But let your words be simply, Yes or No (1)
Seberapa sering kita menemukan orang jujur dalam kesehariaan kita, seberapa sering kita menemukan diri kita berkata jujur, simple, tidak berbelit-belit.
Mungkin kalau kita merenungi jarang, dan mungkin sangat jarang kita menemukan kejujuran dan mungkin kita jarang menemukan diri kita jujur, kita lebih sering menyembunyikan diri, menutupi hal-hal yang benar dalam diri hanya untuk mungkin keuntungan diri sendiri.
Yah benar, berkata tidak jujur sesungguhnya hanya untuk keuntungan diri sendiri, tanpa sadar jika kebenaran itu diungkap maka sesungguhnya ketidak jujuran akan sangat menyakitkan. Mungkin akan sangat menyakitkan orang lain.
Saya teringat sebuah baris dalam The Bible yang bertuliskan “But let your words be simply, Yes or No” (BBE Version) dalam versi indonesia ditulis “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak”, sesungguhnya kejujuran begitu mudahnya, yaitu terdiri dari dua pengertian Yes or No, ya katakan ya, tidak katakan tidak.
Jika kejujuran begitu mudahnya kenapa kita lebih menyukai sesuatu yang tidak jujur?
Yah mungkin kita sudah dibohongi dengan mitos-mitos bahwa kadang ketidak jujuran adalah cara terbaik…ini yang disebut orang white lie. Bagi saya white lie atau tidak tetaplah sesuatu yang berusaha menyembunyikan kebenaran.
Semua kembali kepada anda. Sanggupkah kita berkata “let my words be simply.”



Similar/Related Posts