Sweet Communication (1)
Sebenarnya saya lagi kurang fit, menurut dokter saya, saya harus meluangkan waktu untuk istirahat jangan terlalu sibuk dan banyak merokok, tetapi nyatanya saya tidak bisa istirahat, karena yang ada didalam otak rasanya ingin keluar …
, belakangan ini saya begitu tertarik dengan komunikasi khususnya komunikasi yang ada pada sebuah hubungan…so saya sempat melakukan iseng-iseng meneliti. Dan hasilnya bagi saya menarik untuk tiap dari kita belajar hal ini.
Saya melihat dalam keseharian saya bahwa dalam sebuah hubungan menurut saya komunikasi itu satu hal yang esensial, karena ini pula saya berhayal menuliskan sebuah dialog manis, yang jarang dimiliki oleh kebanyakan kita dalam sebuah hubungan.
Menurut saya dialog ini sudah cukup baik sekali dalam sebuah hubungan apa bila dapat terjadi, tentu tidak ideal tetapi cukup baik lah…dan saya masih positif berfikir bahwa hal ini bisa terjadi dalam kehidupan anda pula.…untuk itu saya berharap anda membaca dialog tersebut dan mulai melihat satu pelajaran menarik didalamnya.
Sebelum anda membacanya ada beberapa point yang saya garis bawahi agar anda bisa belajar…yaitu
1.Komunikasi kadang pasti terjadi tidak selalu berjalan lancar karena bahasa, tetapi jika selalu ada cara dua belah pihak menyelesaikan simbol-simbol dengan sebuah penjelasan, berusaha menterjemahkan kannya maka kendala bahasa akan dapat tanggulangi.
2.Komunikasi kadang pasti terjadi tidak lancar karena presepsi, tetapi selalu ada cara dua belah pihak untuk menyatukan prespsi, mencari titik temu pemikiran maka kendala prespsi akan dapat dihindari.
3.Adalah baik untuk melihat satu pendapat dari sisi yang berbeda, mencoba melihat dari prespektif orang lain
4.Berusaha berfikir terbuka.
5.Menghindari emosi, menghindari kata-kata yang mungkin akan menyingung.
6.Selalu mulai mengawali sebuah pembicaraan dan mengakhiri pembicaraan dengan satu intensi baik, penuh dengan rasa hormat bahkan kasih sayang.
7.Penekanan suara, tonasi pun mempengaruhi sebuah komunikasi.
Anda akan bisa melihat setidaknya beberapa point tadi dalam dialog yang saya tulisakan dibawah, dan agar anda tahu dialog dibawah ini benar-benar terjadi antara dua orang pribadi pria dan wanita, dua orang dengan keperibadian berbeda, dan tiap barisnya benar-benar diexpresikan oleh dua orang tadi, dialog ini tidak saya ambil dari dialog sinetron atau film, tetapi dari keseharian, so saya sedang tidak mengarangnya tetapi hal ini benar terjadi…ok lets start semoga kita semua belajar dari hal ini.…yah siapa tahu anda bisa mengembangkan satu komunikasi yang lebih baik.
***
Pagi itu james sudah mempersiapkan segalanya, ia benar-benar telah merencanakan hari itu untuk ia habiskan bersama Rebbeca, tentu baginya hari itu sangat berarti bisa menghabiskan waktu bersama, disela kesibukan mereka berdua yang sangat padat.
James: “sayang….kamu hari ini bisa pergi gak…nonton yuk”
Rebbeca: “aku ga bisa, kayaknya badan aku dah mulai ga enak gitu!, kerjaan kamu dah selesai semua”
James: “udah dong ….koq kamu sering nanya kerjaan sih…, pasti udah lah…”
Rebbeca: “loh..kamu kenapa sih koq aku tanya gitu malah jadi ribet.. ya khan cuma nanya aja!!!, emangnya salah kalo aku tanya? !!!” dengan nada emosi
James: “ya ngak…., bukan gak suka, abis kamu kayak nanya ke pegawai aja sih….”
