forum
Pages
Recent Article
Most Popular Posts
Categories
Recent Comments
Login

New eBook : Sajak Didalam Toilet

Sajak Didalam Toilet - view online

site-map
Parno “Porno”
By. marcus . March 18th, 2006 at 6:51 am
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Parno “Porno”

        Siang ini aku cukup bosan berada dirumah, meninggalkan rumah menuju kesuatu tempat di jakarta selatan, iseng-iseng menikmati kesendirian, secangkir kopi dan pikiran penat karena semingguan yang serba memusingkan dan menyuntukan jiwa. Jiwaku perlu istirahat, dan kali ini istirahatnya baru bisa keluar saat aku menuliskan uneg-unegku didalam catatanku, aku hanya bisa belajar, aku hanya bisa menyatakan uneg-unegku.
        Tulisan ini Cuma sekedar catatan/uneg-uneg dan spontanitas pikiran nakal, dan kecaman sadisku tentang gambaran kehidupan yang juga nakal bahkan kejam.
        Aku berkata kepada seorang teman “Kehidupan memang kejam, kita harus lebih kejam agar kita ngak jadi obyek perbuatan kejam kehidupan/mereka”.
        Yah kehidupan (khususnya mereka-mereka) punya haknya sendiri untuk menjadikan hidup mereka seperti apa maunya, mereka bisa berkata “ah terserah gue” (dan terus berlaku seperti itu), begitu pula aku punya hakku untuk dengan nakal bahkan sadis mengecam sesukaku, sesenangku tentang prilaku mereka.
        Ini kebebasan!!, aku menghargai kebebasan mereka, aku menghargai apa kata mereka dengan menundingku sebagai apapun sesuka mereka.
        Tetapi mereka juga harus bisa menerima ocehanku, dan jangan gerah dengan itu.
        Kalau mereka bisa gerah artinya prilaku mereka benar seperti apa kata yang keluar dari ocehanku yang nakal tentang prilaku mereka yang merugikan.
        Ini realitas kehidupan.
        Aku bicara ini karena aku melihat merasakan mungkin pula tanpa sadar kita semua menjadi korban dari degredasi moral orang lain yang bobrok. Mungkin aku juga korban, korban yang menuntut haknya dan keadilan atas perlakuan orang lain yang buruk.
        Jujur saja aku bukan polisi moral, aku bukan pendeta atau ulama, apa lagi pribadi yang mengunakan nama TUHAN untuk kepentingan diri sendiri (politik) yang tidak ada  kemurniaan sama sekali didalam motifasinya. Aku sedang tidak berjuang demi kemungkaran, aku sedang tidak berjuang mengunakan nama Tuhan untuk menengakan moralitas.
        Aku hanya menyatakan pendapatku, menuntut hakku, dan keadilan.
        Yah boleh saja aku disebut Korban dari degredasi moral orang lain yang bobrok…
        Dan pantas untuk protes, menuntut keadilan, marah, kalau perlu mengokang glock 9 dan melepaskan proyektil ke otak mereka.
        Sesunguhnya aku tak pernah perduli seberapa bobrok moral mereka, entah apa mereka seperti penduduk sodom dan gomora kah mereka, i dont care…asal dont touch me, dont hurt me. Jangan merugikan orang lain.
        Aku tak bisa mengatakan salah kepada massa yang menghakimi pemperkosa yang memperkosa anak 9 tahun , itu normal…manusia dengan hati nurani yang melihat ketidak adilan dan penderitaan orang lain…bisa marah dan menghakimi seperti itu.
        Ok kita kembali ke arah sebenarnya aku mau bicara, yah judul dalam catatan ini sebenernya gak ada hubungannya dengan isi dari catatan ini, tapi boleh lah kita pinjam sesuatu yang sedang heboh dan lagi panas-panasnya dibahas, bahkan menjadi paranoid didalam masyarakat, yah mari kita angkat saja sebagai sebuah judul, tetapi kalau kita boleh sadar sesunguhnya didalamnya ada yang lebih menunjukan kenyataan yang real ada didalam kehidupan.
        Porno adalah kata-kata yang lagi populer, sedikit ingin tersenyum dan juga jengkel, melihat apa yang terjadi direalitas, bodohnya DPR lebih sibuk mengurusi urusan aurat masyarakat, mengatur masyarakat dengan baju apa mereka pakai. Sedangkan banyak masyarakat miskin tidak bisa makan dan pakai “Baju”. (Jangan-jangan Orang gila gelandangan yang telanjang akan ditangkap karena porno).
        Kalau kita mau lihat, jujur, periksa kedalam kehidupan, sesunguhnya degredasi moral yang mereka sedang coba perbaiki dan mereka sibuk membuat aturan agar orang jangan sampai terangsang oleh pantat dan dada yang terbuka, tidak  bisa menjamah degredasi yang sebenarnya.

