Pages
Recent Article
Most Popular Posts
Categories
Recent Comments
Login

Twitter Updates
Archive for March, 2006participate
address
faq
By. marcus . March 28th, 2006 at 2:19 pm
language

Malam seperti pelacur
Melacurkan dirinya pada  kelam
Ia hanya bisa menanti pagi
Menjadikannya suci seperti rahim

Malam ini aku ingat padamu
Entah siapa yang menengok
kedalam tumpukan kenangan didalam lubuk
Tetapi yang ku tau malam ini ku rindu padamu,

Membelalakkan mata, memandangi wajahmu diingatan
Damba
Mengharumi semerbak wangimu disamaran
Maya

Malam seperti pelacur
Melacurkan dirinya pada kusuk
Ia hanya bisa menanti mati
Menjadikannya sirna seperti gaib

Dinda, dinda
Kenapa kau kembali kedalam mimpi
Kenapa kau pulang kedalam memori
Kenapa kau tak mampus dari diri
Kenapa kau tak sirna seperti gaib
Kenapa kau siksa aku dengan rindu seperti ini

29/03/2006

Read More

notice
By. marcus . March 27th, 2006 at 8:41 pmjobs
Untuk N.H

Kosong benar ruangku
Saat pergimu
nan jauh
Menyongsong
rongsok
Merapatkanku kepada
Kekosongan
Gosong

Aku hanya bisa
Sampaikan pesan
Tak bermakna untuk
Pikirmu
Dalam bait-bait
Kepujangaanku

Aku hanya bisa damba
Dalam bait-bait
Zikirku
Kepada pemberkatanmu
Nan ilahi

Diruang kosong ini
Kulepaskan kau
Yang
Hanya jadi memoar
Didalam kekosongan

Senin, 27 Maret 2006

Read More

tools
By. marcus . March 25th, 2006 at 12:08 am
    Dalam perjalanan pulang sehabis makan malam di ayam goreng pemuda surabaya, kelapa gading, seorang teman menelfonku, diujung sana ia beceloteh dengan nada tegang, dan panik.
    “Marky help me dong, gimana neh, gw mau mutusin si Franky” (aku tahu cerita mereka, mereka baru jadian sekitar 3 minggu, dan temenku yang satu ini ingin memutuskan hubungan karena banyak hal).
    “Terus…?”
    “Yah gw harus ngomong apa neh, lo tau ngak sih gw baru balik dari Ausie, dan gw call dia dan lo mau tau dia mulai lage bicara tentang Marrige and Marrige”.
    Ngak lama kemudian telfon terputus, karena low bat, setelah tiba dirumah, temenku yang satu ini call kerumah dan bercerita, panjang lebar, dari harapan dia untuk kerja di, karir dan tuntutan keluarganya, belum lagi keinginan pacarnya itu untuk meneruskan ke jenjang lebih tinggi…dalam kata lain Marrige.
    “Apa gw

Read More

By. marcus . March 24th, 2006 at 1:58 amparticipate
Sorry, you do not have sufficient privileges to view this post (this is private post). Please register and login.

Read More

address
faq
By. marcus . March 23rd, 2006 at 9:24 pm
language
Untuk N.H

Kau lumatkan harapan
Kau lemparkan kedalam sampah
Aku tak berharap mengasinya
Lalu memungutnya
Karena semua sudah berlalu
Dan benar jadi sampah
Yang tersisa hanya memoar
Yang sama sekali tidak indah tercatat
Didalam


Kamis, 23 Maret 2006

Read More

notice
By. marcus . March 23rd, 2006 at 9:22 pmjobs
Untuk N.H

Saat pucuk bulan
Ditelan awan pengap
Datangmu dengan segengam harap
Menutup lara dimasa silam
Kau mampir dipintu rumah
Hantarkan candamu yang semerbak
Dan sesemilir angin sepoi pagi
Mengiris lara jadi sapa
Menutup lalu-lalu jadi riang
Saat ku lempar rindu & cintaku
Kau hanya jawab “Sumpeh Loe”
Tak percaya
Dan sekarang semua hanya memoar
Diujung kamarku


Selasa, 21 Maret 2006

Read More

tools
By. marcus . March 22nd, 2006 at 5:06 am
Aku sedang tidak melankolis
Atau bersenyawa dengan sedih
Atau membaurkan diri dengan cinta

Hanya jemariku yang bernafsu
Ingin bersetubuh
Dengan tuts-tuts keyboard
Mencumbui alam khayal
Meresapi semerbak bau tubuh hati
Membara didalam pemikiran
Memburu paksa kedalam kata-kata
Mendesah marah kepada realitas
Merobek keperawanan Etika dan Kebiasaan
Yah aku mengumbar nafsu menuju kepada
Kepuasan kalbu
Mengucurkan keringat kepada pergumalan
Melepaskan puncak kenikmatan seketika
Menyatu kan diri dalam sebuah karya

Pada akhirnya aku puas terdiam
Lunglai memandang semua diatas
ranjang masa lalu
Sambil menikmati titik akhir sebatang rokok
yang mulai padam
Ia penutup inspirasiku yang mencapai
lemas dalam puncak kenikmatan

Diakhir aku memahami perenungan hidup
Siap menghadapi hidup yang penuh sembilu
Dan sejam kemudian aku siap
Dengan semua

Read More

By. marcus . March 22nd, 2006 at 5:05 amparticipate
Tak pernah ku setuju
Dengan penipuan
Tak pernah ku suka
Dengan kebohongan
Aku marah
Dan kuingin lemparkan
Caci maki kepada kekosongan
Teriak
Teriak
Teriak
Lalu puas

Ingin ku sapakan sinis
Kekalbumu
Tetapi sekarang sia-sia
Karena hanya marah
Dan bukan benci yang
Ku bisa.


Selasa, 21 Maret 2006

Read More

faq

language
YAHOO PINGBOX
eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

STOP SOPA & PIPA
New eBook : Sajak Didalam Toilet

Sajak Didalam Toilet - view online

Donation
notice