teman sejati yang luar biasa, luar binasa….dengan seluruh keberadaanya yang luar dalam ok…dan teman-teman saya itu, teman-teman yang tak pernah mengenal ilmu backstabing, atau jenis kejahatan lainnya…
Itu mungkin karena karma saya bahwa hidup saya hidup mencari teman, tidak mencari musuh!.
Satu hal dalam prinsip hidup saya, saya selalu menghargai orang lain terlebih dahulu, jika anda ingin dihargai …tapi kalau sampai orang lain bisa berlaku buruk seperti itu walau saya sudah menghargainya… maaf-maaf…”siapa lu!!!, emang lo yang ngasi makan gw!!!” tak perduli dia anak siapa atau siapa…saya tak pusing.!!!
Untuk itu saya bersyukur lagi…saya menemukan orang-orang yang bisa saling menghargai, yang tidak berasa sok lebih ok dari orang lain…idhih…”siapa lu!!!, maaf nek, coretttt”. Seorang sahabat berkata “Coret aja cus…putus satu tumbuh seribu”.
Thanks Guys…koq bisa-bisanya ya ada yang bisa cocok dengan orang se-complicated saya!! Hehe
.. I love u all.
To dearest truth friend and bestfriend…Herman,Irene,Marco, Rensi, Irene SMG, Novie, Ria, Anne, Sherly, Shelly, Rinald, Juber, Hari, Nita, Ucok, Widi, Hedi, Chitera….Be your self ya (maaf yang nggak kesebut…).
Markus AP
Tuesday, October 10, 2006



Similar/Related Posts