       Degerdasi moral ada dilevel yang mereka tidak bisa jamah dengan hukum, tapi mengerogoti jiwa manusia, bahkan merugikan hak hidup dan hati orang lain.
        Gak bisa pula pendidikan moral disekolah dasar membantu, tidak bisa juga sekolah tinggi membantu.
        Degredasi moral sesunguhnya lebih nampak dalam kehidupan, saat kita mendengar dalam kehidupan.
        Degeredasi moral akan kita lihat saat Anak 14 tahun dijadikan pelacur oleh IBUnya sendiri.
        Degeredasi moral akan kita lihat saat anak-anak ABG menelfon dan mengoda Omm, dan lebih bobrok lagi Omm2 itu pun memperlakukan anak-anak itu seperti barang dagangan bagi kepuasaanya. (Pernahkah mereka melihat keanak-anak atau keponakan atau saudara mereka sendiri).
        Degerdasi moral akan kita lihat saat manusia yang memperlakukan orang lain hanya sebagai obyek kepuasaanya sendiri dan dengan bangga seolah-olah ia sudah menahlukkan gunung tinggi memberitakan kepada semua orang tentang kelakuaanya yang lebih mirip binatang, pertanyaanya apakah sebuah kebanggan bisa fu**king around dengan P*K?
        Betapa bodohnya mereka yang diperlakukan dengan sangat tidak hormat, hanya untuk mendapatkan sebuah hubungan yang kelihatannya keren..sebenernya KERE bahkan miskin arti dari hubungan yang sesunguhnya
        Degredasi moral akan kita lihat saat pria beristri berselihkuh dan melukai hati istri dan anak-anaknya.
        Degredasi moral akan kita lihat saat wanita yang memiliki suami, menggoda pria lain, menyembunyikan statusnya, menutupi keberadaanya (BERBOHONG) menyakiti hati orang lain, menyia-nyiakan perasaan orang lain.
        Sadar..sadar..sadar
        Banyak contoh yang kita akan lihat, dan semua itu tak akan bisa dijamah oleh hukum ciptaan manusia.
        Hanya hati nurani yang bersih yang sadar yang bisa membantu memperbaiki sikap moral mereka…hanya kesadaran akan dirinya sendiri akan bisa membantu mereka.
        Mereka punya hak untuk tetap berlaku dengan moral yang bobrok. Atau sadar dan bergerak berubah dengan hati nurani mereka. (Kecuali kalau hati nuarni mereka sudah bobrok juga). Sadarlah hukum manusia mungkin tak bisa menjamah kekotoran dan degredasi moral kayak begitu, tetapi hukum kehidupan, hukum ilahi bisa menjamah kalian.
        Mereka bisa saja tidak berhenti karena kelakuaan mereka, tetapi jika hati nurani mereka berkerja, seharusnya mereka sadar sebelum, hukum dari kehidupan yang sesunguhnya menimpa mereka.
        Yah silahkan itu hak mereka. Tetapi saat perlakuan moral mereka merugikan orang lain, menyakiti hati orang lain, jangan salah saat mereka kena kecam, disishkan bahkan dirajam karena perbuatan tidak bermoral mereka.

"Morality is the best of all devices for leading mankind by the heart” By Me

“I know only that what is moral is what you feel good after and what is immoral is what you feel bad after.” By Ernest Hemingway

Catatan : Dear friend aku hanya mengungkapkan uneg-unegku dan sekedar menuntut sesuatu agar mereka sadar tidak merugikan orang lain.

notice

Similar/Related Posts

3 Responses to “Parno “Porno””

Marcus…

“.Life is short and we have never too much time for gladdening the hearts of those who are travelling the dark journey with us. Oh be swift to love, make haste to be kind.

“The art of living is more like that of wrestling than of dancing; the main thing is to stand firm and be ready for an unseen attack”.Real life seems to have no plots.The greatest lesson in life is to know that even fools are right sometimes.Nothing in life is to be feared. It is only to be understood.

stand firm…hari gini cus
temen banayk nusuk temen makan temen sendiri..
liat2 org lah…di kasih hati minta nyawa kan repot man…

marco numpang lewat doang….

ngomong soal moral..
yang ngaku nya manusia..nih gue di europe..istilah,..porno atau pronografi..manusia senggama ma anjing herdernya sendiri(banyak kasus)

kenyataann nya pas gue lagi kampung banten
pak haji mo ngawinin kambing ye..
eh..kambing aja milih loh

the question… is
yang hewan atau bi-NA – TANG…yang mana nih…

Thx for comment, gw paling sebel kalau tampilnya nampaknya OK eh nusuk dari belakang…salah apa coba nikam gw dari belakang.

Ini yang susah kalau pake kostum domba…kaga bisa cukup diliat pake mata…apa gw perlu belajar baca pikiran ma hati kali ye..hahaha big grin

Yah yah emang pada akhirnya kita cuma bisa maklumin plus hati2 juga.

GiLa, UdEh fOrGoT It, NgApAiN oRaNg gAK tAU DiUnTuNG diUrUS,SaBaR SAbAr, TaR KaN aDa yAnG bAlES.
BiaR TaU RaSa dIa

Leave a Comment

 

handbook
YAHOO PINGBOX
eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

Donation
STOP SOPA & PIPA
Twitter Updates
Stop SOPA