Don Corleone said I m gonna make him an offer he cant refuse


12:07 am, June 24, 2010
Pages
Recent Posts
Most Popular Posts
Last Blackberry Note
Categories
Recent Comments
Login




Register | Lost your password?
New eBook : What’s In My Mind

What's in My Mind - view online

eBook : Kayurie

Kayurie : kumpulan cerpen & puisi, free reading online

Kayurie - view online


Atas Nama Rasa Nyaman Hati
By. marcus . April 3rd, 2005 at 12:59 am
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Atas Nama Rasa Nyaman Hati

    Kita tak pernah tahu apa hasilnya setelah kita jatuh cinta, cinta bisa berakhir bahagia, tetapi bisa berakhir menyedihkan, bisa memberikan jawaban-jawaban dari pencariaan seseorang tetapi bisa meninggalkan tanda tanya baru bagi kita yang dilukainya…
    Aku kadang bertanya dalam hati…(seperti yang sahabatku juga cari jawabannya)
    Bagaimana orang yang saling mencintai bisa saling membenci, melarikan diri, menjauhi dan bahkan seperti orang asing yang tak saling mengenal ?
    Kalau kita renungi, tentu bukan hanya sekedar “aneh” kelihatanya.
    Pertanyaan yang hampir sama ditanyakan seorang sahabatku, ia berkata “aku berkata jujur, tetapi apa yang kudapatkan ia malah meninggalkanku….?, semuanya baik-baik saja saat aku mengungkapkan kejujuran, dan itu pun untuk kebaikannya”
    (Saya tahu teman saya tak akan mengambil keuntungan dari apa yang dikatakannya).
    Lalu aku berfikir dan menjawabnya dengan kenaifan… “apapun itu kita harus jujur?”, lalu aku berfikir meragukan perkataanku sendiri “apa seharusnya kita tak perlu jujur…” (karena aku pun pernah mengalami apa yang dialaminya).
    Kesalahannya bukan karena kejujuran kita….
    Ya kesalahannya bukan pada kejujuran kita….tetapi kadang kita melakukan sesuatu yang jauh dari pemikiran kita, jauh dari kesadaran kita, jauh dari kemauaan kita…lalu apa dong?
    Jawabannya ada pada sepengal puisi ini…
    “Atas Nama rasa Nyaman hatimu…, aku harus pergi dan meninggalkanmu…Aku tak berhenti mencintaimu…tetapi aku belajar melupakanmu”.
    Atau (dalam bentuk penuturan yang lain)
    “Aku mencintaimu tetapi kita tak bisa bersama”
    “Aku tak mau perasaanku terhadapmu semakin berkembang untuk itu aku meninggalkanmu, aku mau melupakanmu, aku bersyukur kita pernah jadi teman, aku bersyukur aku pernah jatuh cinta padamu”
    “Aku tak mau menyusahkanmu…walau aku mencintaimu…”
    “Aku mau meninggalkanmu…, aku tak cukup baik bagi mu, aku mau kau dapat yang lebih baik dari aku”
    “Aku mau kau lebih bahagia dengan yang lain”
    Bukan hanya wanita, kadang pria pun meninggalkan orang yang dicintainya, karena alasan yang tak masuk akal…, play to be hero….but is hurt someone else…
    Aku cukup tertegun dengan persamaan itu, persamaan yang aneh…
    Bagimana itu bisa diungkapan dari pasangan yang saling mencintai…
    Bagiamana kita malah tidak jujur pada diri kita sendiri, menutupi perasaan kita sendiri ?
    Bagiku persamaan ini bullshit…mereka tak melihat sesuatu yang lebih lagi, mereka hanya mau berada dalam “Rasa Nyaman Hati”, mereka tak mau menghadapi tetapi intinya mereka lari, mereka kalah hanya karena pikiran-pikiran neg (negative)….so jawabnnya ia lari dari sebuah tantangan…dan menodai cinta dengan secara tak langsung menganggap cinta itu masalah…dan aku mau lepas dari itu.
    Jika kau mencintai seseorang, untuk apa kau malah meninggalkannya..fight, perjuangkan cintamu (apa lagi keduanya saling mencintai), atau setidaknya sampai cinta itu tak ada lagi…then you can gone with wind…if love doesn’t work out.

  • Share/Bookmark

2 Responses to “Atas Nama Rasa Nyaman Hati”

novia - November 22nd, 2007 - 1:08 pm
 

seribu cara kau membuai ku dgn puitis
maybe kau lupa bahwa aku juga manusia yg punya telinga,mata,hati dan juga perasaan…..
Bla..blaaa..bla..blaaa….
maafkan ku ……….
i’m sorry …..

marcus - November 29th, 2007 - 12:40 pm
 

Aku baru kembali dari rumah sakit….aku baru liat comment kamu ini dari email (copy comment), di database gak ada, but i make recovery,
karena aku menghargai kamu, maka comment ini aku jawab….
1. Aku gak cukup mengerti apa maksud comment kamu marah kah? minta maafkah? atau …. aku coba mengira-ngira bahasa dan penuturan yang kamu sampaikan disana.
2. Aku gak ngerti juga kenapa kamu menuliskan comment di artikel ku berjudul “Atas Nama Rasa Nyaman Hati” tulisan 3 April 2005, itu artikel lama, dan artikel itu is nothing to do with you or nothing to do with us.
3. Oh ya setahu ku aku memang lagi memperbaiki huruf2 dari tulisan lama dibawah tahun 2006, mengubah format HTML MSO ke HTML biasa…

Ok aku jawab…

1.Kalau kamu memberi comment atas tulisan itu dengan maksud marah (misalkan)…jelas tulisan itu nothing to do with u and us,
dan lagi itu tulisan ditulis 2005….wah kalau kamu marah karena isinya, ya maap bukan salah saya..tulisan itu tulisan yang aku tulis jauh hari sebelum aku mengenal kamu….heheh big grin

2.Kalau kamu bilang “membuai”, tentu kesungguhan hati itu urusan Tuhan dan aku yang tahu…sangat menyakitkan kalau bahasa membuai itu kesannya bahwa selama ini urusan hati ku itu main2 dan cuma “kecap sambel murahaan aja”, jujur aku sendiri gak main2 urusan hati MARKUS gak pernah main2…kecuali kalau ada yng main2 but not me lah.

3.Kalau comment kamu itu bearti minta maaf, mana pernah aku tidak memaafkan, sekalipun hatiku lebih sering dirobek2….mana pernah tidak ada pintu maaf?, aku selalu pemaaf…

Regards
Markus

Leave a Comment

Top Commentators
Twitter Updates
    News
    • 8:48 am, March 21, 2010
      22 Maret 2010, Realase eBook "What's In My Mind" yang dapat diakses bebas dan didownload bebas
      From: Marcus

    • 8:46 am, March 21, 2010
      23 Maret 2010, Markus Manifesto memperingati 6 tahun perjalanan, “6th Anniversary, 6 year journey telling you the truth”, kami mengucapkan terima kasih kepada pembaca setia kami, yang selama ini telah menyertai perjalanan kami.
      From: Marcus

    Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.