Rebbeca: “kamu aja yang sensi kali, aku tulus gitu nanyanya, tapi kalo emang kamu ga suka ya udah aku ga akan tanya lagi ke kamu tentang kerjaan kamu!!!!”
James: “ya udah…lupakan, so nanti gak bisa pergi dong,,,,”
Rebbeca: “lupakan..?? lupakan untuk tanya kamu tentang kerjaan lagi ke kamu?? Oke aku akan lupain semuanya!!! Gak..aku ga bisa!!!!.. khan dah dibilang aku ga enak badan!”
James: “lupakan, maksudnya gak usah dibahas lagi yang tadi…., so kamu sakit apa sayang”.
Rebbeca: “ga enak badan, kayaknya meriang aja and gak pengen ngapain-ngapain”
James: “kamu kedokter ya sayang?”
Rebbeca: “ga usah, aku tadi dah minum obat juga kok, lagian cuma ga enak badan and aku baik-baik ajah kok”
James: “aku temenin kamu deh kalau ngak…., km mau apa…nanti aku bawain”.
Rebbeca: “kamu kalo emang mao nonton, mendingan coba nonton ma temen kamu, aku gak apa-apa kok dirumah ajah, ya cuma jangan pulang malem-malem ajah ya. aku lagi ga mao apa-apa”
James: “ga bisa dong!, aku kan ngak mau pergi sama mereka, aku mau pergi sama kamu, karena kamu gak bisa, ya aku temenin kamu…aku gak jadi nonton”
Rebbeca: “aku cuma kasih saran ajah, siapa tau kamu lagi butuh hiburan, jujur aku seneng kalo kamu mo temenin, tapi aku juga gak mo liat kamu yang bete musti nemenin aku and akhirnya cuma maksain diri untuk nikmatin suasana”
James: “duh siapa sih yg bete…kalau aku mau nemenin kamu ya artinya aku mau nemenin kamu….aku gak bisa liat kamu sakit sendirian….”
Rebbeca: “aduhhhh..kamu kenapa sih marah-marah melulu gitu..??, thx kalo kamu perhatiin aku, tapi ga usah marah2 gitu kali..!”
James: “sayang, aku ngak marah, siapa yang marah, aku kesel aja, aku kan mau nemenin kamu….bukan mau pergi sama temenku…”
Rebbeca: “iya aku tau, tapi aku khan cuma kasih saran ajah ke kamu, terakhir ini kamu yang jadi sering lebih emosi gitu kalo ngomong ma aku.. kenapa sih..? kayaknya semua yang aku ngomong selalu bikin kamu kesel..ya udah kamu datang deh kesini…nanti kita baru ngobrol-ngobrol banyak deh ya..”
James: “ya abis, kan aku mau nemenin kamu, kamu sakit koq malah ngobrol-ngobrol sih….nanti km ngak istirahat dong…., km bobo aja, aku tetep kesana….”
Rebbeca: “uhhhh..khan cuma sedikit lemes ajah, tapi tetep bisa ngobrol donk… ya pokoknya kamu dateng ajah, aku juga khan kangen mao ngobrol-ngobrol ma kamu …ya da kamu sekarang beres-beres ya and aku tunggu ya…”
James: “hihi kamu kangen ya ma aku, atau kangen ngobrol-ngobrol nya…”
Rebbeca: “kangen ma kamu and kangen ma ngobrolnya juga donk, khan terakhir ini kita juga jarang punya waktu bareng and ngobrol, ..ihh..malah ngeledekin aku gitu..”
James: “hihi…kan mau tau…aja, km mau dibawain apa?”
Rebbeca: “iii…bawel…!!! hehehe..ga ah aku lagi ga mao apa-apa… lagi cuma mao deket ma kamu aja “
Rebbeca: “makanya cepetan ya… “
James: “ya udah…., see u, love u”
Rebbeca: “okie kamu ati-ati ya.. love u too… muachhhhh.. “
Saya mengharapkan anda bisa memberikan analisa, komentar atau apalah dari apa yang anda baca!!! Mohon tuliskan pada comment dibawah.
10 September 2006



One Response to “Sweet Communication (1)”