language
Pages
Recent Article
Most Popular Posts
Categories
Recent Comments
Login

New eBook : Sajak Didalam Toilet

Sajak Didalam Toilet - view online

There Is No Perfect Person
By. marcus . September 15th, 2005 at 8:40 pm
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

There Is No Perfect Person

    Apa kita termasuk diantara sepersekian persen yang memiliki sifat perfectsionis dalam hidup? Entah dalam pekerjaan kita ingin sempurna, dalam hubungan, dalam memilih pasangan atau hal lainnya?
    Saya sering tersenyum mendengar atau melihat (bahkan mentertawakan diri sendiri), bahwa didalam diri setiap orang kita punya sifat atau kadar tentang mengharapkan sesuatu yang sempurna, yah tidak lah terlarang untuk menginginkan yang sempurna.
    Seperti kita ingin mobil yang paling baik, rumah yang paling nyaman, stereo set yang paling keren suaranya, pakaiaan yang paling indah, tas, parfum yang bermerek yang paling mahal dan berkualitas….atau dalam hal berpasangan kita ingin pasangan yang paling sempurna…paling keren…yah setidaknya tidak malu-maluin jalan dengan cowoq atau ceweq kita.
    Sesunguhnya jika dipikirkan lebih lagi, lebih dalam lagi, lebih mendasar lagi, lebih spirtual lagi, tak pernah diatas bumi ini yang sempurna.
    Hanya ada satu pribadi yang sempurna yaitu pemilik kehidupan ini.
    Lalu kenapa kita berfikir dan berharap tentang hal itu?
    Coba saja kita ambil contoh dalam sebuah pernikahan atau hubungan.
    Diera 80 an saat cerita cinderlela sudah tidak begitu populer, kita dicengangkan dengan pernikahan cinderela dari negeri Inggris, pernikahan yang besar dan mengangumkan, pernikahan pangeran charles dan diana, semua orang saat itu mungkin berfikir pernikahan yang indah itu akan bertahan lama, tetapi diera 90an pernikahan itu seperti sebuah pangung sandiwara yang penuh dengan konfilk dan gosip. Akhir dari semuanya adalah kematian tragis Diana.
    Tahun 94, kita melihat pernikahan pasangan selebritis kita Tamara B dan suaminya, semua orang juga befikir itu merupakan pasangan serasi…tapi semuanya berakhir seketika dengan upaya perceraiaan keduanya.
    Kenapa hal itu terjadi? Kesempurnaan itu nampaknya tidak berhasil?
    Sesunguhnya manusia tidak dilahirkan dengan hanya kelebihan saja atau hal-hal yang nampaknya indah diluarnya saja, karena jika demikian manusia akan menjadi pribadi yang tidak pernah melihat keatas (Tuhan) atau kebawah.
    Mungkin…mungkin saja karena kita tahu diri kita sendiri tidak sempurna (sadar atau tidak) dalam hidup kita mencari kesempurnaan itu…mengharapkan kesempurnaan itu…bahkan kita tertipu dan berfikir kita sudah mendapatkan yang sempurna…(entah dari sudut pandang dan penilaiaan sisi mana kita melihatnya).
    Yah sadar atau tidak…kita tak akan menemukannya.
    Pekerjaan kita tak akan bisa sempurna, hidup kita pun tidak pernah bisa sempurna.
    Sesuatu yang kita pandang diluarnya sempurna sesunguhnya tidak.
    Entah kekurangan didalam atau diluar, jika kita bisa belajar melihat kita harus bisa melihat kedua-duanya…tetapi kita lebih sering melihat segala sesuatu hanya diluarnya, sesungguhnya semuanya tidak tergantung diluarnya saja.
    Tetapi kita malah bisa menemukan kesempurnaan saat kita bisa memahami, menerima bahkan menikmati ketidak sempurnaan diantara kesempurnaan yang ada.
    Yah karena There Is No Perfect Person.

Jakarta 27/08/2005 & 12/09/2005

Similar/Related Posts

Leave a Comment

 

faq
tools
YAHOO PINGBOX
eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

Donation
STOP SOPA & PIPA
Twitter Updates
Stop SOPA feedback