I dont Want Get Older
By.Markus A.P
Siapa sih yang mau bertambah usia, kalau aku tidak mau bertambah usia tetapi mau untuk bertambah dewasa/bijak (wise), memang usia tidak menentukan kedewasaan, tetapi bagiku kalau sudah bertambah umur tetapi tidak bertambah dewasa (secara kepribadiaan), berarti something wrong dengan hidup kita. Ada yang salah dengan diri kita.
Nampaknya agak kerasa saat usia bertambah, memang sih masih ada waktu 1 tahun lagi untuk memiliki umur berkepala tiga (30) jujur saja itu bukan hal yang membangakan, rasanya belum apa-apa sih sekarang ini, tetapi waktu berjalan cepat, tak terasa saja sudah satu tahun, jadi untuk mencapai kepala tiga itu waktu yang singkat.
Yah itu sedikit rasa bingung yang mungkin dialami semua orang, ok kita bicarakan yang sekarang saja…tak terasa usia sudah bertambah, saat usia yang bertambah tentu banyak orang memberikan selamat atas usiaku yang bertambah entah lewat telfon atau sms (dulu lewat kartu ucapan) atau message di friendster, ada yang dengan tulus memberikan selamat dan mendoakan, ada yang bersemangat untuk memberikan kado sambil berkata “kamu mau apa”, tentu saja aku tak bisa meminta sesuatu dari mereka, ucapan selamat saja terasa sudah cukup menyenangkan, lalu ada yang dengan sengaja mengharapkan traktiran yah sekedar makan atau ngopi (small party) itu juga sudah biasa, …dan seperti biasa my lovely mother masak sedikit masakan untuk sekeluarga makan dirumah, ini tradisi di family ku…ngerasain my mother cookings buat yang ulang tahun. (atau kadang kita keluar makan sekeluarga).
Dan memang bukan hal-hal yang fun itu saja yang kita rasakan, bertambah usia juga saat-saat paling stress dan menegangkan saat harus mendengarkan “ocehan” keluarga atau my granny bertanya tentang kapan aku mulai berfikir untuk berkeluarga. (Bagi yang single).
Atau saat stress lainnya harus terus berusaha untuk memenuhi semua tuntutan kehidupan.
Atau berfikir “kapan aku jadi CEO” “kapan aku jadi sukses sekali” “kapan aku berfikir kapan bisa memiliki ini atau itu” lalu pikiranku yang lain berkata “ah kau mimpi…, semua itu ditanganNya” hahaha. Its just joke dan juga kenyataan.
Yah tambah usia tambah banyak tuntutan, banyak harapan, banyak keinginan, dan harus lebih bertangung jawab dan bijaksana…
Lalu kalau dipikir-pikir sebenarnya apa kita selalu harus melalui kebiasaan-kebiasaan demikian, saat kita bertambah usia?…pernah sekali aku sengaja melupakan hari itu, benar-benar aku tak ingat tanggal dan hari (kebiasaan burukku karena tidak mengingat hari dan tanggal). Aku pergi beberapa hari karena satu urusan dan baru kembali pada tanggal 3 dibulan Agustus, dan saat kembali semua orang bertanya “kemana kamu”, dan benar aku tak ingat hari itu..kebiasaan itu benar-benar terlewatkan, dan aku menjalani hari ku biasa saja tanpa rasa senang tanpa rasa bahagia karena sebentar lagi aku bertambah umur…yah biasa saja.
Atau pernah aku sengaja pergi ke mall membeli sesuatu untuk diriku sendiri and say happy birthday to my self…satu hal lucu yang pernah aku lakukan.
Atau pernah sekali aku pergi hanya untuk contemplasi…kesannya agak spiritual dan aku menyukai ini…aku menyukai saat aku menyadari masih banyak hal yang kurang dan aku belum capai…aku menyadari bahwa aku masih perlu memperbaiki banyak hal.
Yah sebenarnya lebih penting bagi kita untuk melakukan contemplasi (perenungan) untuk melihat kembali seluruh kehidupan kita kebelakang dan kedepan, dan akhirnya kita sadar usia yang bertambah bukan hanya sekedar party, fun atau melalui semua kebiasaan-kebiasaan tadi, memang kalau dulu saat usia kita belia sekali hal-hal yang fun lebih jadi priotitas, sekarang kita lebih berfikir tentang kehidupan kita dan hal-hal yang lebih perlu dianggap sebagai prioritas, dan saat inilah mustinya kita merefleksi apa yang sudah terjadi dalam hidup kita, apa yang akan kita lalui dan apa yang akan kita kerjakan dikemudian hari.
Jangan lupa untuk yang sedikit berkaca kedalam hati…
Apakah kita sudah berbuat lebih baik?
Apakah kita bertambah umur juga bertambah kebijaksanaan?
Yah mungkin kita perlu sedikit bersyukur bahwa kita bisa hidup sepanjang usia ini dengan sehat dan tidak kekuarangan apapun…ini perlu sangat disyukuri.
Dan mungkin itulah arti sesunguhnya dari bertambahnya usia, titik balik harus melihat kembali seluruh kehidupan dan apa yang akan kita kerjakan kemudian.
Melihat kebawah bukan hanya melihat keatas.
Seperti diawal, saya berkata i dont want get older but i want get wiser, tetapi siapa sih yang bisa menghentikan waktu, suka tak suka aku harus menghadapi kenyataan kalau aku sudah tidak muda lagi dan usia terus bertambah, siapa yang bisa berduel dengan usia yang bergerak terus..aku tak bisa lari dari kenyataan, ya aku sadar kalau “i get older and i want get wiser” Amin.
Terima kasih atas semua ucapan dan doanya dari sahabat dan teman…thanks for being my friend.
“You end up as you deserve. In old age you must put up with the face, the friends, the health, and the children you have earned” (Fay Weldon)
“It is the nature of man as he grows older…to protect againts change, especailly change for the better”(John Steinbeck)
“Youth is not properly definable by age. It is a spirit of daring, creating and asserting life, and openly relating to be the world” (Malcolm Boyd)



Similar/Related Posts